Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus <i>Big Is Beautiful</i>

5 Panduan Berbusana untuk Wanita Bertubuh Plus Size

wolipop
Jumat, 26 Sep 2014 14:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Memiliki tubuh plus size bukan berarti harus menggunakan busana serba longgar atau serba gelap. Demi tampil lebih stylish, para wanita bertubuh besar dipersilahkan untuk mengeksplor gaya berbusana. Namun agar lebih nyaman dan indah dilihat ada beberapa aturan yang bisa diterapkan. Berikut adalah beberapa panduan berbusana untuk para wanita berukuran plus:

1. Motif
Salah satu kekhawatiran terbesar orang yang bertubuh gemuk dalam berpakaian adalah mengenakan busana ramai motif. Sebagian menganggap bahwa corak akan memperlebar tampilan tubuh karena terlihat menarik perhatian. Hal tersebut bisa jadi benar, tapi bukan berarti tak bisa diakali.

Ketika mengaplikasikan baju dengan garis, polka dot, atau bunga, pilihlah yang ukuran motifnya tidak terlalu besar. Kemudian perhatikan pula pemilihan warnanya. Agar corak tidak memperlebar tampilan, cari busana bermotif dengan nuansa yang gelap. Suzzane Elizabeth sebagai pemilik brand busana ukuran ekstra, My Size pun melihat para wanita berbadan gemuk saat ini sudah banyak yang percaya diri bermain motif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau rok panjang yang bermotif paling atasnya polos. Sekarang udah banyak yang berani tabrak motif juga sih," ungkap Suzzane ketika diwawancara Wolipop di kawasan Woltermonginsidi pada Senin, (22/9/2014).

2. Padu Padan Seimbang
Padu padan busana wanita bertubuh besar memang harus dilakukan dengan cermat. Karena jika terlalu longgar akan terlihat semakin membesarkan. Sementara pakaian yang terlalu pas badan akan menonjolkan lipatan-lipatan tubuh.

Untuk mengakalinya, padu padankanlah busana dengan seimbang. Jika telah memakai busana longgar di bagian atas, pilih bawahan yang meruncing seperti rok atau celana pensil. Begitu juga sebaliknya, ketika mengenakan atasan pas badan, terapkanlah bawahan yang lebih longgar agar tak tampak seperti kesempitan.

3. Warna
Meski warna hitam dapat memberikan kesan ramping, sering mengenakan busana yang gelap akan terlihat membosankan. Jika diperhatikan, para wanita plus size pun sudah banyak yang mengenakan warna-warna cerah. Bila masih belum percaya diri mengaplikasikan busana dengan warna-warna seperti oranye, pink, biru muda, atau pastel, ada sebuah trik yang bisa diandalkan. Yakni pilih saja busana berwarna terang dengan aksen panel hitam di masing-masing sisinya sehingga besar bagian pinggul dan perut sedikit tersamarkan.

4. Material Busana dan Teknik Jahit
Masalah lain yang kerap dialami wanita gemuk adalah busana kurang nyaman dan jahitan mudah lepas. Tubuh yang gemuk memang kerap membuat pemilik ukuran plus size lebih mudah berkeringat. Demi menghindari merasa gerah dan lembab, pilihlah pakaian dengan material seperti jersey atau katun. Sementara agar pakaian tidak mudah robek, hindari bahan yang terlalu tipis dan pastikan busana dijahit dengan teknik double stiching.

"Supaya tidak terlihat lebar dan berat, hindari memakai bahan kaku, seperti shantung silk, satin, atau bahan yang mengkilap," saran desainer busana plus size, Yuky Stephanie ketika diwawancara Wolipop beberapa waktu lalu.

5. Riasan
Meski sudah banyak brand yang memfokuskan diri pada ukuran ekstra, busana plus size masih tergolong cukup sulit ditemukan di Indonesia. Seorang belly dancer bertubuh plus size bernama Fahmia Badib pun memiliki sebuah saran agar para wanita tubuh besar tetap terlihat menawan. Yaitu dengan tak lupa berias.

"Jangan lupa dandan. Apalagi kalau di sini kan pilihan bajunya tidak banyak ya. Jadi kita mainnya paling di make-up." ujar wanita 35 tahun tersebut saat diwanwara Wolipop via telepon, Selasa (23/9/2014).

(ami/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads