London Fashion Week 2014
Show Penuh Bunga dari Burberry & Warna Pastel di Koleksi Peter Pilotto
Musim panas tahun depan digambarkan melalui koleksi bergaya feminin oleh para desainer yang mengisi hari ke-4 London Fashion Week. Beberapa nama yang tampil hari itu adalah Burberry Prorsum, Tom Ford, Peter Pilotto, Erdem, Christopher Kane, dan lainnya.
Burberry Prorsum sebagai salah satu rumah mode Inggris yang turut memamerkan kreasi terbarunya, memberi sentuhan feminin. Material yang dipakai juga terlihat lebih soft dengan pemilihan warna pastel, seperti hijau pistachio, dusty pink dan kuning pucat. Cukup kontras dengan koleksi Burberry di fall/winter sebelumnya yang memakai bahan seperti plastik PVC dan warna gelap yang pekat serta printing.
Sang desainer Christopher Bailey, menggunakan material terbaik untuk koleksi ini. Bahkan, ia juga mengkreasikan kain tradisional Inggris yang diberi sentuhan modern. Misalnya saja bahan lace Nottingham yang dibuat di sebuah pabrik di Utara Inggris, yang dijadikan rok pensil. Atau kasmir lembut yang dikreasikan menjadi atasan, membuat para wanita tetap hangat selama musim semi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain baju-baju berwarna lembut yang berpotongan feminin, Burberry juga menyelipkan tampilan ala retro dengan printing polkadot dan garis yang khas. Misalnya saja kemeja putih dengan polkadot merah yang dipadukan bersama rok midi putih bergaris hitam.
Seusai show, kelopak bunga warna pink jatuh dari atas dan mengguyur panggung runway sebagai pertanda semarak musim semi.
Warna pastel tak hanya tampil di koleksi Burberry tapi juga di koleksi Peter Pilloto yang khas akan motif. Warna-warna seperti hijau pastel, pink, biru, kuning pucat dan putih mewarnai koleksi ini.
Jaket crop yang jadi tren di koleksi winter lalu, dibuat lebih feminin dengan warna kuning pucat. Jaket tampak unik dengan bagian pundak yang melebar dan resleting yang tersembunyi. Ada pula motif anggrek pada dress lace yang diberi teknik layer. Rok terlihat pendek dari depan namun memanjang di bagian belakang. Teknik layer juga diaplikasikan pada bahan organza dan lace.
Material menerawang juga dibuat menjadi paduan atasan crop. Sang desainer juga berinovasi dengan paduan sequin, bulu, dan wool pada teknik digital printing.
(asf/fer)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal











































