Kisah Haru Suni Lee, Tragedi dan Cedera Berujung Medali Emas Olimpiade 2020
Terkejut sambil menutup mulut yang ternganga dengan kedua tangan. Demikian reaksi pesenam artistik Amerika Serikat Sunisa Lee setelah mengetahui dirinya mendapat skor tertinggi. Sebuah medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pun berhasil diraihnya.
Atlet AS keturunan Asia ini tak pernah menyangka bakal membawa pulang medali emas. Apalagi, penampilannya pada final all-around individu, Kamis (29/7/2021), ini terbilang mendadak. Ia tampil sebagai pengganti Simone Biles, sang 'ratu senam' yang mundur karena alasan kesehatan mental.
"Rasanya momen ini seperti tak nyata. Aku tadinya berpikir tidak akan bisa ada di sini. Sungguh, ini seperti sebuah mimpi," kata perempuan yang akrab disapa Suni itu seperti dikutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi Sunisa Lee di Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021). Atlet senam artistik asal AS ini berhasil meraih medali emas. (Foto: Getty Images/Jamie Squire) |
Keberhasilan itu kian terasa mengejutkan karena Sunisa Lee menang tipis dari kedua rivalnya setelah mencatatkan nilai akhir 57,433. Peraih medali perak Rebeca Andrade dari Brasil mendapatkan skor 57,298. Menyusul kemudian, peraih medali perunggu Angelina Melnikova dari ROC (Komite Olimpiade Rusia) dengan nilai 57,199.
Belum lagi usianya yang terbilang masih belia. Berusia 18 tahun, Suni menjadi yang termuda di tim senam AS.
Kemenangan Sunisa Lee langsung disambut meriah oleh rekan-rekannya, termasuk Simone Biles yang menyaksikan langsung dari bangku penonton.
"Dukungan mereka sangat berarti buatku. Hal yang menyebalkan adalah aku tidak bisa tampil bersama Simone di final tadi. Namun, berkat kedatangannya di arena, aku sangat senang dan terbantu. Dia adalah inspirasi terbesarku" ucap Lee.
Reaksi Sunisa Lee saat diumumkan sebagai peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: AP/Morry Gash) |
Dukungan juga datang dari keluarga dekat dan teman-temannya di kota asalnya, Oakdale, Minnesota. Mereka ramai-ramai menyaksikan aksi Suni Lee di sebuah acara nonton-bareng. Sorak bahagia langsung pecah ketika nama Suni resmi diumumkan sebagai juara pertama.
Orangtua Suni pun tak dapat menahan tangis haru melihat putrinya menorehkan prestasi baru. "Sulit untuk mendeskripsikan perasaan kami dengan kata-kata saat ini," kata sang ayah, John Lee, yang merupakan pengungsi beretnis Hmong dari Laos.
Ibu Suni, Yeev Thoj, merasa sangat bangga mengingat jatuh-bangun yang sempat dirasakan putrinya. "Semua cedera yang dialaminya. Dia juga pernah melalui masa sulit, pulang ke rumah dengan keadaan sangat stres dan menangis. Semua akhirnya terbayarkan," ungkap Yeev.
Foto: AP/Natacha Pisarenko |
Tahun lalu, di tengah persiapan untuk Olimpiade Tokyo 2020, Sunisa Lee mengalami cedera tendon achilles. Kondisi tersebut memaksanya untuk beristirahat selama dua bulan lebih. Ia juga harus menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan paman dan bibinya karena COVID-19.
Sebelumnya, kondisi mental perempuan yang memiliki nama lahir Sunisa Phabsomphou ini sempat terpuruk menyusul tragedi yang menimpa ayahnya. Pada 2019, John yang sangat bersemangat mendukung putrinya menjadi atlet gimnastik sejak kecil, terjatuh dari ketinggian ketika sedang membantu tetangganya memangkas pohon. Kejadian tersebut menyebabkan John lumpuh dari pinggang hingga kaki.
Kehilangan semangat, Suni Lee sempat berniat berhenti dari dunia gimnastik. Namun berkat dukungan ayah dan keluarganya, ia mencoba tetap bertahan. Beberapa hari setelah kecelakaan, ia akhirnya memberanikan diri untuk tampil perdana di kejuaraan gimnastik AS dan mendedikasikan penampilan tersebut untuk sang ayah.
Keluarga dan kerabat merayakan kemenangan Sunisa Lee di Olimpiade Tokyo 2020 saat acara nonton bersama di Oakdale, Minnesota, AS. (Foto: Elizabeth Flores/Star Tribune via AP) |
Prestasinya pun berlanjut hingga Olimpiade Tokyo 2020 meski tadinya ia bukan unggulan seperti para seniornya. Namun, usaha keras membuktikan dia sebagai juara.
Suni Lee menjadi wanita keturunan Hmong-AS pertama yang menyabet medali emas dalam sejarah Olimpiade. Namanya kini sejajar dengan para 'ratu senam' AS yang sukses mempertahankan posisi AS pada nomor all-around individu putri di Olimpiade sebelumnya. Mereka di antaranya, Carly Patterson (2004), Nastia Liukin (2008), Gabby Douglas (2012), dan Biles (2016).
"Momen ini sungguh emosional. Tapi aku sangat bangga dengan diriku karena medali ini juga mustahil tanpa andil pelatih, tim medis dan orangtuaku. Ini sungguh seperti bukan kenyataan," kata Sunisa Lee yang masih belum bisa memercayai kemenangannya di Olimpiade Tokyo 2020.
(dtg/dtg)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Merekam Jejak Organisasi Perempuan Tertua Indonesia, Target Diakui UNESCO
Kisah Pengemis Bikin Geram, Punya 3 Rumah Bahkan Buka Usaha Pinjaman
Daftar 10 Pekerjaan Terancam AI dan yang Diprediksi Tetap Aman
Kris Jenner Dijuluki 'Ratu Janda' di China, Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
Ramalan Zodiak 5 April: Aquarius Jauh dari Harapan, Capricorn Tetap Sabar
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami












































Aksi Sunisa Lee di Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021). Atlet senam artistik asal AS ini berhasil meraih medali emas. (Foto: Getty Images/Jamie Squire)
Reaksi Sunisa Lee saat diumumkan sebagai peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: AP/Morry Gash)
Foto: AP/Natacha Pisarenko
Keluarga dan kerabat merayakan kemenangan Sunisa Lee di Olimpiade Tokyo 2020 saat acara nonton bersama di Oakdale, Minnesota, AS. (Foto: Elizabeth Flores/Star Tribune via AP)