Tinggalkan Istana untuk Nikahi Pria Biasa, Ini Pekerjaan Putri Mako Sekarang

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 12 Apr 2022 11:34 WIB
Japanese Princess Mako looks at works at a calligraphy exhibition in Tokyo, Japan February 9, 2018. REUTERS/Toru Yamanaka/Pool Foto: REUTERS/Toru Yamanaka/Pool
Jakarta -

Putri Mako dari Jepang yang kini dikenal sebagai Mako Komuro telah meninggalkan istana untuk hidup sebagai orang biasa. Setelah menikah dengan Kei Komuro yang tidak datang dari keluarga bangsawan, ia harus melepas statusnya dan menjadi rakyat biasa. Baru-baru ini terungkap pekerjaan Mako setelah ia melepas statusnya sebagai putri kerajaan.

Mantan Putri Mako dan suaminya Kei tinggal di New York, Amerika Serikat setelah menikah. Mako ikut dengan suaminya yang bekerja sebagai pengacara di firma hukum di New Jersey. Sebelumnya, wanita 30 tahun itu dikatakan akan mencari pekerjaan. Dilaporkan kini ia sudah bekerja di tempat bergengsi yakni Metropolitan Museum of Art (Met).

Japan's Princess Mako will lose her royal title when she marries her commoner sweetheart Shizuo Kambayashi POOL/AFP/FileJapan's Princess Mako will lose her royal title when she marries her commoner sweetheart Shizuo Kambayashi POOL/AFP/File Foto: Shizuo Kambayashi POOL/AFP/File

Mako disebut bekerja di Met tapi sebagai volunter tidak dibayar. Dilansir Japan Times, wanita tersebut kini sedang bertugas untuk membantu mengurus pameran lukisan yang terinspirasi kehidupan biksu di abad ke-13 yang memperkenalkan Buddhisme di Jepang.

Pekerjaan sebagai volunter di museum Met sendiri cukup berkaitan dengan kuliahnya. Mako diketahui mengambil jurusan sejarah seni di Universitas Edinburgh, Skotlandia bahkan mendapat gelar master di jurusan museum dan galeri seni dari Universitas Leicester, Inggris.

Pekerjaan itu mungkin tidak menghasilkan uang tapi tentunya bisa membuka pintu untuk karier dan kehidupan baru Mako di New York. Museum terkenal itu sendiri diketahui hanya berjarak 10 menit dari tempat tinggal Mako dan suami.

Mako Komuro, former Princess Mako, and Kei Komuro, right, arrive at John F. Kennedy International Airport in the Queens borough of New York Sunday, Nov. 14, 2021. The Japanese princess who gave up her royal status to marry her commoner college sweetheart arrived in New York on Sunday, as the couple pursued happiness as newlyweds and left behind a nation that has criticized their romance. (Kyodo News via AP)Mako Komuro, former Princess Mako, and Kei Komuro, right, arrive at John F. Kennedy International Airport in the Queens borough of New York Sunday, Nov. 14, 2021. The Japanese princess who gave up her royal status to marry her commoner college sweetheart arrived in New York on Sunday, as the couple pursued happiness as newlyweds and left behind a nation that has criticized their romance. (Kyodo News via AP) Foto: Kyodo News via AP

Meninggalkan istana Akasaka di Tokyo, Putri Mako dilaporkan menyewa apartemen di New York. Meski bukan istana tentu apartemen yang dihuni pasangan pengantin baru ini tidaklah murah. Terletak di kawasan elit, harga sewanya bisa mencapai ratusan juta untuk sebulan.

Mako sendiri seharusnya bisa menerima 150 juta Yen atau sekitar Rp 19,5 miliar sebagai seorang putri kerajaan. Sumber Kyodo News di pemerintahan mengatakan uang tunjangan miliaran itu didapatkan dari pajak rakyat. Namun Mako memilih menolak uang tunjangan demi bersama dengan Kei yang sudah lama menjadi kekasihnya.

(ami/ami)