ADVERTISEMENT

Messi Pakai Jubah Arab Saat Terima Trofi Piala Dunia 2022, Jadi Perdebatan

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 19 Des 2022 08:43 WIB
Doha -

Ada pemandangan unik saat penyerahan trofi di final Piala Dunia 2022. Lionel Messi yang menerima piala kemenangannya mengenakan jubah hitam khas Arab sambil mengangkat trofi emas ikonik tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani yang memakaikan jubah hitam di tubuh kapten Argentina setelah final mendebarkan melawan Prancis itu. Jubah berpotongan gamis tersebut sangat kental degan unsur Arab.

Jubah yang dikenakan Lionel Messi tersebut adalah bisht yang merupakan pakaian tradisional Arab yang telah dipakai selama ribuan tahun. Itu bukan pakaian sehari-hari, melainkan digunakan untuk acara-acara khusus seperti pernikahan. Bisht juga dikenakan sebagai simbol status oleh orang-orang seperti keluarga kerajaan dan orang kaya.

LUSAIL CITY, QATAR - DECEMBER 18: Lionel Messi of Argentina is presented with their FIFA World Cup Qatar 2022 trophy after the team's victory by Gianni Infantino, President of FIFA and Tamim bin Hamad Al Thani, Emir of Qatar, following the FIFA World Cup Qatar 2022 Final match between Argentina and France at Lusail Stadium on December 18, 2022 in Lusail City, Qatar. (Photo by Juan Luis Diaz/Quality Sport Images/Getty Images)Lionel Messi FIFA World Cup Qatar 2022 (Photo by Juan Luis Diaz/Quality Sport Images/Getty Images) Foto: Getty Images/Quality Sport Images

Seperti dikutip dari Arab News, bisht menjadi pilihan pakaian formal bagi politisi, ulama dan individu berpangkat tinggi di negara-negara Teluk Arab, Irak dan negara-negara di utara Arab Saudi. Jubah tradisional tersebut dimaksudkan untuk membedakan mereka yang memakainya.

Orang mengatakan tidak ada kain yang bisa mengalahkan bisht yang dibuat dengan tangan. Inilah mengapa seni menjahit bisht adalah keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun penampilan Messi dengan bisht jadi perdebatan di media sosial.

Sejumlah netizen tidak setuju Lionel Messi mengenakan bisht saat menerima trofi Piala Dunia 2022. Jubah tersebut dinilai justru menutupi jersey Argentina.

"Qatar jelas ingin merpresentasikan trofi Piala Dunia, sehingga mengenakan bisht hitam itu pada Messi. Tapi malah membuat tampilan yang aneh dan tidak perlu di tengah kaos olahraga biru + putih. Ini harus menjadi momen bagi para pemain, bukan tuan rumah. Sangat tidak ramah," ungkap netizen di Twitter.

"Bisakah dihadiahkan kepadanya setelah permainan, jadi dia tidak berfoto mengenakan itu.. Apakah gestur yang baik untuk hadiah? Itu adalah pertunjukan PR paling tidak masuk akal. Lol," kritik netizen lainnya.

Sementara ada yang berpendapat positif tentang jubah Lionel Messi itu. "Aku pikir itu indah dalam balutan simbolik. Yang sering dipakai sebagai simbol kerajaan, bisht sebagai cara untuk mengenal Messi sebagai raja dari olahraga," ungkap netizen lainnya.

(kik/kik)