ADVERTISEMENT

Kontroversi Perenang Transgender, Rekan Satu Tim Tak Nyaman Saat Ganti Baju

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 28 Jan 2022 18:15 WIB
Penn transgender swimmer Lia Thomas speaks to her coach after winning the 500 meter freestyle during an NCAA college swimming meet with Harvard Saturday, Jan. 22, 2022, at at Harvard University in Cambridge, Mass. The University of Pennsylvania says it will work with the NCAA under its newly adopted standards for transgender athletes. Swimmer Lia Thomas competed on the men’s team at Penn before transitioning. (AP Photo/Josh Reynolds) Lia Thomas, Perenang Transpuan yang Jadi Kontroversi. Foto: AP/JOSH REYNOLDS
Jakarta -

Perenang transgender wanita, Lia Thomas, jadi kontroversi karena diikutkan dalam tim wanita. Banyak orang tidak setuju karena ia masih memiliki fisik dan kekuatan selayaknya pria. Selain dianggap tidak adil, partisipasi atlet transpuan itu juga menjadi polemik di antara rekan-rekan satu tim. Beberapa mengatakan tidak nyaman ketika ganti baju di ruangan yang sama dengan Lia.

Lia Thomas adalah atlet renang dari Universitas Pennsylvania. Setelah tiga tahun bergabung dengan tim pria, ia dipindahkan ketika mulai menjalani terapi hormon untuk menjadi wanita. Namun rekan-rekan satu timnya sekarang merasa tidak nyaman melihat bagian tubuh pribadi Lia di kamar ganti. Apalagi Lia juga diketahui menyukai wanita.

"Itu pastinya canggung karena Lia masih memiliki bagian tubuh pria dan masih tertarik dengan wanita," kata seorang perenang kepada Daily Mail.

Penn transgender swimmer Lia Thomas speaks to her coach after winning the 500 meter freestyle during an NCAA college swimming meet with Harvard Saturday, Jan. 22, 2022, at at Harvard University in Cambridge, Mass. The University of Pennsylvania says it will work with the NCAA under its newly adopted standards for transgender athletes. Swimmer Lia Thomas competed on the men's team at Penn before transitioning. (AP Photo/Josh Reynolds)Lia Thomas, Perenang Transpuan yang Jadi Kontroversi. Foto: AP/JOSH REYNOLDS

Dikatakan jika ketika berganti pakaian, mereka masih bisa melihat bagian pribadinya meski kadang ditutup handuk. Mengingat Lia juga diketahui berkencan dan tertarik secara seksual dengan wanita, rekan-rekan satu tim semakin tidak nyaman membuka baju di depannya. Sumber mengatakan banyak yang sudah mengungkap masalah ini pada pelatih tapi tidak dihiraukan.

"Beberapa perenang sudah mengatakannya, beberapa kali. Tapi kami pada dasarnya diberi tahu kami tidak bisa mengucilkan Lia dengan tidak membiarkannya di ruang ganti dan tidak ada yang bisa dilakukan, kami pada dasarnya harus menghiraukan dan menerimanya, atau kami tidak bisa pakai kamar ganti," katanya.

Lia ThomasLia Thomas, Perenang Transgender yang Jadi Kontroversi Foto: Dok. Universitas Pennsylvania

Perenang di tim kampus itu juga merasa kesal karena Lia Thomas dianggap tak peduli dengan keresahan teman-teman satu tim. "Itu sangat mengesalkan karena Lia seperti tidak peduli dengan perasaan orang lain. 35 orang dari kami diminta untuk menerima merasa tidak nyaman di ruangan dan kamar ganti kami sendiri," lanjut wanita itu.

Para perenang wanita mengeluhkan universitas mereka hanya mempedulikan Lia. Apalagi transgender 22 tahun itu sendiri juga seperti menikmati atensi yang tertuju padanya. Karena itu, sumber mengaku senang dengan kebijakan baru terkait atlet transgender.

Direncanakan Lia akan berpartisipasi dalam kategori terbuka dari pada pria atau wanita. Sebelumnya Lia Thomas cukup mendominasi kemenangan ketika ditandingkan dengan perenang wanita.

Lia ThomasPerenang Transgender Lia Thomas Sebelum Transisi. Foto: Dok. Universitas Pennsylvania

"Tim renang AS lebih konservatif dan mereka memang punya bisnis dalam pertandingan. Ada banyak orang yang berenang sepanjang hidup mereka, yang punya anak dan anak perempuan yang berenang, dan melihat bagaimana ini mengubah komunitas renang," kata sumber.

(sra/ami)