Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Didiet Maulana Eksplorasi Busana Tradisional Jadi Baju Pengantin Modern

Alissa Safiera - wolipop
Minggu, 09 Feb 2014 13:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta -

Desainer dari brand IKAT Indonesia, Didiet Maulana yang dikenal dengan kreasi dari kain-kain tradisional, kali ini juga mengeksplorasi siluet baju tradisional menjadi baju pengantin modern. Koleksi romantis bertajuk 'Romansa Flora' tersebut dipamerkan di Ballroom Grand Hyatt Hotel Jakarta, Sabtu (18/02/2014) malam.

"Buat kami baju pengantin adalah sebuah memori yang istilahnya bisa dibawa pulang oleh si pengantin dan bisa diceritakan lagi oleh generasi berikutnya. Romansa Flora ini terinspirasi dari wanita-wanita yang sedang jatuh cinta yang cantik seperti bunga bermekaran," jelas Didiet Maulana saat berbincang dengan media dalam pameran wedding yang dihelat Grand Hyatt Jakarta itu.

Koleksi gaun pengantin datang dari lini kedua Didiet Svarna by IKAT Indonesia. Pertunjukan tersebut tampak begitu indah karena diiringi alunan lagu dari orkestra dan choir. Model pun tampak berjalan perlahan dengan anggun untuk membuka show dengan mengikuti bait demi bait lagu-lagu romantis yang dinyanyikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Show dari Svarna dibagi dalam dua sekuen. Putaran pertama menampilkan koleksi kebaya dan gaun malam yang lebih colorful dan playful. Siluet kebaya klasik ala kartini banyak ditampilkan Didiet di sekuen pertama.

Misalnya dibuat dengan warna hijau atau pink yang cerah. Ada aplikasi obi dan pita sebagai ornamen yang mempermanis kebaya konvensional ini. Bahkan kali ini, Didiet juga berkreasi membuat kebaya dengan warna tidak biasa, yaitu hitam.

Kemudian, Didiet juga mengeluarkan beberapa koleksi gaun malam yang juga dibuat dari kain tradisi, di antaranya tenun ikat Sumatra, tenun endek Bali, songket Lampung, Palembang dan Makassar. Salah satunya adalah gaun panjang dengan siluet H yang hadir dengan potongan full skirt, tampak playful dengan aplikasi tenun endek Bali yang warna-warni.

Sebelum masuk ke sekuen kedua dengan busana pengantin yang lebih formal dan feminin, penyanyi Andien Aisyah tampil dengan gaun merah dari koleksi IKAT Indonesia. Di sekuen kedua, koleksi terlihat lebih anggun dengan palet putih dan keemasan.

Ada banyak aplikasi bunga tempel, taburan payet kristal dan mutiara menghiasi satu demi satu gaun rancangan Didiet. Beberapa di antaranya adalah tube dress putih panjang dengan tulle di bagian lengan yang seolah terlihat seperti gaun off-shoulder.

Gaun ini dihiasi dengan tulle sebagai veil yang bisa dilepas. Ada juga beberapa kebaya putih yang feminin kaya detail bordiran dan payet, yang dipadu bersama songket palembang warna putih keemasan.

Didiet juga membuat gaun pengantin yang mengambil siluet tahun '20-an ala Great Gatsby, dengan gaun panjang yang mengikuti siluet dan detail kalung-kalung mutiara menjuntai di bagian belakang gaun. Ada pula yang menampilkan siluet baju bodo, yang bagian atasnya dari kain sifon menerawang. Dipadukan bersama kain A-line yang bertabur payet berkilauan.

Siluet baju bodo juga hadir dengan versi atasan yang dibuat bervolume dengan teknik jahitan di beberapa bagian. Busana tadi juga dipercantik bordir bunga dan payet sampai bagian kain.

Koleksi Svarna ditutup dengan gaun putih yang dihiasi cape dari bordiran berbentuk bunga yang juga diberi aplikasi bunga tempel di beberapa bagiannya. Gaun tersebut dipadukan bersama kain songket yang bersiluet A-line yang mengembang.

(asf/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads