Ini Bedanya Tantangan Wanita Karier di Indonesia dan Asia Versus Negara Barat
Wanita di seluruh dunia masih berjuang untuk mendapatkan persamaan hak dalam bekerja. Meski kesempatan berkarier sudah hampir setara, wanita punya lebih banyak beban sosial dan keraguan yang menghalangi potensi mereka. Wanita di mana pun umumnya mengalami problema yang serupa dalam mngembangkan kariernya. Tapi menurut corporate speaker global, ada sedikit perbedaan untuk wanita Indonesia.
Corporate speaker, Rany Moran, beberapa waktu lalu mengenalkan program coaching Forces of Feminity yang dikhususkan untuk wanita. Motivator yang berbasis di Australia itu pun bicara soal tantangan mereka dalam memaksimalkan potensi di tempat kerja.
Rany yang berpengalaman menjadi coach di Australia, Singapura, dan Indonesia itu pun melihat kesamaan dan perbedaan di antara para wanita karier. Umumnya, baik wanita Asia atau Barat sama-sama sering mempertanyakan validitas dan self worth mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mau sesukses apapun, sekaya apapun pasti begitu rasanya. Nggak merasa worthy enough, capable enough, karena dididik sebagai wanita harus mempertimbangkan opini orang lain. Jadi, gimana kita harus egois melihat diri itu kita nggak terbiasa," kata Rany ketika diwawancara Wolipop di CGV Pacific Place beberapa waktu lalu.
Sementara tantangan wanita Indonesia dinilai Rany lebih kompleks. Motivator yang juga pebisnis tersebut mengatakan jika wanita karier di Indonesia dan Asia harus mempertimbangkan lebih banyak hal dalam mengambil keputusan terkait pekerjaan.
"Lebih kompleks di Asia karena ada faktor culture, society expectation, dan keluarga jadi keputusan satu orang itu bukan keputusan dia sendiri. When I see one klien I see parents, the partner, anak2, society, environment. A lot of differents perspective yang ada dalam satu orang. Itu bedanya untuk di Indonesia dan Asia," kata ibu dua anak tersebut.
Rany Moran beralih sebagai corporate speaker setahun belakangan. Ia mendalami pendidikan untuk menjadi psychological counselor dan jadi profesional coach selama empat tahun. Rany sendiri termotivasi untuk menjadi motivator karier setelah mengalami depresi dan berjuang untuk bangkit dari kegagalan dua bisnisnya.
(ami/ami)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Mengenal Cigarette Jeans, Model Celana Jeans Ala 80an yang Tren di 2026
Drakor Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk Tayang 2026, Aktingnya Tuai Sorotan
Ramalan Zodiak 9 Januari: Aries Tetap Waspada, Taurus Banyak Tekanan
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan











































