Pengakuan Wanita yang Viral Kena Skors Sekolah Pascagelar Pesta Ultah ke-17

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 06 Nov 2020 18:30 WIB
Nabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolah Foto: Dok. Pribadi Nabila
Jakarta -

Wanita bernama Nabilah Afifah Kusuma Hadi ini viral setelah mengunggah kisahnya kena skors karena mengadakan pesta ulang tahun ke-17 di akun TikTok miliknya. Videonya itu mendapat tanggapan beragam dari warganet.

"Siapa yang pernah bikin acara sweet seventeen. Terus bikin 1 angkatan cowok dikumpulin BK. Plus kena skors 3 hari dan sp," tulis Nabilah di akun TikToknya @zswaan.

Pada video kedua yang diunggahnya ke TikTok, dia menyebutkan alasannya dipanggil guru BK dan kepala sekolah karena mengadakan acara sweet seventeen. Nabila sendiri saat itu duduk di kelas 11.

"Yang dipermasalahin adalah gak boleh ngadain ulang tahun semewah ini. Dan ada game yang makeupin anak cowok dan panjang-panjangan baju yang ditarik memanjang. Dan anak cowok pada buka baju biar lebih panjang. Terus mantan gue kasih bunga ke panggung. Dan keempat gue gak kerudungan. Terus ada DJnya gitu. Itu acaranya hari Sabtu, Seninnya gue langsung dipanggil BK, kepala sekolah dan cowok yang datang dan disidang di basement sekolah diajak ngomong oleh wakil kepala sekolah. Plus orangtua dipanggil, gue diskors di ruangan wakapsek, plus surat peringatan dan member VVIP BK," ucap Nabila.

Dalam videonya, Nabilah pun mengaku tak terima mendapatkan skors dan SP dari sekolahnya. Dia sampai berdebat dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah atas hukuman yang diterimanya.

"Gue juga sempat debat sama kepala sekolah dan wakapsek. Beliau mengatakan mendingan uangnya untuk keperluan lain, aku mengadakan acara semewah itu mubazir. Dan gue ngomong kalau itu pakai uang saya dan saya yang adain acaranya. Dan dibolehin oleh orangtua, malah tambah diomelin. Dan sebelumnya aku anak MPK (diatasnya OSIS) dan sudah mengundurkan diri sebelum aku ulang tahun. Tapi diungkit gitu, sebenarnya guru pelajaran gue itu asik-asik aja. Cuma kepala sekolah, wakapsek dan BK aja yang emosi sama gue," lanjut Nabilah yang memilih tidak menyebutkan nama sekolahnya.

Ketika dikonfirmasi oleh Wolipop Nabilah mengaku tak terlalu kaget mengetahui video TikToknya viral. Karena menurutnya kisah yang diungkapkannya memang jarang terjadi.

Nabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolahNabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolah Foto: Dok. Pribadi Nabila

"Kaget ga kaget sih, i know the story is little bit extraordinary and people will love to hear it," ucapnya Jumat (6/11/2020).

Remaja yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur itu mengungkapkan kisah di balik videonya yang viral itu. Dia mengatakan pesta ulang tahun yang berujung membuatnya diskors pihak sekolah tersebut terjadi dua tahun lalu.

"Itu acaranya dua tahun yang lalu pas sweet17 aku. Acaranya aku ngundang 120-an orang. Acaranya kayak sweet17 pada umumnya, ada video pre sweet, potong kue, tiup lilin, dan games-games seru gitu," lanjutnya.

Ia mengaku tak menyangka acara pesta ulang tahunnya yang diadakan di Hotel Majapahit, Surabaya Jawa Timur itu mendapatkan protes dari pihak sekolah. Menurut pihak sekolah tidak seharusnya Nabilah mengadakan acara ulang tahun dengan besar-besaran.

Nabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolahNabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolah Foto: Dok. Pribadi Nabila

"Menurut mereka duitnya bisa digunakan untuk yang lebih penting. Dan sekolah aku emang dipisah laki-laki dan perempuan, jadi mereka agak sensitif tentang aku mengundang laki-laki dan perempuan sekaligus di acaraku," lanjutnya lagi.

Lantas apa kata orangtuanya saat itu ketika dia kena skors pihak sekolah akibat mengadakan acara pesta ulang tahun? "So far orang tua mendukung, karena sweet17 memang sudah dilakukan sama kakak-kakak aku, jadi ibaratkan aku juga harus dapet lah biar fair," ujar Nabilah.

Nabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolahNabilah Afifah Kusuma Hadi yang kena skors dan SP dari sekolah Foto: Dok. Pribadi Nabila

Nabilah menambahkan dia sendiri sangat kaget saat tahu mendapat skors dan SP (surat peringatan dari sekolah). Dia diskors tidak boleh mengikuti pelajaran di kelas selama 2-3 hari. Selain dirinya, teman-teman prianya yang datang ke acara ulang tahunnya juga mendapat peringatan dari sekolah.

"Menurutku sebagai generasi Z itu wajar banget ngerayain ulang tahun dan untuk membuat acara seperti itu, as long as aku nggak bawa-bawa nama sekolah dan nggak bikin acara di sekolah," tukasnya.

Namun pemikiran Nabilah ini berbeda dengan pihak sekolah. Nabilah diberitahu saat kena skors bahwa dia melanggar peraturan tersirat tentang mengadakan pesta ulang tahun. Dia juga dianggap memberikan contoh yang tidak baik.

Nabilah mengaku dirinya termasuk siswi berprestasi di sekolah. Saat lulus, dia berhasil diterima di dua perguruan tinggi negeri favorit sekaligus yaitu di Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Bandung. Nabila sendiri kini telah lulus SMA. Dia kuliah di ITB Jurusan Manajemen Bisnis.

(gaf/eny)