Cincin Berlian untuk Tunangan Tak Lagi Populer di Kalangan Millennial
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 21 Mar 2019 17:19 WIB
Jakarta
-
Kata penyanyi Shirley Bassley, 'Diamonds Are Forever'. Tapi bagi millennial, berlian tidak selalu (jadi pilihan) selamanya. Bahkan kini perhiasan bertatahkan berlian tidak lagi populer seperti di generasi sebelumnya.
Berdasarkan hasil survei, makin banyak millennial lebih memilih jenis bebatuan mulia lain ketimbang berlian yang klasik. Pasangan millennial yang akan menikah menginginkan cincin tunangan dengan batu yang lebih beragam dan kekinian.
Brand perhiasan asal Inggris, Nadine Aysoy, merilis data statistik yang menunjukkan bahwa millennial sekarang ini lebih memilih sesuatu yang lebih personal saat membeli batu mulia sebagai perhiasan. Bebatuan unik, warna serta potongan eksentrik disukai para millennial karena lebih menonjolkan kepribadian mereka.
Survei yang dilakukan Nadine Aysoy memperlihatkan 58 persen wanita di usia 23-38 tahun lebih menyukai cincin tunangan yang dirancang desainer independen ketimbang yang sudah punya nama besar. Mereka juga menginginkan cincin yang desainnya hanya ada satu di dunia. Bukan model klasik yang disukai banyak orang.
Ada 32 persen wanita memilih batu kelahiran mereka sebagai pengingat momen, dan 25 persen memilih batu kelahiran dari seseorang atau anggota keluarga yang disayang. Bebatuan mulia yang kini jadi tren di kalangan millennial di antaranya zamrud, rubi, safir, peridot dan aquamarine.
"Millennial hidup dalam budaya di mana dunia kini ada di ujung jari mereka, tren terus menerus muncul dan berkembang dengan cepat di era serba online," kata desainer Nadine Aysoy, seperti dikutip dari Times Live.
Menurut Nadine, popularitas batu mulia dengan warna-warna solid ini tak terlepas dari pengaruh anggota kerajaan seperti Kate Middleton dan Putri Beatrice.
Masih jelas di ingatan saat Duchess of Cambridge memamerkan cincin berhias batu safir biru warisan Putri Diana saat mengumumkan pertunangannya dengan Pangeran William 2011 silam. Permintaan cincin berbatu safir biru pun meningkat dan langsung jadi tren kala itu.
Putri Eugenie juga memperlihatkan cincin Safir Padparadscha berwarna coral saat mengumumkan pertunangannya dengan Jack Brooksbank. Menariknya lagi, millennial kini mulai mempertimbangkan untuk menggunakan berlian sintetis ciptaan manusia, ketimbang batu mulia alami hasil tambang.
Batu yang dikenal dengan lab-grown diamond atau lab-grown gemstones ini dibuat dan dikembangkan di laboratorium khusus. Menghasilkan berlian dan bebatuan mulia dengan kualitas mendekati, bahkan sama seperti berlian alami. Harga lebih terjangkau dan lebih praktis jadi dua faktor utama penyebab pergeseran minat ini.
Forbes pun melaporkan permintaan berlian dan batu mulia sintetis semakin meningkat. Dilansir Reuters, 66 persen millennial akan menjadikan lab-grown diamond atau lab-grown gemstone sebagai salah satu pilihan saat mereka ingin membeli cincin tunangan. (hst/hst)
Berdasarkan hasil survei, makin banyak millennial lebih memilih jenis bebatuan mulia lain ketimbang berlian yang klasik. Pasangan millennial yang akan menikah menginginkan cincin tunangan dengan batu yang lebih beragam dan kekinian.
Brand perhiasan asal Inggris, Nadine Aysoy, merilis data statistik yang menunjukkan bahwa millennial sekarang ini lebih memilih sesuatu yang lebih personal saat membeli batu mulia sebagai perhiasan. Bebatuan unik, warna serta potongan eksentrik disukai para millennial karena lebih menonjolkan kepribadian mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi batu safir. Foto: gemsociety.org |
Survei yang dilakukan Nadine Aysoy memperlihatkan 58 persen wanita di usia 23-38 tahun lebih menyukai cincin tunangan yang dirancang desainer independen ketimbang yang sudah punya nama besar. Mereka juga menginginkan cincin yang desainnya hanya ada satu di dunia. Bukan model klasik yang disukai banyak orang.
Ada 32 persen wanita memilih batu kelahiran mereka sebagai pengingat momen, dan 25 persen memilih batu kelahiran dari seseorang atau anggota keluarga yang disayang. Bebatuan mulia yang kini jadi tren di kalangan millennial di antaranya zamrud, rubi, safir, peridot dan aquamarine.
"Millennial hidup dalam budaya di mana dunia kini ada di ujung jari mereka, tren terus menerus muncul dan berkembang dengan cepat di era serba online," kata desainer Nadine Aysoy, seperti dikutip dari Times Live.
Cincin tunangan Kate Middleton berhias batu safir biru. Foto: Getty Images |
Menurut Nadine, popularitas batu mulia dengan warna-warna solid ini tak terlepas dari pengaruh anggota kerajaan seperti Kate Middleton dan Putri Beatrice.
Masih jelas di ingatan saat Duchess of Cambridge memamerkan cincin berhias batu safir biru warisan Putri Diana saat mengumumkan pertunangannya dengan Pangeran William 2011 silam. Permintaan cincin berbatu safir biru pun meningkat dan langsung jadi tren kala itu.
Putri Eugenie juga memperlihatkan cincin Safir Padparadscha berwarna coral saat mengumumkan pertunangannya dengan Jack Brooksbank. Menariknya lagi, millennial kini mulai mempertimbangkan untuk menggunakan berlian sintetis ciptaan manusia, ketimbang batu mulia alami hasil tambang.
Cincin tunangan Putri Eugenie berhias batu safir warna coral. Foto: Jonathan Brady - WPA Pool/Getty Images |
Batu yang dikenal dengan lab-grown diamond atau lab-grown gemstones ini dibuat dan dikembangkan di laboratorium khusus. Menghasilkan berlian dan bebatuan mulia dengan kualitas mendekati, bahkan sama seperti berlian alami. Harga lebih terjangkau dan lebih praktis jadi dua faktor utama penyebab pergeseran minat ini.
Forbes pun melaporkan permintaan berlian dan batu mulia sintetis semakin meningkat. Dilansir Reuters, 66 persen millennial akan menjadikan lab-grown diamond atau lab-grown gemstone sebagai salah satu pilihan saat mereka ingin membeli cincin tunangan. (hst/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
2
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
3
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
4
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
5
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
MOST COMMENTED












































Ilustrasi batu safir. Foto: gemsociety.org
Cincin tunangan Kate Middleton berhias batu safir biru. Foto: Getty Images
Cincin tunangan Putri Eugenie berhias batu safir warna coral. Foto: Jonathan Brady - WPA Pool/Getty Images