Alessandro Michele Angkat Kaki dari Gucci, Penjualan Menurun Jadi Alasan?
Masa-masa desainer Alessandro Michele di Gucci telah usai. Ia akhirnya angkat kaki setelah membawa kembali masa kejayaan rumah mode Italia tersebut dengan estetika maksimalisnya sebagai direktur kreatif selama tujuh tahun.
Kering, grup yang menaungi Gucci, mengumumkan perpisahannya dengan Alessandro pada Rabu (23/11/2022). "Perjalanan yang Gucci dan Alessandro lalui selama beberapa tahun terakhir sangat unik dan tetap menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah rumah mode ini," ungkap CEO dan Chairman Kering François-Henri Pinault dalam keterangan resminya seperti dikutip the Business of Fashion.
Alessandro bergabung dengan Gucci pada 2002 sebagai desainer aksesori setelah sempat bekerja untuk Karl Lagerfeld dan Silvia Venturini di Fendi pada akhir 1990-an. Tom Ford yang kala itu menjabat sebagai direktur kreatif Gucci yang merekrut langsung Alessandro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terpuruk di bawah arahan desainer Frida Giannini, Gucci lantas memercayakan divisi kreatif dan desain kepada Alessandro. Penunjukkan desainer kelahiran Roma, 49 tahun lalu itu, terbilang mengejutkan karena sosoknya yang dianggap bukan siapa-siapa.
Koleksi perdana Alessandro Michele untuk Gucci tampil di Milan Fashion Week pada Februari 2015. (Foto: Getty Images/Catwalking) |
Banyak yang meragukan kapabilitas Alessandro untuk memimpin sebuah rumah mode historis yang berdiri sejak 1921. Apalagi ia tidak punya riwayat sebagai direktur kreatif di rumah mode manapun.
Namun, kepemimpinan Alessandro menandai sebuah era baru yang membawa Gucci kembali ke era keemasannya. Kreasinya yang 'liar', serba maksimalis, dengan pendekatan vintage dan retro bagaikan angin segar di tengah hiruk-pikuk produk desainer yang didominasi desain minimalis.
Alessandro juga memberikan euforia baru dan kejutan-kejutan baru dengan berbagai kolaborasi. Beberapa di antaranya dengan mitra yang tak terduga, seperti rivalnya, Balenciaga, atau merek lintas genre, seperti Adidas. Gucci juga berekspansi ke bisnis kuliner dengan membuka restoran di beberapa negara.
Koleksi kolaborasi Gucci dan Balenciaga. (Foto: Getty Images for Gucci/Ernesto S. Ruscio) |
"Saya sungguh beruntung bisa bertemu Alessandro pada 2014, sejak itu kami selalu kerja bersama dan Gucci mencapai kesuksesan selama delapan tahun terakhir," kata Presiden dan CEO Gucci Marco Bizzarri.
Penjualan produk-produk Gucci era Alessandro mendatangkan keuntungan besar bagi Kering, tapi itu tidak berlangsung lama. Financial Times melaporkan, pendapatan Gucci bertumbuh dari 3,9 miliar euro pada 2015, menjadi 9,7 miliar pada 2021.
Namun, pertumbuhannya mulai melambat sejak 2017, dari 45 persen menurun ke 37 persen (2018), lalu 13 persen (2019). Kendati demikian Gucci tetap menjadi satu dari 10 merek milik Kering yang menyumbang pemasukan terbesar di samping Balenciaga, Saint Laurent, dan Bottega Veneta.
Designer Alessandro Michele usai menampilkan kreasi perdananya untuk Gucci. (Foto: Getty Images/Vittorio Zunino Celotto) |
"Gucci sedang mengalami keletihan merek, dan konsumen pertamanya, terutama di China, mulai bosan," ujar Luca Solca, seorang konsultan dari firma Sanford C. Bernstein, seperti dikutip New York Times.
Muncul spekulasi François-Henri Pinault meminta Alessandro untuk melakukan perubahan desain agar lebih relevan dengan pasar sehingga performa bisnis Gucci ikut membaik. Namun, Alessandro disebut tak menyukai dengan permintaan tersebut.
Tak mau berkompromi, François harus mengambil keputusan yang berat seperti ketika ia memecat Daniel Lee sebagai direktur kreatif Bottega Veneta terlepas dari kreasinya yang mendapat sambutan positif.
"Ada waktunya berpisah karena kita sekarang memiliki perspektif yang berbeda. Hari ini, perjalanan yang luar biasa berakhir bagi saya, setelah lebih dari 20 tahun, bersama perusahaan yang saya berikan seluruh cinta dan hidup saya," kata Alessandro menanggapi perpisahannya dari Gucci.
Tom Ford tampil di finale koleksi Gucci Fall 2004. (Foto: AFP via Getty Images/PATRICK HERTZOG) |
Setelah Alessandro hengkang, terbit teka-teki siapa yang akan menggantinya. Apakah Tom Ford akan kembali setelah ia menjual mereknya? Atau Raf Simons, mantan direktur kreatif Dior (kini rekanan Miuccia Prada), yang baru menutup labelnya?
Membiarkan Gucci terlalu lama tanpa nakhoda tentu akan memperburuk kerugian Kering. Mungkin dalam waktu dekat, Kering akan segera mengumumkan pengganti Alessandro Michele.
(dtg/dtg)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah















































