ADVERTISEMENT

Menyimak Keindahan Tenun Ikat Sikka Berpadu dengan Kain Perca dan Lurik

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Kamis, 24 Nov 2022 12:45 WIB
Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Koleksi Busana Tenun Sikka Pendopo. Foto: Andika Prasetia/Detikcom
Jakarta -

Daerah Indonesia Timur kaya akan ragam keindahan tenun. Salah satunya tenun ikat Sikka. Pun begitu, masih banyak yang belum mengenal kain asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Untuk lebih memperkenalkan tenun ikat Sikka ke masyarakat luas, Pendopo, ritel yang khusus menjual produk UMKM dalam negeri bekerjasama dengan dua desainer Indonesia menggelar Peragaan Busana Sikka. Parade fashion yang digelar di Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan ini menampilkan 58 set busana berbahan utama tenun ikat Sikka, hasil program pendampingan para pengrajin kain Kaupaten Sikka, NTT.

Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022).Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Foto: Andika Prasetia/Detikcom

"Karakteristik tenun Sikka lebih ke bunga, binatang, grafis dan garis-garis. Tapi kalau kita lohat dari daerah itu ceritanya semua berbeda dan sangat menarik maka kami ingin mengangkat setiap cerita dari tiap daerah," tutur Direktur Pendopo Tasya Widya Krisnadi, saat ditemui Wolipop pada Rabu (23/11/2022).

Tenun Sikka memiliki karakteristik bahan yang tebal dan bertekstur dengan nuansa earthy karena pewarnaan alam dari nila, kunyit hingga mengkudu. Peragaan busana yang dibagi ke dalam empat sekuen ini memperlihatkan bagaimana kain Nusantara hasil kerajinan mama-mama penenun ini diimplementasikan dalam busana dengan cara tradisional hingga kekinian.

Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022).Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Foto: Andika Prasetia/Detikcom

Seperti koleksi Senandung Sikka Lilit by Pendopo, menampilkan ragam kain tenun tanpa pemotongan, sesuai pakem kain wastra yang menyambung dalam satu ikatan. Teknik lilit dengan satu hingga tiga helain kain menjadi keunikan dari busana ini.

"Tidak ada jahitan, dari lembaran kain tenun ikat dililit-lilit, dilibat lalu dibikin model. Satu busana bisa pakai tiga hingga empat kain tenun Sikka," jelas Tasya.

Sementara Koleksi Senandung Sikka Ready to Wear by Pendopo merupakan kreasi pakaian siap pakai dari bahan utama tenun ikat Sikka yang dikombinasikan dengan material lainnya. Busana terdiri dari kemeja dengan aksen kerah tenun ikat Sikka, blouse asimetris berpotongan longgar, setelan kemeja dan celana pendek, gaun panjang hingga cardigan.

Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022).Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Foto: Andika Prasetia/Detikcom

Gaya lebih eksperimental ditampilkan desainer Iyonono dalam Koleksi Sikka by Iyonono. Dia memadukan tenun ikat Sikka dengan potongan-potongan kain perca yang menjadi ciri khas gayanya.

Ada 18 set busana dengan gaya edgy dan sarat permainan tekstur serta material. Tenun ikat Sikka bersanding dengan material seperti lace, denim, pleats juga katun dalam busana berpotongan dekonstruktif, asimetris hingga oversized.

Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022).Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Foto: Andika Prasetia/Detikcom

Koleksi Surya di Maumere by IKAT Indonesia mejadi penutup peragaan yang digelar pada siang menjelang sore ini. Didiet Maulana, pendiri sekaligus CEO Ikat Indonesia memadukan tenun ikat Sikka dengan kain lurik.

Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022).Model memperagakan koleksi berbahan utama kain tenun Sikka dalam acara peragaan busana kolaborasi Pendopo, Didiet Maulana, dan Iyonono bertajuk Kelindan Sikka di Pendopo Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/11/2022). Foto: Andika Prasetia/Detikcom

"Kolaborasi IKAT Indonesia dan Pendopo merupakan persembahan tenun dari Maumere. Koleksi ini bernuansa resort yang memberi sebuah inspirasi baru. Saya mengombinasikan tenun ikat Sikka dan lurik untuk nuansa keberagaman dan siluet modern," tutur Didiet Maulana.

Koleksi tenun ikat Sikka tersedia di gerai Pendopo Living World Alam Sutera dan dijual dengan berbagai variasi harga. Mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.



Simak Video "Makna 'Langkah' di Balik Perayaan 25 Tahun Desainer Denny Wirawan"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)