Wolipop & Dian Pelangi Goes To New York
Penyebab Istilah Modest Fashion Lebih Populer di Amerika
wolipop
Minggu, 28 Sep 2014 14:47 WIB
Jakarta
-
Dian Pelangi baru saja memeragakan rancangan terbarunya di DC Fashion Week, tadi malam, Jumat (26/09/2014) di Franklin ballroom, Twelve & K Hotel, Washington DC, Amerika. Dengan tema Miss Palembang in New York, Dian menjadi desainer tamu kehormatan yang membuka serangkaian peragaan modest fashion di hari tersebut sekaligus menutup acara.
Pihak Dian Pelangi meminta kepada panitia DC Fashion Week, Nisa Mohammad untuk ditempatkan di urutan pertama show atas pertimbangan styling yang cukup rumit dan menghindari kekacauan backstage dengan desainer lain. Hal tersebut dikabulkan, namun panitia tetap ingin koleksi Dian juga menutup rangkaian show malam itu agar menjadi ‘gong’ acara.
10 look di awal peragaan ternyata sukses membuat para audiens tidak beranjak kemana-mana meskipun sempat ada rehat acara selama 15 menit. Di babak kedua, 15 look yang sarat akan tampilan yang mewah dan penuh sofistikasi kembali membuat decak kagum para audiens yang hadir.
Dari delapan desainer yang berpartisipasi, sangat jelas koleksi Dian yang paling digemari karena memiliki unsur haute couture dengan craftmanship tinggi. Desainer lainnya memang tidak mengangkat hijab fashion seutuhnya, namun esensi dari modest fashion, yakni busana tertutup. Kembali lagi pada konsep DC fashion week untuk rangkaian busana modesty, mereka tidak ingin menyebutnya sebagai busana muslim melainkan modest fashion.
Hal ini dikarenakan jika spesifik menyebutnya busana muslim, maka yang non-muslim terkesan tidak bisa memakainya. Padahal makna modesty fashion itu adalah tetap cantik dengan busana tertutup, sehingga semua orang bisa memakainya secara open-minded dan tidak membawa embel-embel keyakinan tertentu, seperti yang dijelaskan Nisa Mohammad di sela-sela acara.
Ean Williams, seorang desainer sekaligus salah satu penggagas DC Fashion Week menambahkan: “Di Amerika ada banyak fashion week namun baru Washington yang konsisten memajukan modest fashion selama tiga musim berturut-turut. Klien modest fashion pun justru banyak yang non-muslim, mereka senang berbusana tertutup karena memang dorongan selera, bukan atas keyakinan tertentu,” ujarnya pada Wolipop.
Hal ini terbukti dari para tamu yang hadir dan berbincang dengan Wolipop. Banyak wanita berdarah Afrika, Meksiko, Arab hingga Kanada yang tidak memakai hijab secara komplet namun fans dari modest fashion. Nadeea dari Afrika Selatan misalnya, ia mengaku menerapkan modest fashion dengan konsep menggabungkan busana khas Afrika yang siluetnya serba kurung dan longgar lalu menutupi kepala dengan turban khas Afrika.
Adapula Estrella, wanita 45 tahun berdarah Spanyol yang bertubuh sintal. Meskipun busananya serba tertutup tapi ketat, ia menyukai modest fashion karena gayanya elegan dan unik. Iapun mengaku bukan muslim namun selalu hadir di banyak peragaan busana modesty.
Nisa dari Areej Fashion juga menambahkan, DC Fashion week mengambil risiko yang sangat besar memajukan modest fashion atau hijab. Ean Williams meskipun bukan seorang muslim namun ia sangat bersemangat memajukan modest fashion yang notabene dimiliki wanita muslim. Disangka pro kepada Islam atau teroris, ia tak peduli karena baginya fashion adalah keindahan lewat berbusana dan sangat disayangkan jika masih banyak orang yang berpikiran dangkal dan mengkait-kaitkannya dengan sebuah agama atau keyakinan tertentu sehingga menimbulkan perbedaan.
(fer/eny)
Pihak Dian Pelangi meminta kepada panitia DC Fashion Week, Nisa Mohammad untuk ditempatkan di urutan pertama show atas pertimbangan styling yang cukup rumit dan menghindari kekacauan backstage dengan desainer lain. Hal tersebut dikabulkan, namun panitia tetap ingin koleksi Dian juga menutup rangkaian show malam itu agar menjadi ‘gong’ acara.
10 look di awal peragaan ternyata sukses membuat para audiens tidak beranjak kemana-mana meskipun sempat ada rehat acara selama 15 menit. Di babak kedua, 15 look yang sarat akan tampilan yang mewah dan penuh sofistikasi kembali membuat decak kagum para audiens yang hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dikarenakan jika spesifik menyebutnya busana muslim, maka yang non-muslim terkesan tidak bisa memakainya. Padahal makna modesty fashion itu adalah tetap cantik dengan busana tertutup, sehingga semua orang bisa memakainya secara open-minded dan tidak membawa embel-embel keyakinan tertentu, seperti yang dijelaskan Nisa Mohammad di sela-sela acara.
Ean Williams, seorang desainer sekaligus salah satu penggagas DC Fashion Week menambahkan: “Di Amerika ada banyak fashion week namun baru Washington yang konsisten memajukan modest fashion selama tiga musim berturut-turut. Klien modest fashion pun justru banyak yang non-muslim, mereka senang berbusana tertutup karena memang dorongan selera, bukan atas keyakinan tertentu,” ujarnya pada Wolipop.
Hal ini terbukti dari para tamu yang hadir dan berbincang dengan Wolipop. Banyak wanita berdarah Afrika, Meksiko, Arab hingga Kanada yang tidak memakai hijab secara komplet namun fans dari modest fashion. Nadeea dari Afrika Selatan misalnya, ia mengaku menerapkan modest fashion dengan konsep menggabungkan busana khas Afrika yang siluetnya serba kurung dan longgar lalu menutupi kepala dengan turban khas Afrika.
Adapula Estrella, wanita 45 tahun berdarah Spanyol yang bertubuh sintal. Meskipun busananya serba tertutup tapi ketat, ia menyukai modest fashion karena gayanya elegan dan unik. Iapun mengaku bukan muslim namun selalu hadir di banyak peragaan busana modesty.
Nisa dari Areej Fashion juga menambahkan, DC Fashion week mengambil risiko yang sangat besar memajukan modest fashion atau hijab. Ean Williams meskipun bukan seorang muslim namun ia sangat bersemangat memajukan modest fashion yang notabene dimiliki wanita muslim. Disangka pro kepada Islam atau teroris, ia tak peduli karena baginya fashion adalah keindahan lewat berbusana dan sangat disayangkan jika masih banyak orang yang berpikiran dangkal dan mengkait-kaitkannya dengan sebuah agama atau keyakinan tertentu sehingga menimbulkan perbedaan.
(fer/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































