Sosok Sarah Thomas, Wanita Pertama yang Jadi Wasit Pertandingan Super Bowl
Super Bowl ke-55 yang baru saja dilangsungkan mencetak sejarah karena kehadiran tiga wanita. Kali ini hadir Sarah Thomas sebagai wasit, Lori Locust sebagai asisten garis pertahanan, serta Marah Javadifar yang merupakan asisten pelatih kekuatan dan pengkondisian. Sarah sendiri adalah sosok yang sudah tidak asing dalam dunia olahraga. Ia merupakan wasit wanita penuh waktu pertama dalam NFL yang tahun lalu memimpin pertandingannya.
Sarah Thomas menjadi wanita pertama yang memimpin pertandingan Super Bowl. Wanita asal Mississippi, Amerika Serikat tersebut tentu bangga dengan prestasinya yang bisa dibilang mendobrak dunia olahraga. Sempat terharu, ia mengaku ingin menginspirasi anaknya dan wanita lain di dunia.
"Ini sangat berarti. Aku tidak pernah bercita-cita menjadi yang pertama dalam hal ini tapi mengetahui dampak yang aku berikan bukan hanya pada anak perempuanku tapi gadis-gadis muda di mana pun, wanita-wanita di mana pun, ketika aku menginjak kaki di lapangan itu, dan aku meresapinya, aku tahu mungkin akan sedikit menangis. Ini sangat menakjubkan dan aku sangat merasa terhormat untuk menjadi bagian dari kru Super Bowl tahun ini," ungkapnya dilansir Sporting News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Down judge Sarah Thomas (53) poses for a photo prior to the NFL Super Bowl 55 football game between the Kansas City Chiefs and the Tampa Bay Buccaneers, Sunday, Feb. 7, 2021, in Tampa, Fla. (Ben Liebenberg via AP) Foto: AP/Ben Liebenberg |
Wanita 46 tahun itu mulai menjadi wasit sejak lulus kuliah. Ketika itu, ia sering memimpin jalannya pertandingan football SMA. Sarah Thomas mulai bergabung dalam Conference USA di 2007 dan bekerja di kampus footbal sebelum masuk NFL di 2015 di mana ia menjabat sebagai 'line judge'.
Menjadi seorang wasit bukan profesi yang populer di kalangan wanita. Sarah sendiri memang sudah menyukai basket dan sofbol sejak kecil dan mengaku tidak mendapati banyak kesulitan atau seksisme karena gendernya. Meski begitu Sarah memang sering kali harus menutup rambutnya dengan topi dan mengurangi pemakaian makeup ketika bekerja di lapangan.
Down judge Sarah Thomas (53) poses for a photo prior to the NFL Super Bowl 55 football game between the Kansas City Chiefs and the Tampa Bay Buccaneers, Sunday, Feb. 7, 2021, in Tampa, Fla. (Ben Liebenberg via AP) Foto: AP/Ben Liebenberg |
"Aku dibesarkan dengan banyak saudara. Aku dulu bermain di liga basket pria. Aku tidak pernah membiarkan genderku menjadi penghalang atau alasan untuk orang-orang bersikap tertentu. Jika mereka punya perasaan (senang atau buruk) mengenaiku, itu adalah masalahnya. Bukan aku," katanya.
Seperti yang dikatakannya, Sarah tidak pernah membayangkan bahwa ia bisa menjadi wasit yang sukses. Meski merasa cocok dengan pekerjaan ini, diakuinya jika menjadi wasit cukup sulit. "Kamu harus bisa menerima kritikan membangun Kamu harus punya swagger (kepercayaan diri) tapi bukan sombong. Kamu perlu punya indera keenam. Kamu tidak boleh mengambil hati. Itu semua adalah refleksi dari bagaimana aku dibesarkan dan pengalaman bertahun-tahun berolahraga," ungkap Sarah kepad Elle.
Untuk bisa berada di posisi sekarang, Sarah menghabiskan banyak waktu untuk belajar dan menetapkan tujuan. Selain itu, ia menjaga kebugaran tubuh untuk bisa bekerja dengan kapasitas tinggi sekaligus mengatasi stres. Sarah pun berharap bisa punya karier yang langgeng dalam industri olahraga.
"Apa yang aku paling banyak pelajari dari pekerjaan ini adalah kamu sebaiknya melakukan sesuatu karena kamu menyukainya. Jangan bercita-cita untuk dapat pengakuan. Jika kamu bekerja keras pengakuan itu akan datang. Kamu harus percaya dengan dirimu sendiri," ujar Sarah Thomas yang baru saja jadi wasit Super Bowl.
(ami/ami)
Home & Living
Rekomendasi Hampers Lebaran Perlengkapan Rumah yang Estetik & Bisa Dipakai Sehari-hari
Fashion
Tas Serbaguna untuk Ngantor & Travel, Thule Subterra 2 26L Jawabannya!
Home & Living
Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Praktis dan Muat Banyak
Pakaian Pria
Rekomendasi Batik Rp 100 Ribuan, Cocok buat Kondangan hingga Meeting Kantor
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
Tema Hari Perempuan Internasional 2026 dan Maknanya, Yuk Pakai Baju Ungu
50 Ucapan Selamat Hari Perempuan Sedunia untuk Sahabat dan Rekan Kerja
Penampilan Sandara Park Usai Dituduh Pakai Narkoba dan Unfollow Park Bom
Sinopsis Master Z: The Ip Man Legacy di Bioskop Trans TV Hari Ini
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
Ramalan Zodiak Cinta 8 Maret: Capricorn Sabar, Pisces Jangan Dengar Gosip













































