Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Gaun-gaun Unik

Foto: Gaun Indah Ala Putri Terbuat dari Roti Karya Desainer Indonesia

Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 19 Agu 2015 12:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta - Tina Andrean baru saja meluncurkan karya terbaru yang unik dan pertama kalinya ada di Indonesia. Bahkan karya CEO BreadTalk Indonesia itu berhasil masuk Museum Rekor Indonesia (MURI). Karya seperti apa yang dimaksud? Desainer yang lebih dikenal sebagai perancang gaun pengantin ini merilis koleksi busana bukan terbuat dari tekstil dan bertabur payet melainkan tumpukan roti. Rancangannya tersebut dirilis sebagai bentuk perayaan ulang tahun BreadTalk Indonesia yang ke-12.

Istri pengusaha Jhonny Andrean itu meluncurkan koleksi gaun-gaun megah terbuat dari tumpukan roti asli namun tidak bisa dimakan karena telah melalui teknik pembakaran hingga kering agar tetap awet. Bekerjasama dengan rekannya yang merupakan seorang perangkai bunga, Inneke Elzabeth Turangan, Tina menciptakan 11 gaun terinspirasi dari busana couture dan karakter fiksi dalam film seperti Maleficent hingga Pocahontas. Ini foto-fotonya.

Maleficent

Ini merupakan gaun yang dibentuk agar mirip tokoh utama dalam film 'Maleficent' yang diperankan oleh Angelina Jolie. Terusan panjang berekor dengan kerumitan ukiran di bagian belakang menjadi tantangan tersendiri bagi Tina untuk menyelesaikannya. Gaun ini dibuat dari 118 irisan roti agar rancangannya selalu dikenang.

"Saya rasa tokoh-tokoh internasional sepertu karakter yang dikenal menjadi salah satu pikiran saya supaya masyarakat ingat akan rancangan ini," papar Tina saat berbincang di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Batik Parang

Selain tokoh animasi dalam film Disney, Tina juga memberikan sentuhan Indonesia dengan merilis gaun yang memiliki motif menyerupai batik Parang. Gaun berpotongan asimetris tersebut didesain pendek selutut lalu memiliki aksen di bagian pinggangnya. Potongan roti bulat dan panjang disusun dengan rapi dan detail agar mendekati motif aslinya. Tina mengatakan untuk membuat satu gaun dibutuhkan tenaga tiga hingga empat orang dari BreadTalk Indonesia.

Heritage

Ada pula gaun Heritage yang dirangkai dengan rapi menggunakan irisan roti baguette. Gaun ini juga menggunakan flower bread di bagian atasnya sebagai aksentuasi. Sementara sisi tengah gaun dihiasi dengan roti berbentuk pisang. Tak lupa Tina juga menambahkan detail dengan tambahan roti panjang melingkar di bagian pinggang. Kepadatan gaun tersebut menghabiskan 673 potong roti dengan lama pengerjaan sekitar enam hari.

Onna Bugeisha

Berbeda dengan gaun lainnya yang tampak padat menggunakan roti bulat, kali ini Tina menciptakan busana terbuat dari roti biskuit berbentuk persegi. Lihat bagaimana cara sang desainer mendesainnya agar mirip gaun malam di era Victoria. Busana dengan rok megar yang dilengkapi detail pada bagian bahu itu dirancang dalam waktu kurang lebih lima hari yang menghabiskan 532 potong roti asli.

Cocktail Dress

Bagaimana dengan gaun roti menyerupai cocktail dress? Merancang desain gaun selurut berpotongan strapless, Tina memakai roti panjang untuk menyelesaikannya. Ada pula campuran mini baguette dan stick bread sebagai penyempurna gaun. Tidak seperti busana sebelumnya, gaun ini hanya menghabiskan 151 potong roti karena potongan yang simpel.

Balerina

Tentu Anda sudah terbayang seperti apa gaun yang biasa dipakai oleh seorang balerina? Memiliki potongan rok mini dengan siluet yang ketat menjadi ciri khas penari balet. Memanfaatkan potongan roti stick, himalaya mini, dan mini songsong, Tina berhasil merilis busana yang cantik untuk penari balet. Gaun tersebut memiliki potongan tegas di bagian depan dan menghabiskan 372 roti.

One Thousand Roses

Ini adalah karya pertama Tina saat membuat gaun dari roti. One Thousand Roses dibuat dari 879 potong roti yang menurutnya menjadi gaun paling rumit dan sulit untuk diselesaikan. Untuk merilis gaun ini memakan waktu sekitar satu minggu.

Pocahontas

Jika tadi sudah melihat gaun yang mirip tokoh Maleficent, Tina juga menciptakan busana terinspirasi dari karakter Disney, Pocahontas. Dress berpotongan strapless dengan hiasan kepala khas Pocahontas dirancang bersama rekannya menggunakan roti panjang, himalaya bread, dan mini baguette. Gaun Pocahontas menghabiskan 337 potong roti.

Sepatu

Tak hanya merilis gaun-gaun cantik yang terbuat dari roti, Tina juga mendesain sepatu dengan stud khas Valentino. Sementara di sisinya terdapat sepatu cokelat mirip sepatu Louis Vuitton. Kedua sepatu itu juga dibuat dari roti yang juga dilabeli dengan nama BreadTalk.

Tas dan Aksesori

Selain sepatu, Tina pun merilis tas, dompet, serta kalung dan gelang yang etnik. Aksesori ini juga terbuat dari roti.
(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads