Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Alleira Rilis Koleksi Batik Pria yang Kasual dan Berjiwa Muda

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 18 Sep 2015 09:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Moh. Abduh/Wolipop
Jakarta - Cukup banyak brand lokal yang mengemas batik dengan gaya modern bahkan edgy, termasuk Alleira. Pada Men's Fashion Week 2015, brand tersebut melakukan metamorfosa untuk koleksi batik pria terbarunya. Terinspirasi dari perubahan fisik dan gaya para lelaki urban, Alleira menghadirkan rangkaian busana Fall/Winter dengan tampilan yang lebih santai dan berjiwa muda.

‎Menurut Anita A. S selaku Creative Director, perubahan desain memang akan terjadi pada Alleira. Selain untuk menjangkau kalangan yang lebih muda, hal ini juga dilakukan untuk menunjukkan fleksibilitas batik.

"Yang terpenting kita ingin imej batik yang lebih muda dan tidak terkesan kolot. Batik yang bisa juga dipakai resmi, semiformal, kasual, dan sebagainya," jelas Anita seusai pagelaran busana di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memunculkan kesan muda, sebanyak kurang lebih 60 pakaian ditampilkan dengan potongan regular fit. Alleira pun mengemas dan memadukan padankan blazer, coat, kemeja, serta celana secara stylish. Tengok saja celana jogger, kemeja yang dihadirkan dengan aplikasi patch pada siku, kemeja pendek two tone dengan dua motif batik berbeda, serta coat panjang.

Material seperti supersilk, sutra ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin), jacquard, suede, dan beludru dihadirkan lebih tipis untuk memberikan sentuhan kasual. Kesan trendy juga semakin kental berkat penerapan tren warna 2015 yakni peach dan juga warna-warna tanah. Adapun permainan gradasi warna yang menjadi ciri khas dari Alleira.

‎Selain penerapan desain yang berjiwa muda serta tren warna, koleksi batik pria Alleira juga tampil menarik berkat motif-motifnya. Seperti biasa, Alleira menghadirkan perkawinan antara motif tradisional dan modern.

‎"Spacement motif kita lakukan benar-benar supaya ada nilai plus dari sebuah produk. Kita lihat ada motif parang yang besar, parang kecil, kawung, dan ceplok. Untk motif modern, ada relief," ‎ungkap Anita.

Koleksi ini belum bisa Anda dapatkan dalam waktu dekat. Menurut Anita, rangkaian busana bertajuk Metamorphs tersebut baru masuk toko pada awal Desember. Diperkirakan, jangkauan harganya sekitar Rp 2-4 jutaan. ‎

(ami/als)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads