Yang Harus Diperhatikan Jika Mau Investasi Sneakers

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 16 Sep 2019 10:55 WIB
Koleksi sneakers Rayi RAN. Foto: Gresnia Arela/Wolipop Koleksi sneakers Rayi RAN. Foto: Gresnia Arela/Wolipop

Jakarta - Salah satu sneakerhead (sebutan untuk kolektor sneakers) yang sudah merasakan untung dari menjual sneakers koleksinya adalah personel RAN, Rayi Putra. Rayi pernah memiliki sneakers yang memiliki nilai investasi tinggi. Sneakers tersebut adalah Nike Air Yeezy. Merek sepatu dari Kanye West ini sebelum berkolaborasi dengan Adidas, merilis koleksi perdananya bersama Nike.

"Sekarang kan Yeezy sama Adidas, dulu Kanye West sama Nike, dia punya Air Yeezy sama Nike. Waktu itu aku beli harga ritelnya Rp 3 juta kurang lebih segitu, terus aku jual Rp 12 juta," kisah Rayi.

Jika kamu tertarik ingin investasi sneakers, ada baiknya perhatikan beberapa trik dan tips dari para sneakerhead berikut ini.

1. Beli Sneakers yang Memang Disukai

Yang Harus Diperhatikan Jika Mau Investasi SneakersFoto: Gresnia Arela/Wolipop


Menurut Rayi yang sudah mengoleksi ratusan sneakers, tren sneakers tidak bisa diprediksi. Kolektor tidak bisa mengetahui mana sneakers yang kalau dijual lagi harganya bisa sangat naik atau malah turun.

"Karena kita kadang agak sulit menentukan sepatu mana yang harganya bisa naik banget, mana yang biasa aja atau malah harganya bisa turun. Kalau aku dapet sepatu ya untuk dipakai. Palingan kalau udah bosen aku jual. Hasil penjualannya pun untuk membeli sepatu yang lain lagi. Jadi belilah yang sesuai yang kita gemari aja," jelas Rayi saat ditemui Wolipop, Cilandak, Jumat (13/9/2019).

Dengan membeli sneakers yang disukai, menurut Rayi, kolektor tidak akan merasa rugi ketika pada akhirnya sepatu yang dibeli ternyata nilai jualnya kembali turun.


2. Beli Sneakers dengan Ukuran Standar

Yang Harus Diperhatikan Jika Mau Investasi SneakersFoto: Gresnia Arela/Wolipop


Trik selanjutnya menurut Liando salah satu pemilik toko sneakers di Jakarta, jika ingin investasi sneakers harus mengetahui ukuran standar kaki orang Indonesia.

"Nah kalau main investasi gitu, harus diperhatikan sizenya. Pilih yang golden size, yaitu ukuran orang Indonesia yang biasanya pakai. Ukuran 8,5-9,5 pada umumnya, di luar juga begitu, biasanya paling mahal after marketnya," kata Liando.

3. Membaca Animo Pecinta Sneakers

Sebagai kolekto sneakers, Rayi sering membuka berbagai website ritel sneakers. Tujuannya dia ingin mengetahui sneakers terkini yang dirilis. Dan jika ingin membeli sneakers sebagai invetasi, menurut Rayi, pandai-pandailah membaca animo pecinta snekers. Caranya seperti yang dilakukannya dengan sering membuka web ritel sneakers atau forum-forum online yang membahas sneakers.

4. Segera Beli Sneakers Langka

Yang Harus Diperhatikan Jika Mau Investasi SneakersFoto: Gresnia Arela/Wolipop


M. Refzu Fadhangi, penggagas acara Indonesia Sneakers Yes yang akan diadakan pada Desember mendatang, mengatakan sebuah sneakers bisa berhatga mahal ketika sepatu tersebut langka di pasaran namun permintaannya tinggi. Oleh karena itu Rezfu menyarankan jika mengetahui ada orang yang menjual sneakers langka langsung dibeli saja.

"Kalau gue nggak terlalu banyak koleksi sneakers, cuma kalau dapet barang rare dan kalau lihat di Instagram langsung gue ambil dan gue jual lagi. Soalnya di dunia sneakers ini lebih banyak yang nyari untungnya. Malahan yang nggak suka sneakers dan gak paham pun dia nyari untung di situ," ujarnya.

Yang Harus Diperhatikan Jika Mau Investasi SneakersFoto: Dok. Nike x Off-White





Simak Video "Ini Dia Founder Termuda di Urban Sneaker Society"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)