Balenciaga Kolaborasi dengan Scholl, Padukan High Fashion dan Sandal Ortopedi
Tren ugly shoes yang lebih mengutamakan kenyamanan ketimbang gaya terus merajai dunia mode. Kini,Balenciaga menambah daftar panjang tren ini lewat kolaborasi unik bersamaScholl, brand alas kaki kesehatan legendaris asal Italia.
Kolaborasi ini melahirkan koleksi kapsul alas kaki yang tak biasa, menggabungkan estetika high-fashion khas Balenciaga yang 'nyeleneh', dengan kenyamanan ortopedi yang sudah menjadi ciri khas Scholl. Sang direktur kreatif Balenciaga, Demna, menyebut proyek ini sebagai upayanya menciptakan 'sepatu hak tinggi paling nyaman', tanpa kehilangan identitas desain rumah mode asal Paris tersebut.
Hasilnya adalah deretan sepatu dengan sol gabus dan insole ergonomis, termasuk heeled mules, booties, boots, sandal flat, dan mules datar yang dibuat dari material premium seperti kulit domba Nappa dan kulit sapi pilihan. Desainnya pun mencuri perhatian, dengan detail gesper logam yang terinspirasi dari sandal klasik Scholl Pescura yang pertama kali rilis pada 1956.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula platform clogs dari kayu beech yang diberi sentuhan modern dengan bagian atas berlubang. Koleksi ini juga menampilkan versi kolaboratif dari Balenciaga Pool Slide Sandals yang ikonik.
Balenciaga x Scholl. Foto: Dok. Balenciaga |
Bagi penggemar fashion yang memprioritaskan kenyamanan, ini bisa jadi kabar gembira. Koleksi sudah tersedia di butik-butik Balenciaga tertentu di seluruh dunia serta secara online.
Sekilas tentang Scholl, brand ini didirikan pada 1906 oleh Dr. William Scholl, seorang podiatris asal Amerika Serikat. Di Amerika, Dr Scholl's kini lebih dikenal dengan lini sneakers berorientasi kenyamanan. Namun di Inggris, mereka lebih dikenal lewat produk perawatan kaki, sementara lini Scholl yang memproduksi Pescura dan berkolaborasi dengan Balenciaga berpusat di Italia.
Sandal Pescura pernah menjadi favorit ikon gaya seperti Audrey Hepburn, Twiggy, hingga Jean Shrimpton. Sandal ini sempat booming di era 70-an dengan julukan exercise sandal, karena dipercaya mampu memperbaiki postur tubuh dan membantu pembentukan otot kaki.
Yves Guy Coulter, Chief Brand Officer Scholl, mengatakan bahwa kolaborasi ini memanfaatkan pergeseran selera konsumen terhadap alas kaki yang nyaman.
"Kebangkitan Scholl merupakan bagian dari tren besar di industri alas kaki yang lebih menomorsatukan kenyamanan. Semakin banyak orang, terutama generasi muda, yang menolak gagasan bahwa fashion harus menyakitkan atau tidak nyaman," jelasnya, seperti dikutip dari Guardian.
(hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN












































