Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mau Diet Berhasil? Konsumsilah Lemak

wolipop
Selasa, 18 Jan 2011 08:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Selama puluhan tahun, lemak sering dituduh sebagai penyebab kegemukan dan 'musuh besar' bagi orang yang berdiet. Nyatanya, lemak tetap diperlukan tubuh dan penting untuk kesehatan. Dilansir dari Live Strong, selama Anda memilih dan mengonsumsinya dengan benar, lemak jadi salah satu unsur esensial dalam mengontrol berat badan dan mencegah penyakit kronis.

Kenapa Lemak Itu Penting?
Lemak adalah gizi penting untuk menjalankan beberapa fungsi organ tubuh. Otak kita mengandung 60 persen lemak yang digunakan untuk mengingat, belajar dan mengontrol mood. Lemak juga dibutuhkan untuk perkembangan otak janin selama kehamilan.

Lemak melindungi dan memberi sekat pada urat saraf, membantu menjaga ritme denyut jantung, menjaga sistem kerja paru-paru dan melindungi organ dalam. Selain itu, lemak juga menjadi tempat penyimpanan sumber energi dan membantu penyerapan vitamin A, D, E dan K.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski punya banyak kegunaan, penting untuk tetap menjaga lemak di tubuh dalam kadar normal. Seperti kita tahu, ada jenis lemak tidak sehat dan jika kadarnya berlebihan justru akan membahayakan tubuh.

Lemak Tidak Sehat
Anda harus cermat memilih jenis lemak untuk diet. Hindari lemak jenuh yang bisa menyumbat pembuluh arteri yang biasanya terdapat dalam butter, daging merah. Hindari juga produk susu penuh lemak serta minyak palem dan kelapa yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain lemak jenuh, lemak trans juga perlu dihindari karena bisa merusak fungsi jantung. Lemak ini terdapat di makanan seperti keripik, kraker, margarin, donat, ayamg goreng, kentang goreng, cake dan cookies.

Lemak Sehat
Asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda merupakan jenis lemak sehat yang perlu dimasukkan dalam menu diet Anda. Jenis lemak ini mengurangi peradangan dan pembekuan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengurangi tingkat penumpukan lemak pada arteri. Selain itu juga menurunkan bahaya risiko irama detak jantung yang tak normal.

Lemak sehat bisa didapat dari minyak zaitun dan canola, kacang, selai kacang, biji-bijian, buah zaitun dan alpukat. Konsumsi juga beberapa jenis ikan seperti herring, mackerel, tuna, salmon dan sarden.

Berapa Jumlah Lemak yang Harus Dikonsumsi?
Sekitar 25 sampai 40 persen kalori dalam diet harus berasal dari lemak, yang sebagian besar merupakan lemak sehat.Boleh saja mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans, tapi batasi jumlahnya. Anda bisa mengonsumsi lemak jenuh kurang dari tujuh persen dari kebutuhan kalori harian Anda. Sementara untuk lemak trans harus kurang dari satu persen. Artinya, jika kebutuhan kalori Anda berjumlah 2000 per hari, konsumsi tak lebih dari 16 gram lemak jenuh dan 2 gram lemak trans.

Kenali juga makanan-makanan sehat yang bisa membantu diet Anda berhasil dengan menyimak beberapa artikel di bawah ini:

7 Bahan Makanan Sehat Khusus Diet

3 'Junkfood' Yang Sehat Untuk Dikonsumsi

8 Cara Mudah Dapatkan Nutrisi Diet Sempurna
(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads