Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bukti Film Biografi Desainer Alexander McQueen Bukan Sekadar Rumor

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 22 Jan 2016 13:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: getty Images
Jakarta - Belakangan santer beredar rumor rencana pembuatan film yang mengetengahkan perjalanan hidup mendiang desainer legendaris Alexander McQueen. Tampaknya rencana tersebut akan segera terwujud seiring terkuaknya nama sang sutradara film itu.

Seperti dilansir dari Telegraph, Deadline mewartakan bahwa sutradara asal Inggris Andrew Haigh telah mengiyakan tawaran untuk menyutradarai film tersebut. Andrew Haigh dikenal melalui karya-karyanya yang mengangkat kehidupan kaum homoseksual. Sebut saja film 'Weekend' (2011) dan serial tv 'Looking' yang tayang di HBO.

Ia juga menyutradarai film '45 Years' yang bintang utamanya, Charlotte Rampling, dijagokan sebagai aktris terbaik di ajang bergengsi Academy Awards 2016. Andrew juga pernah terlibat dalam film pemenang Oscar 'Gladiotar' (2001) sebagai asisten editor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Andrew, film biografi Alexander McQueen ini juga melibatkan Damian Jones ('The Iron Lady') dan Pathé sebagai produsernya. Untuk skenario, awalnya sempat dikabarkan akan diadaptasi dari buku biografi 'Alexander McQueen: Blood Beneath The Skin' karya Andrew Wilson. Namun belakangan nama penulis drama Chris Urch juga muncul sebagai penulis skenarionya.

Tidak disebutkan siapa aktor yang akan membintangi karakter sang desainer, termasuk orang-orang terdekatnya. Sepertinya masih terlalu dini karena film ini rencananya baru mulai diproduksi mendekati akhir tahun.

Pria bernama lahir Lee Alexander McQueen ini menambah daftar nama desainer legendaris yang kisahnya pernah diangkat ke layar perak. Sebut saja Coco Chanel dan Yves Saint Laurent.



Lahir di London, Inggris, 17 Maret 1969,  Alexander memulai kariernya sebagai desainer profesional saat mendirikan label perdananya pada 1992 silam.

Desainnya yang avant-garde, cenderung dramatis, dengan sentuhan elemen yang feminin menempatkan Alexander sebagai salah satu desainer yang disegani sekaligus desainer kesayangan para selebriti dunia. Dari Kate Moss hingga Sarah Jessica Parker, dari Lady Gaga hingga Kate Middleton, semuanya menggemari karya-karya sang desainer.

Selama berkarier, Alexander telah menelurkan dua label Alexander McQueen dan McQ. Ia meluncurkan koleksi busana pria perdananya untuk lini McQ pada 2005. 

Berbagai penghargaan juga pernah dimenanginya. Ia sudah empat kali dinobatkan sebagai "British Designer of the Year" antara 1996 dan 2003. Ia juga mendapatkan gelar kehormatan CBE dari Kerajaan Inggris. Pada 2003, Council of Fashion Designers menamakannya sebagai International Designer of the Year.

Sayang, hidupnya berakhir tragis. Pada 11 Februari 2010, ia ditemukan tewas setelah menggantung diri di rumahnya di London. Ia meninggal sembilan hari setelah ibunya tutup usia karena kanker. Dikutip dari Business of Fashion, Alexander 'mewariskan' utang perusahaan sebesar 32 juta pound saat meninggal. Saat ini, label Alexander McQueen dinakhodai oleh direktur kreatif Sarah Burton, sahabat dan tangan kanan sang desainer.




(dng/dng)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads