Kerja Berlebihan Tak Kenal Libur, Pria Ini Berakhir Kehilangan Nyawa
Bagi beberapa orang, lembur, kerja sampai malam, bahkan tetap buka laptop di hari libur sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Apalagi bagi pekerja di bidang teknologi, tuntutan kerja sering kali tak mengenal waktu. Namun, kebiasaan ini bisa berujung tragis, seperti yang dialami seorang programmer muda di China.
Melansir Hindustan Times, pria bernama Gao Guanghui meninggal dunia di usia 32 tahun setelah tiba-tiba kolaps saat bekerja dari rumah pada Sabtu, 29 November. Saat itu, Gao sedang menyelesaikan tugas kantor meski hari libur. Ia mendadak merasa tidak enak badan lalu pingsan di rumahnya di Guangzhou.
Keluarga yang panik langsung memanggil ambulans dan Gao dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 09.46 pagi dan dinyatakan meninggal beberapa jam kemudian, sekitar pukul 13.00. Dokter mencatat penyebab kematian berupa henti jantung dan pernapasan mendadak, yang diduga berkaitan dengan gangguan irama jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah ini membuat publik terkejut setelah terungkap bahwa Gao masih tetap harus bekerja saat kondisinya kritis di rumah sakit. Gao diketahui bekerja sebagai manajer di divisi perangkat lunak sebuah perusahaan teknologi.
Keluarga mengatakan, ketika Gao sedang ditangani dokter, ia justru dimasukkan ke grup kerja teknis di aplikasi WeChat. Salah satu rekan kerja bahkan sempat mengirim pesan yang meminta bantuannya untuk mengurus pesanan. Yang lebih mengejutkan, pesan soal tugas mendesak kembali masuk beberapa jam setelah Gao dinyatakan meninggal.
Data yang ditemukan keluarga juga menunjukkan bahwa Gao sempat masuk ke sistem perusahaan beberapa kali di hari kematiannya. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ia tetap bekerja meski kondisi tubuhnya sudah sangat lemah.
Menurut Yang, sang istri, Gao sudah lama menjalani beban kerja yang berat. Ia sering pulang larut malam karena urusan kantor, mulai dari rapat mendadak, menemui klien, hingga mengurus masalah teknis yang muncul tiba-tiba. Selain menulis dan mengembangkan perangkat lunak, Gao juga menangani tugas manajemen dan layanan pelanggan.
Dalam kesehariannya, Gao disebut hanya tidur sekitar enam sampai tujuh jam. Ia berangkat kerja sejak jam 7 pagi dan sering baru pulang hampir tengah malam, sekitar jam 12 malam. Bahkan saat sedang menyetir, ia masih mengikuti rapat atau menerima telepon pekerjaan.
Kekurangan pegawai di tempatnya bekerja membuat Gao harus mengerjakan tugas yang seharusnya dikerjakan oleh enam hingga tujuh orang. Sistem gaji dengan upah dasar rendah dan target tinggi membuatnya harus bekerja ekstra agar penghasilannya mencukupi.
Usai kematian Gao, sang istri menuding perusahaan bertindak tidak pantas. Ia mengaku perusahaan memproses pengunduran diri Gao dua minggu setelah ia meninggal serta membuang barang-barang pribadinya di kantor. Meski barang tersebut kemudian dikirim, kondisinya disebut rusak dan tidak terawat.
Pihak perusahaan sendiri telah mengajukan permohonan pengakuan kecelakaan kerja kepada otoritas ketenagakerjaan setempat. Hingga kini, proses tersebut masih berjalan dan belum ada keputusan resmi.
(vio/vio)
Makanan & Minuman
Stop Makan Telur Rebus Hambar! Ini Trik Biar Kamu Ketagihan Saat Bulking
Makanan & Minuman
Capek Makan Dada Ayam Hambar? Ini Cara Bikin Menu Bulking Jadi Nagih!
Kesehatan
Behel Bikin Sariawan & Gusi Sakit? Ini Obat Kumur yang Jadi Penyelamat Mulutmu!
Perawatan dan Kecantikan
Toner Pad Praktis untuk Mudik, Mediheal Teatree Trouble Pad Solusi Cepat Menenangkan Kulit Berjerawat di Perjalanan!
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Alasan Song Joong Ki & Song Hye Kyo Kembali Viral, Diduga Karena Hal Ini
8 Momen Artis Mudik Lebaran 2026, Bella Shofie Pakai Sheet Mask di Mobil
Demi Moore Pamer Kaki Jenjang dengan Gaun High-Slit Ekstrem di Premiere Film
Pakai Gaun Ketat & High Heels 20 Cm, Kim Kardashian Tersandung di Party Oscar











































