ADVERTISEMENT

5 Fakta Shoji Morimoto, Dibayar Rp 1 Juta untuk Tidak Melakukan Apa-apa

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 08 Sep 2022 18:02 WIB
Shoji Morimoto Foto: Dok. Shoji Morimoto
Jakarta -

Seorang pria bernama Shoji Morimoto jadi viral karena berhasil mewujudkan pekerjaan impiannya. Bukan sebagai dokter, pilot atau pengacara, lulusan S2 itu malah memilih untuk tidak melakukan apa-apa. Meski tidak mengerjakan hal yang dianggap penting, Shoji dibayar cukup mahal dan bisa menafkahi istri dan anaknya. Berikut lima fakta Shoji Morimoto.

Shoji Morimoto Menyewakan Diri
Shoji Morimoto adalah seorang pria 38 tahun asal Tokyo yang dalam tiga tahun terakhir jadi sukses dan terkenal dengan cara unik. Shoji bisa dibilang membangun kariernya dengan tidak melakukan apa-apa. Bukan menganggur, Shoji menyewakan jasanya untuk menemani orang lain karena itu dianggap bukan pekerjaan bagi kebanyakan orang.

Shoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATEShoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATE Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Pria tersebut menyewakan dirinya kepada orang-orang yang membutuhkan untuk melakukan hal-hal sederhana, seperti mendengarkan cerita, melihat bunga sakura mekar bersama, atau hanya sekadar ada di tempat. Selain dibayar, orang yang menyewa pun umumnya akan diminta untuk membiayai transportasi, makanan, atau minuman jika ada.

"Pada dasarnya, aku menyewakan diriku sendiri. Pekerjaanku adalah apa yang diinginkan klienku dan tidak melakukan apa-apa secara khusus," kata Shoji kepada Reuters.

Shoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATEShoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATE Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Lulusan S2 Jurusan Fisika
Dilansir Oddity Central, Shoji Morimoto dulu adalah pelajar yang rajin dan pintar. Dia pun belajar dengan keras dan mendapat nilai yang bagus hingga lulus dengan gelar S2 di jurusan fisika dari kampus bergengsi Universitas Osaka.

Sebelum menyewakan dirinya, ia sempat bekerja sebagai editor buku tapi tiga tahun kemudian memutuskan untuk resign karena tidak sesuai dengan karier yang diinginkannya. Pada 2018, Shoji terinspirasi filosofi Nietzsche yang mengubahkan perspektifnya dalam hidup. "Aku sekolah S2 Karena orang-orang di sekitarku melakukan itu jadi aku hanya mengikuti tanpa berpikir, aku jarang hidup dengan inisiatifku sendiri," katanya.

Shoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATEShoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATE Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Awalnya Gratis
Sebenarnya awalnya Shoji membuka jasa ini secara gratis kecuali untuk biaya transportasi dan makanan. Tapi kebanyakan orang yang menyewanya bersikeras memberikan uang yang dulu diterimanya dengan berat hati. Belakangan ia pun mulai menerimanya dengan terbuka karena sudah terbiasa. Shoji biasanya meminta bayaran dari klien 10.000 yen atau Rp 1 jutaan.

Shoji Morimoto Jadi Viral
Pekerjaannya bisa dibilang aneh tak disangka hal tersebut menjadi viral di media sosial. Tak lama setelah mengunggahnya ke internet, ia menerima banyak pesanan. Shoji juga jadi banyak follower dan mendapat tawaran untuk tampil di televisi, majalah, dan lain-lain. Ia bisa dibilang sudah terkenal selebriti bahkan mengeluarkan buku dan komik sendiri.

Shoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATEShoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATE Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Menolak Pekerjaan Seksual
Shoji biasanya menerima pekerjaan apapun tapi tetap punya batasan. Ia tidak mau mengambil tugas yang melibatkan kegiatan seksual. Shoji pun pernah menolak beberapa tawaran, seperti memindahkan kulkas dan bepergian ke Kamboja. Selain itu, Shoji dengan senang hati membantu. Salah satu kliennya bernama Aruna Chida, seorang analis data, mengaku puas dengan pelayanan Shoji untuk menemaninya karena tidak harus banyak bicara.

"Kalau dengan teman-temanku, aku merasa aku harus menghibur mereka. Tapi dengan pria sewaan, aku merasa tidak harus banyak bicara," ungkapnya.

(ami/ami)