ADVERTISEMENT

Penampilan Putri Aiko dari Jepang Rayakan Ulang Tahun ke-20, Pakai Tiara Bekas

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 06 Des 2021 18:48 WIB
Putri Aiko Foto: dok. Imperial Household Agency
Tokyo -

Putri Aiko dari Jepang ulang tahun ke-20 pada Rabu (1/12/2021). Putri satu-satunya dari anak tunggal dari Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako itu merayakan ulang tahunnya dengan perayaan kerajaan yang lebih sederhana karena masa pandemi.

Sang putri merayakan ulang tahunnya di Istana Imperial, Tokyo, Minggu (5/12/2021). Menyapa orangtua, Putri Aiko tampil dengan gaun putih panjang. Dia pun memilih untuk menggunakan tiara bekas bibinya. Biasanya putri di Keluarga Kekaisaran menerima tiara baru pada ulang tahun ke-20.

Acara tersebut berlangsung sederhana. Tidak ada perjamuan atau pesta minum teh yang biasa diselenggarakan oleh keluarga kerajaan di acara-acara formal. Hal ini karena pandemi Corona.

Dalam acara tersebut, dia memberikan penghormatan kepada orangtuanya. Dia lalu berkunjung ke Sento Kari Gosho untuk bertemu dengan kakeknya Kaisar Emeritus Akihito dan neneknya Permaisuri Emerita Michiko.

Dalam pernyataan resminya, Putri Aiko mengucapkan syukur dengan usia barunya. "Aku sangat bersyukur dengan semua orang yang telah terlibat dalam perjalananku sampai hari ini," ungkap sang putri dalam Imperial Household Agency.

Memasuki usia dewasa, Putri Aiko pun menerima tanggung jawab dari kerajaan. Dia akan memiliki beragam tugas kerajaan.

Meski Aiko akan menjalani tugas sebagai anggota kekaisaran Jepang, namun sayangnya dia tidak bisa mewarisi gelar kekaisaran ayahnya. Hal tersebut karena gendernya.

Rumah Tangga Kerajaan Kekaisaran masih beroperasi di bawah sistem primogeniture preferensi laki-laki, yang berarti hanya ahli waris laki-laki yang dapat naik takhta. Nasib Putri Aiko di masa depan pun dipertanyakan oleh banyak orang yang diprediksi akan menyerupai sepupunya Putri Mako yang harus keluar dari kerajaan karena menikahi pria biasa.

Lantaran, aturan di kekaisaran Jepang yang masih sangat konservatif. Di mana wanita dari keluarga kerajaan tidak bisa menikahi orang biasa. Jika tetap memilih cinta dengan menikahi rakyat jelata, maka akan melepas gelar dan merelakan tunjangannya.

Putri Aiko kini tengah berkuliah di Gakushuin University di Tokyo mengambil jurusan literatur Jepang.



Simak Video "Putri Aiko dari Jepang Tak Bisa Warisi Gelar Kekaisaran"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)