Kembar Olsen Tanggapi Tuntutan Anak Magang yang Bekerja 50 Jam
Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 13 Agu 2015 18:57 WIB
Jakarta
-
Kerajaan fashion duo desainer Mary-Kate dan Ashley Olsen tengah mengalami guncangan. Hal itu terjadi ketika seorang anak magang mengadukan dua atasannya itu ke pengadilan karena kerja tidak digaji.
Anak magang 29 tahun itu menuntut perusahaan Dualstar Entertainment yang menaungi label si kembar Olsen, seperti Elizabeth and James dan juga The Row. Disebutkan dalam tuntutannya, wanita bernama Shahista Lalani itu meminta pembayaran minimum karena ia telah melakukan pekerjaan yang sama dengan pegawai lain yang digaji. Bahkan ia tidak menerima nilai akademis atau apapun sebagai ganti kerja kerasnya untuk kedua desainer.
"Dualstar adalah organisasi yang berkomitmen untuk memperlakukan semua karyawannya secara adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku," tulis perwakilan Dualstar Annett Wolf dalam sebuah pernyataan kepada USA TODAY. "Tuduhan dalam pengaduan yang diajukan terhadap Dualstar tidak beralasan, dan Dualstar akan mempertahankan diri terhadap klaim penggugat di pengadilan, bukan di hadapan media. Dualstar yakin bahwa fakta-fakta sebenarnya dari kasus ini akan terungkap, gugatan akan diberhentikan dalam Surat keseluruhan," tambahnya lagi.
Berbeda dengan jawaban yang diberikan Dualstar, Shahista si anak magang justru mengatakan ia sampai dibawa ke rumah sakit karena dehidrasi. "Di luar kira-kira sudah 100 derajat. Aku berkeringat sampai mau mati. Aku membawa trench coat seberat lebih dari 20 kg," ujarnya kepada New York Daily News.
Berdasarkan surat yang diajukan ke pengadilan, Shahista harus bekerja 50 jam seminggu di The Row dan melakukan banyak hal. "Memasukkan data ke spreadsheet, membuat laporan, menjalankan tugas dari karyawan yang dibayar, mengorganisir materi, fotokopi, menjahit, menggunting pola dan tugas terkait lainnya," tambahnya.
Shahista juga mengaku dirugikan dari segi waktu ketika bekerja di bawah label The Row dan kedua desainer itu selama lima bulan. Disebutkannya, kedua desainer sangat bergantung padanya. "Aku melakukan tugas dari tiga anak magang. Aku bicara padanya sepanjang hari, sepanjang malam. Mengirimi email tengah malam dan hari berikutnya sekitar jam 10 malam. Kepala desainer seperti, 'Ambil barang itu. Aku membutuhkannya, aku merasa tidak enak badan,'" cerita Shahista.
(asf/asf)
Anak magang 29 tahun itu menuntut perusahaan Dualstar Entertainment yang menaungi label si kembar Olsen, seperti Elizabeth and James dan juga The Row. Disebutkan dalam tuntutannya, wanita bernama Shahista Lalani itu meminta pembayaran minimum karena ia telah melakukan pekerjaan yang sama dengan pegawai lain yang digaji. Bahkan ia tidak menerima nilai akademis atau apapun sebagai ganti kerja kerasnya untuk kedua desainer.
"Dualstar adalah organisasi yang berkomitmen untuk memperlakukan semua karyawannya secara adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku," tulis perwakilan Dualstar Annett Wolf dalam sebuah pernyataan kepada USA TODAY. "Tuduhan dalam pengaduan yang diajukan terhadap Dualstar tidak beralasan, dan Dualstar akan mempertahankan diri terhadap klaim penggugat di pengadilan, bukan di hadapan media. Dualstar yakin bahwa fakta-fakta sebenarnya dari kasus ini akan terungkap, gugatan akan diberhentikan dalam Surat keseluruhan," tambahnya lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan surat yang diajukan ke pengadilan, Shahista harus bekerja 50 jam seminggu di The Row dan melakukan banyak hal. "Memasukkan data ke spreadsheet, membuat laporan, menjalankan tugas dari karyawan yang dibayar, mengorganisir materi, fotokopi, menjahit, menggunting pola dan tugas terkait lainnya," tambahnya.
Shahista juga mengaku dirugikan dari segi waktu ketika bekerja di bawah label The Row dan kedua desainer itu selama lima bulan. Disebutkannya, kedua desainer sangat bergantung padanya. "Aku melakukan tugas dari tiga anak magang. Aku bicara padanya sepanjang hari, sepanjang malam. Mengirimi email tengah malam dan hari berikutnya sekitar jam 10 malam. Kepala desainer seperti, 'Ambil barang itu. Aku membutuhkannya, aku merasa tidak enak badan,'" cerita Shahista.
(asf/asf)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
3
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
4
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
5
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan
MOST COMMENTED











































