Niluh Djelantik, Desainer Sepatu yang Tinggalkan NasDem Usai Pencapresan Anies
Niluh Djelantik mundur dari Partai NasDem setelah pendeklarasian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden di 2024. Wanita asal Bali itu mengumumkan pengunduran dirinya lewat media sosial, Selasa (4/10/2022).
Niluh Djelantik diketahui sudah hampir tiga tahun menjabat sebagai salah satu Ketua Departemen Bidang UMKM DPP Partai NasDem.
"NILUH DJELANTIK konsisten tegak lurus pada perjuangan untuk rakyat bersama rakyat. Dengan atau TANPA partai politik. Sikapku tegas. Integritasku jelas. Terimakasih atas support kesayangan yang setiap menemaniku. Ketjup Sayang," demikian tertulis dalam unggahan di Instagram resminya, @niluhdjelantik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menambahkan tulisan pada caption, "Selamat tinggal NasDem 🙏❤️ Pengumuman resmi menyusul. Rapatkan barisan Kesayangan. Berjuang dengan integritas dan hati nurani untuk rakyat termarjinalkan."
Niluh Djelantik, politisi dan desainer asal Bali. Foto: (Instagram/ Ni Luh Djelantik) |
Niluh Djelantik memiliki nama lengkap Niluh Putu Ary Pertami Djelantik. Wanita yang dikenal sebagai pegiat sosial dan desainer mode ini lahir pada 15 Juni 1975.
Niluh Djelantik menempuh pendidikan di Universitas Gunadarma Jakarta sembari bekerja. Tamat kuliah, ia pulang ke Bali dan bekerja di perusahaan busana milik seseorang berkebangsaan Amerika Serikat.
Wanita 47 tahun ini merupakan seorang politisi yang juga memiliki bisnis sepatu. Seperti dikutip dari detikBali, karya-karyanya sudah banyak diakui dan dipakai sejumlah pesohor dunia, sebut saja Gisele Bundchen, Paris Hiltom dan Julia Roberts.
Lahir dan dibesarkan di Bali, Niluh Djelantik selalu punya kisah manis dengan sepatu. Dia mendirikan brand 'Nilou' pada 2003, dimulai dengan mempekerjakan dua pengrajin sepatu lokal.
Niluh Djelantik. Foto: Rahmi Anjani/Wolipop |
Bisnis sepatu yang dijalankannya bukan tanpa hambatan. Pada 2005, Niluh adalah pendatang baru yang cukup dikenal dan sudah mengekspor produknya ke banyak negara. Ia bahkan mendapat tawaran dari distributor Prancis dan Italia untuk menjadi partner mereka.
Sayangnya, penawaran itu memaksa Niluh memindahkan produksi ke China. Tidak mau berpisah dengan para karyawannya, ia pun menolak. Akhirnya distributor itu mendirikan merek sendiri bernama Nilou yang hanya bertahan satu musim.
Setelah itu, Niluh mulai bekerjasama dengan merek-merek internasional seperti Zimmerman, Charlie Joe, dan Tristan Blair. Meski harus menempelkan brand dan negara lain di sepatu produksinya, ia rela asal tetap bersama anak-anak buahnya. Hingga pada 2008, Niluh akhirnya membuat brand baru dengan nama Niluh Djelantik yang kemudian langsung dipatenkan.
Seperti dilansir situs resminya, koleksi sepatu Niluh Djelantik mencerminkan wanita modern yang selalu aktif, mengutamakan kualitas dan menghargai segala keindahan dalam hidup.
(hst/hst)
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang













































