Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dubes Prancis Gelar Pameran Mini Untuk Importir Indonesia

wolipop
Selasa, 14 Okt 2014 11:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Wolipop
Jakarta -

Bisnis fashion semakin berkembang di Indonesia dan diramaikan oleh para pelaku mode internasional. Berbagai merek baru baik lokal maupun internasional meramaikan Jakarta dengan berbagai pilihan produk gaya hidup, khususnya fashion agar tiap penikmat mode memiliki opsi gaya yang tak terbatas.

Salah satu kota mode dunia, Paris terkenal akan berbagai nama rumah mode yang ikonik seperti Chanel. Wanita Prancis pun dikenal stylish akan gayanya yang khas dan kerap diusung sebagai gaya yang tak pernah habis dibahas, Parisian Style atau Parisian Chic.

Duta besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze mengundang segenap undangan khusus untuk menyaksikan presentasi dan pameran mini di kediamannya di Jl. Rasamala 7, Menteng, Jakarta. Mereka yang diundang adalah para pemilik brand sekaligus pemegang lisensi produk fashion internasional di Indonesia, mulai dari Time International, Kelab 21, Masari Group, manajemen Plaza Indonesia dan beberapa perusahaan terkemuka lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para undangan ini akan melihat presentasi langsung dari tujuh perusahaan dari Prancis yang membawa sejumlah brand potensial dengan harapan para importir Indonesia akan menjual produk mereka di Indonesia. Ketujuh brand tersebut pun datang dengan tipe produk yang berbeda-beda seperti Anne De Solene Paris yang membawa Sonia Rykiel Maison, Joakin Rosseau untuk produk kulit aksesori pria, perhiasan Clio Blue, perhiasan Murat, jam tangan MAT dan masih banyak lagi.

Marc Merklen contohnya yang membawa tiga brand sekaligus saat presentasi yakni, Anahide Saint Andre, Mine de Rien dan Cube scarves. Ia berada di bawah perusahaan yang dimiliki pengusaha wanita bernama Sophie Martin. Acara ini terselenggara berkat bantuan dari pihak kedutaan Prancis untuk Indonesia. Menurut Miradni Judo, Business Development Executive Kedutaan Prancis, mereka berharap para brand Prancis ini bisa menemukan importir yang tepat untuk produk mereka dan membuka pasar baru di Indonesia.

Saat ditanya apakah hal tersebut juga berlaku bagi brand Indonesia yang ingin produknya dijual di Prancis, ia menjawab bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab Dubes Indonesia di Prancis. Dubes hanya bersifat sebagai pendukung dan para brand Prancis yang hadir dipersilakan untuk menjalin langsung kerjasama dengan para importir Indonesia untuk ke depannya.

Wolipop yang diundang langsung oleh salah satu brand Prancis yang hadir melihat adanya keragaman produk yang ditawarkan di pameran mini yang berlangsung tadi malam, Senin (13/10/2014) di kediaman Dubes Prancis. Mulai dari jam tangan pria eksklusif, home furnishing, aksesori kulit, scarf, womenswear hingga perhiasan.

Agenda ketujuh brand Prancis tersebut di Jakarta terbilang cukup padat, mulai dari kunjungan ke berbagai department store terkemuka yang bisa menjadi pasar potensial seperti Galeries Lafayette Jakarta dan masih banyak lagi. Beberapa brand pun memutuskan untuk melakukan survei independen dan kemudian mereka dihubungkan dengan bantuan kedutaan untuk melakukan pertemuan secara langsung.

(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads