Mengenal Farah Angsana, Desainer Asal Indonesia yang Eksis di New York
Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 05 Jun 2014 12:40 WIB
Jakarta
-
Geliat desainer Indonesia di industri fashion internasional seolah perlahan namun pasti. Banyak nama-nama desainer lokal yang kian eksis di kota-kota mode dunia, seperti New York sampai Paris. Salah satunya adalah wanita bernama Farah Angsana.
Belum lama ini, desainer yang dikenal dengan ciri rancangan busana glamour, elegan dan seduktif itu kembali ke tanah air dan mengisi talkshow di Indonesia Creative Week 2014. Farah pun berbagi pengalamannya sebagai desainer dan juga tips serta trik untuk bisa eksis di dunia internasional.
Hijrah ke Switzerland mengikuti suaminya sekitar 20 tahun lalu, Farah tak pernah menyangka bisa jadi desainer yang cukup dipandang seperti sekarang. Di sana Farah memulai hidupnya sebagai ibu rumah tangga, namun tidak benar-benar menyukainya.
"Aku adalah istri yang baik tapi ibu rumah tangga yang buruk. Aku memulai jadi desainer dengan membuat sketsa di dapur. From the kitchen to Paris Fashion Week," ujar desainer yang saat itu memakai kemeja animal printed di Skeeno Hall, Gandaria City, Rabu (04/06/2014).
Desainer dengan rambut coklat itu pun melanjutkan pendidikan fashion di London dan mulai eksis mengikuti berbagai pekan mode dunia untuk makin mengenalkan karyanya. Farah mengakui cukup berat di tahun-tahun pertamanya ikut dalam pagelaran mode internasional tersebut.
"Selama 1 atau 2 tahun aku tidak menjual apapun, aku hanya mengeluarkan banyak uang. Bisnis fashion adalah bisnis yang brutal, namun terlihat glamour dari luar. Dan ketika kamu membicarakan bisnis, kamu harus jadi dirimu sendiri, tidak perlu berlaku pura-pura baik," tambahnya lagi.
Farah Angsana sudah 18 tahun berkarier sebagai desainer internasional. Iapun pernah tampil di beberapa pagelaran mode dunia, seperti New York Fashion Week, Paris Fashion Week dan juga Zurich Fashion Week. Sebagai seorang desainer, Farah Angsana dikenal dengan rancangan gaun malam dan juga bridal.
(asf/asf)
Belum lama ini, desainer yang dikenal dengan ciri rancangan busana glamour, elegan dan seduktif itu kembali ke tanah air dan mengisi talkshow di Indonesia Creative Week 2014. Farah pun berbagi pengalamannya sebagai desainer dan juga tips serta trik untuk bisa eksis di dunia internasional.
Hijrah ke Switzerland mengikuti suaminya sekitar 20 tahun lalu, Farah tak pernah menyangka bisa jadi desainer yang cukup dipandang seperti sekarang. Di sana Farah memulai hidupnya sebagai ibu rumah tangga, namun tidak benar-benar menyukainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desainer dengan rambut coklat itu pun melanjutkan pendidikan fashion di London dan mulai eksis mengikuti berbagai pekan mode dunia untuk makin mengenalkan karyanya. Farah mengakui cukup berat di tahun-tahun pertamanya ikut dalam pagelaran mode internasional tersebut.
"Selama 1 atau 2 tahun aku tidak menjual apapun, aku hanya mengeluarkan banyak uang. Bisnis fashion adalah bisnis yang brutal, namun terlihat glamour dari luar. Dan ketika kamu membicarakan bisnis, kamu harus jadi dirimu sendiri, tidak perlu berlaku pura-pura baik," tambahnya lagi.
Farah Angsana sudah 18 tahun berkarier sebagai desainer internasional. Iapun pernah tampil di beberapa pagelaran mode dunia, seperti New York Fashion Week, Paris Fashion Week dan juga Zurich Fashion Week. Sebagai seorang desainer, Farah Angsana dikenal dengan rancangan gaun malam dan juga bridal.
(asf/asf)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































