Ingin Diet, Jangan Sering Makan di Restoran
wolipop
Kamis, 17 Feb 2011 08:44 WIB
Jakarta
-
Jika Anda sedang menjalani program diet, sebaiknya hindari terlalu sering makan di restoran. Display menu dan porsi makanan di restoran, bisa menambah hasrat Anda untuk makan tanpa mempertimbangkan jumlah kalori. Karena menurut sebuah penelitian, seperti dikutip Daily Mail, pengunjung restoran lebih mengutamakan makanan yang enak dibandingkan jumlah kalori yang dikandungnya.
Jumlah kalori yang tertulis di daftar menu, ternyata tidak membuat pengunjung restoran makan lebih sedikit. Menurut mereka, rasa, harga dan lokasi lebih penting daripada informasi kalori dari makanan yang mereka pesan.
Studi tersebut dilakukan di New York, dimana sebagian besar restoran diwajibkan mencantumkan informasi angka kalori pada setiap menunya. Kemudian, ahli kebijakan kesehatan dari New York University memberi sejumlah pertanyaan pada ratusan anak dan remaja yang baru keluar dari restoran cepat saji.
Para responden tersebut lalu diwawancara mengenai apa saja yang telah mereka makan dan kenapa mereka memilih makan di restoran tersebut. Hasilnya, lebih dari setengah responden mengatakan mereka tahu kandungan kalori dari menu yang mereka santap.
Namun hanya sedikit dari mereka yang memerhatikannya. Angka kalori yang tertulis hanya memengaruhi 16 persen responden dalam memilih menu yang diinginkannya. Keputusan yang diambil beberapa peneliti dan telah diterbitkan International Journal of Obesity, mencantumkan jumlah kalori di menu hanya punya efek sedikit, bahkan tidak sama sekali terhadap selera orang untuk makan.
Simak panduan di bawah ini agar program diet Anda berhasil:
Meninggalkan Sarapan = Berat Badan Bertambah
10 Aturan Diet Yang Tidak Boleh Dilanggar
Tips Menjalani Diet Saat di Kantor
(hst/hst)
Jumlah kalori yang tertulis di daftar menu, ternyata tidak membuat pengunjung restoran makan lebih sedikit. Menurut mereka, rasa, harga dan lokasi lebih penting daripada informasi kalori dari makanan yang mereka pesan.
Studi tersebut dilakukan di New York, dimana sebagian besar restoran diwajibkan mencantumkan informasi angka kalori pada setiap menunya. Kemudian, ahli kebijakan kesehatan dari New York University memberi sejumlah pertanyaan pada ratusan anak dan remaja yang baru keluar dari restoran cepat saji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hanya sedikit dari mereka yang memerhatikannya. Angka kalori yang tertulis hanya memengaruhi 16 persen responden dalam memilih menu yang diinginkannya. Keputusan yang diambil beberapa peneliti dan telah diterbitkan International Journal of Obesity, mencantumkan jumlah kalori di menu hanya punya efek sedikit, bahkan tidak sama sekali terhadap selera orang untuk makan.
Simak panduan di bawah ini agar program diet Anda berhasil:
Meninggalkan Sarapan = Berat Badan Bertambah
10 Aturan Diet Yang Tidak Boleh Dilanggar
Tips Menjalani Diet Saat di Kantor
(hst/hst)
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Home & Living
Siap Open House Lebaran? Upgrade Ruang Tamu dengan Sarung Bantal Sofa Estetik Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Tips Kulit Tetap Glowing Saat Puasa agar Cantik di Hari Lebaran
Most Popular
1
Gaya Para Bintang One Piece Season 2 di Red Carpet, Pemeran Nami Seksi-Elegan
2
Foto: Gebrakan Jennie BLACKPINK Ekspos Bralette di Fashion Show Chanel
3
Potret Kebersamaan Vidi Aldiano Bareng Adik-adiknya yang Kini Tinggal Kenangan
4
Mantan Staf Jang Nara Ditemukan Meninggal, Sang Aktris Bantah Terlibat
5
18 Cara Bikin Hubungan Langgeng yang Sering Diabaikan Pasangan (Part 2)
MOST COMMENTED











































