Baju Digital Pertama di Dunia Terjual Seharga Rp 136 Juta
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 31 Mei 2019 07:11 WIB
New York
-
Esensi futuristik saat ini bukan lagi cuma disematkan lewat siluet yang nyeleneh dan eksentrik pada sebuah baju. Tapi sekarang, materialnya yang dibuat digital. Kini, gaun digital pertama baru saja terjual, dan harganya mencapai US$ 9.500 atau Rp 136 juta di pelelangan Ethereal Summit, New York.
Disebut 'Irisdescence', material virtual pertama di dunia ini dibuat oleh perusahaan startup asal Belanda, The Fabricant. Mereka berkolaborasi dengan seniman dan kreator filter futuristik wajah, Beauty3000, Johanna Jaskowska dan Dapper Labs, tim di balik Cryptokitties.
Lewat kombinasi pemotongan pola garmen 2D, desain 3D, dan software render, item pakaian haute couture ini sangat mirip dengan filter wajah tiruan buatan Johanna Jaskowska, tampak berkilau dan mengapung di udara - secara online.
Dengan garis antara yang nyata dan virtual menjadi semakin kabur dan pasar koleksi crypto bernilai lebih dari US$ 200 miliar, tidak lagi mengherankan jika fashion virtual sekarang menjadi sorotan - lihat saja keberhasilan influencer VR seperti Lil Miquela dan Blawko22.
"Merek global di dunia nyata berlomba-lomba memasuki ruang mode digital untuk menjalin keterlibatan yang lebih dalam dengan konsumen Gen Z," kata Dapper Labs dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Dazed Digital.
Lantas, bagaimana cara pakaian digital ini bekerja? Pemilik gaun memiliki waktu 28 hari untuk memberikan gambar diri mereka memakai baju itu, sehingga para kreator dapat membuat proporsi yang tepat.
Material yang hanya ada satu-satunya itu disebut juga bisa menjadi aset. Bukan saja sebagai baju virtual tapi juga mata uang kripto. (hst/hst)
Disebut 'Irisdescence', material virtual pertama di dunia ini dibuat oleh perusahaan startup asal Belanda, The Fabricant. Mereka berkolaborasi dengan seniman dan kreator filter futuristik wajah, Beauty3000, Johanna Jaskowska dan Dapper Labs, tim di balik Cryptokitties.
Lewat kombinasi pemotongan pola garmen 2D, desain 3D, dan software render, item pakaian haute couture ini sangat mirip dengan filter wajah tiruan buatan Johanna Jaskowska, tampak berkilau dan mengapung di udara - secara online.
Foto: Instagram/@the_fab_ric_ant |
Dengan garis antara yang nyata dan virtual menjadi semakin kabur dan pasar koleksi crypto bernilai lebih dari US$ 200 miliar, tidak lagi mengherankan jika fashion virtual sekarang menjadi sorotan - lihat saja keberhasilan influencer VR seperti Lil Miquela dan Blawko22.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bagaimana cara pakaian digital ini bekerja? Pemilik gaun memiliki waktu 28 hari untuk memberikan gambar diri mereka memakai baju itu, sehingga para kreator dapat membuat proporsi yang tepat.
Material yang hanya ada satu-satunya itu disebut juga bisa menjadi aset. Bukan saja sebagai baju virtual tapi juga mata uang kripto. (hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED












































Foto: Instagram/@the_fab_ric_ant