ADVERTISEMENT

Pamer Koleksi di Paris, Vivi Zubedi Tanggapi Kritik Paris Fashion Show 2022

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 11 Mar 2022 09:01 WIB
Perancang busana memperkenalkan kain Sasirangan di ajang Paris Fashion Show 2022 untuk Dekranasda Banjarbaru. Foto: Dok. Instagram @mrsvivi.
Paris -

Perancang busana Vivi Mar'i Zubedi atau akrab disapa Vivi Zubedi termasuk salah satu desainer yang tampil di ajang Gekrafs Paris Fashion Show 2022. Vivi memperkenalkan kain Sasirangan di ajang Paris Fashion Show 2022 untuk Dekranasda Banjarbaru.

Vivi selain sebagai desainer saat ini juga menjalani tugasnya sebagai ibu walikota Banjarbaru. Suaminya HM Aditya Mufti Ariffi, terpilih sebagai walikota Banjarbaru periode 2021-2024.

Berbincang dengan Wolipop, Vivi Zubedi menceritakan awal mula persiapan untuk tampil di Paris Fashion Show yang digelar bersamaan dengan Paris Fashion Week 2022. Vivi mengaku mendapat tawaran dari Gekras untuk ke Paris.

"Kalau untuk Paris kita ditawarin di bawah Gekrafs, memang dari awal ditawarin dan saya bawa UMKM Banjarbaru. Bukan brand Vivi Zubedinya," ungkap Vivi Zubedi kepada Wolipop lewat telepon, Kamis (10/3/2022).

"Saya mau memonitoring karya para pengrajin, terus diarahkan, inovasi, membuat produk dan motif yang baru untuk bisa masuk ke standar internasional," tambahnya.

Vivi Zubedi mengatakan seluruh koleksi busana yang ditampilkan di Paris Fashion Show merupakan khas daerah kota Banjarbaru. Dan seluruh karya yang dirilis merupakan buatan pengrajin Dekranasda Banjarbaru di mana dirinya bertindak sebagai ketuanya.

Perancang busana memperkenalkan kain Sasirangan di ajang Paris Fashion Show 2022 untuk Dekranasda Banjarbaru.Perancang busana memperkenalkan kain Sasirangan di ajang Paris Fashion Show 2022 untuk Dekranasda Banjarbaru. Foto: Dok. Instagram @mrsvivi.

Vivi Zubedi Soal Heboh Paris Fashion Show 2022

Ajang Paris Fashion Show 2022 ramai dibicarakan di media sosial karena dianggap membodohi atau membohongi masyarakat. Sebabnya sebagian brand atau desainer serta influencer lokal yang ikut ke Paris mengklaim tampil di Paris Fashion Week. Padahal acara Paris Fashion Show berbeda dengan Paris Fashion Week yang resmi.

Sebagai desainer yang ikut tampil di Gekrafs Paris Fashion Show 2022, Vivi merasa bingung dengan berbagai kritikan tersebut. Pasalnya dia sendiri tidak pernah mengklaim tampil di Paris Fashion Week.

"Saya sih nggak paham ya yang mereka ributkan apa, karena dari awal saya sudah mengetahui kalau ini adalah Paris Fashion Show. Karena saya kan sudah mengikuti berbagai acara show internasional, jadi bukan baru. Jadi dari awal Gekrafs menawarkan saya make sure ini Paris Fashion Week atau Paris Fashion Show jadwalnya Paris Fashion Week," ujar Vivi.

Vivi menambahkan sejak awal dirinya juga sudah diinformasikan tidak boleh memakai logo Paris Fashion Week. Sejak awal merilis pengumuman pun desainer yang terkenal dengan koleksi monogramnya ini sudah menggunakan judul Paris Fashion Show during Paris Fashion Week.

"Dari awal saya sendiri membuatnya Paris Fashion Show during Paris Fashion Week. Memang itu legal, karena setiap fashion show yang diadakan off schedule, tapi di dalam masa kalender fashion week tersebut boleh kita menggunakan during Paris Fashion Week gitu," tuturnya dengan ramah.

Vivi Zubedi yang pernah memamerkan di ajang resmi New York Fashion Week ini merasa tidak ada pembohongan publik yang dilakukan Gekrafs ataupun dirinya. Dia pun menganggap dalam kasus klaim Paris Fashion Week ini tidak ada yang dirugikan.

"Saya pikir tidak ada yang dirugikan dan tidak ada kebohongan publik juga. Kalau mungkin ada sebagian yang menggunakan #parisfashionweek karena ketidaktahuan mereka atau tidak mengerti saja," tegas Vivi.

"Tetapi bukan niat untuk membodohi atau membohongi publik. Apa korelasinya gitu orang yang merasa terbodohi dan terbohongi? Kan tidak menggunakan uang orang juga? Tidak merugikan orang juga. Sampai sekarang saya ditanya banget saya bilang saya tidak mengerti apa yang dipermasalahkan," bingung Vivi.

koleksi Vivi Zubedi di ISEF IFC 2019Koleksi Vivi Zubedi di ISEF IFC 2019. Foto: Mohammad Abduh/Wolipop.

Wanita berdarah Yaman ini menegaskan acara yang diadakan oleh Gekrafs sesuai jalur, yaitu Paris Fashion Show selama Paris Fashion Week. Vivi berharap masyarakat bisa mendukung brand lokal yang mencoba go international.

"Saya pikir kalau belum mau support brand lokal yang sedang berusaha go international, paling tidak jangan membuat keributan. Toh, tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang dibohongi atau dibodohi juga. Hanya mereka saja yang menanggapinya berbeda dan mereka saja yang membuat masalah. Toh, selama ini banyak desainer yang melakukan hal yang serupa dari berbagai negara. Tapi negaranya tidak mempermasalahkan. Mengapa giliran di Indonesia seperti itu?" ucapnya.

"Terkait brand atau desainer yang mencatutkan #parisfashionweek saya pikir itu hanya karena mereka tidak mengetahui bukan karena sengaja. Jadi, buat netizen atau masyarakat Indonesia ayo lah kita dukung produk apapun yang sedang berusaha untuk mengembangkan pasar ke luar itu tidak mudah. Ayo dong kalau belum bisa berbuat banyak, don't to talk too much juga. If you can't do much, don't talk too much. Karena akan memperkeruh suasana dan tidak akan menghasilkan apa-apa. Jadi ya marilah kita support, kita kan bahagia juga kalau produk lokal go global," tutup Vivi.

Brand Vivi Zubedi yang dibentuk dari tahun 2011 telah sukses sebagai fashion muslim lokal dan tampil di fashion show internasional, antara lain London Fashion Week 2016, Mercedes Benz Fashion Week (MBFW) 2020 di Moscow, Rusia dan New York Fashion Week tiga tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2019. Vivi Zubedi juga membuka offline store di Timur Tengah, Afrika Utara, dan di Brooklyn, AS.

(gaf/eny)