ADVERTISEMENT

Jangan Dulu Resign, Ini 5 Cara Kembangkan Karier Saat Kamu Merasa 'Stuck'

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 13 Apr 2022 19:02 WIB
Ilustrasi wanita karier Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi Corona membuat banyak orang mengalami kesusahan sekaligus memikirkan opsi-opsi lain dalam pekerjaan. Sebagian profesional menyadari bahwa usaha yang mereka keluarkan harus lebih banyak untuk menuju kesuksesan tapi ada juga yang justru ingin suasana lebih menantang.

Berdasarkan riset dari Microsoft, 41% pekerja tengah mempertimbangkan untuk resign dan pindah kantor atau karier mereka di 2021/2022. Salah satu masalah yang baru disadari adalah perasaan stuck atau tidak ada perkembangan setelah mengkontemplasikannya ketika pandemi Corona.

Tapi meninggalkan pekerjaan lama atau pindah perusahaan belum tentu adalah solusi terbaiknya. Apalagi di masa-masa sekarang lowongan seringkali sulit didapatkan. Kamu yang ingin mengembangkan karier tanpa perlu resign, bisa mempertimbangkan lima cara 'levelling up at work' menurut corporate speaker Rany Moran:

1. Ketahui Nilai Diri
Rany Moran adalah corporate speaker yang menghadirkan program Forces of Feminity untuk wanita yang ingin meningkatkan karier mereka. Salah satu langkah penting yang diajarkan adalah untuk mengetahui self worth. Menurutnya penting untuk bisa menilai diri dan orang lain sehingga tahu bagaimana memposisikan diri di keseharian dan ketika bertemu atau bernegosiasi dengan klien untuk pekerjaan.

"Karena kalau tidak punya self worth yang tinggi kamu tidak bisa berprestasi dengan maksimal. Karena itu, coba list down apa yang membuatmu merasa baik dan buruk terhadap diri sendiri untuk bisa membangun kemampuan dan kesempatan baru agar dapat maju," katanya dalam peluncuran program 'Forces of Femininity' di CGV Pacific Place, Rabu, (13/4/2022).

2. Latih Otak untuk Jadi Fokus
Untuk sukses, bukan hanya dibutuhkan ilmu dan pengalaman tapi juga kemampuan untuk fokus. Dalam programnya yang diberikan kepada para profesional di perusahaan, Rany Moran juga menekankan pentingnya berkonsentrasi dan punya batasan.

"Seringkali kita scroll (media sosial) tanpa jeda itu menyebabkan pleasure seeking behaviour atau mencari kesenangan sementara. Kalau tidak punya boundaries itu akan sulit," kata ibu dua anak yang berbasis di Australia itu.

3. Jangan Ragu untuk Bicara
Dalam 'Forces of Feminity', Rany memberikan coaching khusus untuk para wanita. Ia pun memfokuskan programnya untuk memecahkan masalah-masalah yang mereka hadapi di tempat kerja. Salah satunya adalah keraguan untuk berbicara. Menurutnya, wanita sering kali khawatir dan mempertanyakan diri sendiri sehingga sulit mengungkap opini. Karenanya, mulailah berani berpendapat agar lebih dilirik naik jabatan.

4. Rangkul Feminitas dan Maskulinitas
Hal lain yang menurutnya penting untuk menunjang karier wanita adalah menyeimbangkan antara karakteristik feminin dan maskulin yang ada dalam diri. "Kita tidak harus berpikir seperti pria untuk sukses tapi wanita bisa jadi tangguh sekaligus penuh kasih sayang. Perlu merangkul dua sisi itu untuk bisa memimpin dan mengatasi situasi dan tidak takut tekanan dari luar," ujar Rany.

5. Terima Kritikan
Untuk bisa naik pangkat, seseorang harus bisa menerima kritikan dan belajar untuk memperbaiki diri. Rany Moran mengatakan jika wanita kerap kali menyalahkan orang lain dan diri sediri ketika dikritik karena merasa harga diri dan egonya diserang. Daripada sakit hati, ada baiknya belajar melihat kesalahan dengan obyektif dan menjadikan kritik sebagai feedback yang membangun.

(ami/ami)