Viral Kisah Sedih MUA Harus Tetap Makeup Pengantin di Hari Ayahnya Meninggal

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 16 Jan 2022 19:40 WIB
Kisah pilu viral di media sosial. Kisah sedih viral di media sosial. Foto: Dok. Tangkapan layar akun TikTok @arrumfl.
Jakarta -

Hati wanita ini begitu sesak, ketika mengetahui cinta pertamanya telah tiada. Wanita ini kehilangan ayah kandungnya. Namun dia harus kuat dan tegar karena di hari ayahnya meninggal, tetap menjalankan pekerjaannya sebagai MUA pengantin.

Kisah memilukan hati ini diunggah oleh pemilik akun TikTok @arrumfl. Dalam video unggahannya, ia tampak terpukul ketika melepas sang ayah ke pemakaman. Setelah memakamkan ayahnya, sang makeup artist menjalankan pekerjaannya menjadi makeup artist (MUA).

"Hidup paling ancur tapi alhamdulillah bisa dilewati 💔. Harus tetap kerja walau hari itu bokap meninggal. Level paling hancur tapi harus bertahan," tulis akun TikTok @arrumfl.

Kisah pilu viral di media sosial.Kisah pilu viral di media sosial. Foto: Dok. Tangkapan layar akun TikTok @arrumfl.

Video tersebut langsung viral dan warganet yang membanjiri kolom komentar ikut menguatkannya. Netizen yang berkomentar ikut merasakan kesedihan makeup artist tersebut.

"Salut banget kamu profesional sekali kak🤍," ucap pengguna TikTok @Cyncyntiii.

"Semangat kakk, kaka keren ga ninggalin tanggung jawab kerjanya🥰 Semoga husnul khotimah bapaknya kak🥰," doa akun @Zaraa.

"Kuat banget, salut sama profesionalitasnya🥺," kagum akun @Fufu kafulifu.

"Semangat kaaa🥺 kaka kuat kok," timpal akun @🌻.

@arrumfl

Hidup paling ancur tp alhamdulillah bisa dilewati 💔

♬ suara asli - jasjus dust

Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah mewawancarai Arum Fitri Larasati yang mengunggah video tersebut di akun TikToknya. Pemilik akun Instagram @rum_mua itu mengungkapkan kisah sedihnya bagaimana dia harus tetap bekerja di hari ayahnya meninggal dunia.

"Aku sebagai MUA yang tanggal 18 Desember 2021 jam 01.30 WIB dini hari kehilangan ayah, di hari yang bersamaan jam 07.00 WIB - 09.00 WIB, ada job makeup yang harus dilaksanain dan ngggak bisa dicancel," ujar Arum yang tinggal di Cibubur, Jawa Timur itu.

Wanita lulusan juru rias busana di Bandung ini mengatakan pada hari ayahnya meninggal tersebut dia harus tetap kuat. Dia mencoba bertahan karena tidak ada pilihan lain untuk melakukan pekerjaannya merias pengantin. Dia pun mengucapkan terima kasih pada warganet yang memberikannya dukungan dan ikut mendoakan sang ayah.

(gaf/eny)