Daftarkan 'Kimono' Jadi Merek Dagang Underwear, Kim Kardashian Dihujat
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 26 Jun 2019 14:13 WIB
Jakarta
-
Kim Kardashian dituding telah melakukan perampasan budaya, atau istilah populernya cultural appropriation. Ibu empat anak ini baru saja meluncurkan lini pakaian dalam yang ia beri nama Kimono Solutionwear, dan netizen sepertinya tidak suka dengan pemilihan mereknya itu.
Pakaian dalam khusus untuk membantu memberi ilusi tubuh lebih ramping memang digunakan Kim Kardashian sejak lama. Salah satu brand shape wear favoritnya adalah Spanx. Kini, wanita 38 tahun itu menciptakan lini shape wear-nya sendiri.
"Kimono adalah shape wear andalan dan solusi bagi para wanita yang benar-benar berfungsi," tulis Kim Kardashian, mempromosikan bisnis barunya di postingan Instagram.
Sontak, netizen mengritiknya karena penggunaan nama Kimono dianggap sebagai sebuah perampasan budaya. Dalam budaya Jepang, kimono merupakan kain dan busana tradisional yang sangat dihormati warganya. Kain tersebut sudah jadi identitas budaya Negeri Sakura sejak delapan abad lalu.
Sementara Kim Kardashian menggunakan kata 'Kimono' pada brand-nya, tanpa merepresentasikan busana tradisional itu sedikit pun. Baju 'kimono' milik istri Kanye West itu adalah pakaian dalam ketat berwarna nude yang berfungsi membentuk lekuk tubuh pemakainya.
Satu hal lagi yang membuat netizen geram, adalah niatan Kim Kardashian untuk mendaftarkan Kimono Solutionwear sebagai merek dagang. Artinya, dia memiliki hak untuk menggunakan kata kimono untuk urusan komersil. Netizen pun memplesetkan kata kimono menjadi KimOhNo sebagai hashtag.
Akan ada beberapa merek dagang yang menggunakan kata kimono. Selain Kimono Solutionwear, dia juga akan mendaftarkan 'Kimono', 'Kimono Body', 'Kimono Intimates' dan 'Kimono World'.
"kimonoboby huh?????? Naming kimono is DEFINITELY NOT NICE. You should give Japanese culture respect, shouldn't you," komentar salah satu netizen yang menganggap Kim Kardashian tidak menghargai budaya Jepang.
"Don't steal our culture.#KimOhNo," protes netizen lainnya.
"Glad I'm not the only one who's disgusted. Kimono shape wear 🤮🤮🤮 Rih would never. Bey would never. Anyone with a working brain would never," cuit netizen lagi.
Hingga kini Kim Kardashian belum memberikan tanggapan terkait protes netizen terhadap merek dagang Kimono. (hst/hst)
Pakaian dalam khusus untuk membantu memberi ilusi tubuh lebih ramping memang digunakan Kim Kardashian sejak lama. Salah satu brand shape wear favoritnya adalah Spanx. Kini, wanita 38 tahun itu menciptakan lini shape wear-nya sendiri.
"Kimono adalah shape wear andalan dan solusi bagi para wanita yang benar-benar berfungsi," tulis Kim Kardashian, mempromosikan bisnis barunya di postingan Instagram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Instagram Kim Kardashian |
Sontak, netizen mengritiknya karena penggunaan nama Kimono dianggap sebagai sebuah perampasan budaya. Dalam budaya Jepang, kimono merupakan kain dan busana tradisional yang sangat dihormati warganya. Kain tersebut sudah jadi identitas budaya Negeri Sakura sejak delapan abad lalu.
Sementara Kim Kardashian menggunakan kata 'Kimono' pada brand-nya, tanpa merepresentasikan busana tradisional itu sedikit pun. Baju 'kimono' milik istri Kanye West itu adalah pakaian dalam ketat berwarna nude yang berfungsi membentuk lekuk tubuh pemakainya.
Satu hal lagi yang membuat netizen geram, adalah niatan Kim Kardashian untuk mendaftarkan Kimono Solutionwear sebagai merek dagang. Artinya, dia memiliki hak untuk menggunakan kata kimono untuk urusan komersil. Netizen pun memplesetkan kata kimono menjadi KimOhNo sebagai hashtag.
Foto: Dok. Hypebae |
Akan ada beberapa merek dagang yang menggunakan kata kimono. Selain Kimono Solutionwear, dia juga akan mendaftarkan 'Kimono', 'Kimono Body', 'Kimono Intimates' dan 'Kimono World'.
"kimonoboby huh?????? Naming kimono is DEFINITELY NOT NICE. You should give Japanese culture respect, shouldn't you," komentar salah satu netizen yang menganggap Kim Kardashian tidak menghargai budaya Jepang.
"Don't steal our culture.#KimOhNo," protes netizen lainnya.
Foto: Dok. Hypebae |
"Glad I'm not the only one who's disgusted. Kimono shape wear 🤮🤮🤮 Rih would never. Bey would never. Anyone with a working brain would never," cuit netizen lagi.
Hingga kini Kim Kardashian belum memberikan tanggapan terkait protes netizen terhadap merek dagang Kimono. (hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED












































Foto: Instagram Kim Kardashian
Foto: Dok. Hypebae
Foto: Dok. Hypebae