ADVERTISEMENT

Atlet Senam Jadi Miliuner karena TikTok, Dikritik karena Sering Foto Seksi

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 18 Nov 2022 15:00 WIB
Olivia Dunne Foto: Instagram Olivia Dunne
Jakarta -

Seorang atlet senam jadi sorotan karena kontennya di media sosial. Adalah Olivia Dunne, atlet kampus dari Louisiana State University yang punya penampilan cantik dan seksi. Popularitas Olivia bukan hanya mengundang perhatian netizen tapi juga pelatih olahraga. Ia disebut membuat kemunduran untuk atlet wanita karena sering foto seksi.

Olivia Dunne baru-baru ini dikomentari oleh pelatih basket Tara VanDerveer. Pernyataan Tara menjadi kontroversi setelah bicara mengenai kemunduran atlet wanita karena kini orang lebih fokus pada penampilan mereka. Menyinggung Olivia, coach dari Universitas Stanford tersebut mengatakan wanita masih harus memperjuangkan kesempatan untuk bisa menampilkan kemampuan mereka.

"Aku pikir kadang kita seperti pendulum berayun di mana kita mungkin mengambil dua langkah ke depan lalu kita mundur selangkah. Kita memperjuangkan semua kesempatan untuk berkompetisi, untuk bermain, untuk punya sumber, untuk punya fasilitas, untuk punya pelatih, dan semua hal yang terkait dengan atlet sekaliber Olimpiade," ujarnya dllansir NY Post.

@livvy

Mengetahui kritikan tersebut dialamatkan kepadanya, Olivia Dunne pun membalasnya lewat sebuah video TikTok. Dalam postingan, wanita itu tampak menyinggung coach Tara dengan suara Nicki Minaj yang berbunyi, 'Jika kamu tidak suka aku tidak apa-apa, tapi perhatikan ucapanmu' selagi memakai leotard universitas.

Popularitas Olivia menarik perhatian di dunia olahraga. Wanita tersebut disebut jadi miliuner di usia 18 tahun bahkan mendapat $2 juta (Rp 31 miliaran) per tahun dari endorsement. Di media sosial, Olivia memang cukup sering membagikan penampilan seksi. Karena itu, ia disebut mendapat keuntungan dari imej tersebut.

[Gambas:Instagram]



Sosoknya jadi kontroversi setelah NCAA (National Collegiate Athletic Association) membuat aturan bahwa timnas AS dilarang menerima uang dari internet. Setelah itu, Olivia pun bergabung di agensi WME Sports di mana ia lebih banyak mendapatkan endorsement, termasuk dari brand baju olahraga terkenal. Ia sendiri mengaku hanya ingin menginspirasi anak-anak muda.

"Aku haya ingin menjadi panutan untuk wanita-wanita muda. Aku ingin menjadi contoh yang bagus dan aku ingin menyampaikan pesat bahwa kita lebih dari olahraga. Ini sangat penting bagiku," katanya kepada New York Post.

"Sekarang aku sedang mencari keseimbanga antara sekolah, media sosial, dan gimnastik. Semuanya adalah prioritas utamaku dalam hidup. Aku pikir ini adalah waktu yang spesial sekarang dengan perubahan NIL, terutama untuk olahraga wanita karena tidak banyak liga profesional setelah kampus untuk wanita," tambah Olivia.

(ami/ami)