5 Fakta Transgender Pertama Jadi Senator dalam Sejarah AS

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 05 Nov 2020 09:37 WIB
Sarah McBride Sarah McBride, transgender perempuan pertama yang terpilih sebagai senator dalam sejarah AS. (Foto: Instagram/@sarahmcbride)
Washington D.C. -

Amerika Serikat akhirnya memiliki seorang senator transgender dalam sejarah 244 tahun negara adikuasa tersebut. Pencapaian ini dianggap sebagai bukti bahwa siapa saja dapat berkontribusi positif bagi masyarakat terlepas dari orientasi seksualnya.

Sarah McBride, demikian namanya, memenangkan bangku senat untuk negara bagian Delaware dalam pemilihan yang digelar berbarengan dengan pilpres AS 2020, Selasa (3/11/2020). Ia mewakili Partai Demokrat, partai yang mencalonkan Joe Biden sebagai presiden di Pilpres tahun ini.


Berikut fakta-fakta seputar Sarah McBride, transgender perempuan pertama yang terpilih sebagai senator di AS.

1. Menang Besar

Menurut perhitungan Delaware Department of Elections, perolahan suara untuk wakil dari Partai Demokrat ini mencapai 73 persen. Ia berhasil mengalahkan rivalnya, Steve Washington dari Partai Republik.

Seperti dikabarkan CNN, kemenangan ini lantas menjadikan Sarah McBride senator pertama di AS yang telah terbuka kepada publik sebagai seorang transgender.

"Saya berharap momen ini bisa menunjukkan kepada anak-anak LGBTQ bahwa demokrasi kita juga bisa mengakomodasi mereka," tulis Sarah di Twitter saat menanggapi kemenangannya.

Ia lalu mengatakan, penanggulangan wabah virus Corona akan menjadi fokusnya untuk saat ini sebagai senator. "Sementara Delaware masoh menghadapi krisis COVID-19, Ini saatnya untuk berinvestasi pada kebijakan yang akan membuat perubahan bagi keluarga pekerja yang terdampak," katanya.

Atas kemenangan Sarah, Steve pun memberi ucapan selamat. "Semoga McBride sehat dan dia bisa bekerja dengan baik. Mari kita bersatu untuk negara ini," katanya.

[Gambas:Instagram]




2. Transgender Sejak 2002


Terlahir sebagai pria, Sarah McBride diketahui memutuskan untuk menjadi seorang transgender perempuan saat menjabat sebagai ketua mahasiswa American University.

Sejak itu, ia mulai terlibat aktif di dunia advokasi komunitas LGBTQ. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris pers untuk organisasi Human Rights Campaign.


3. Aktivis

Sebagai seorang transgender dan aktivis LGBTQ, Sarah McBride mengaku ingin menjadi wakil dari kaumnya yang sering dijadikan bahan candaan atau bullying.

"Aku tahu seberapa besar dampaknya untukku sebagai orang muda yang kesulitan mencari tempat di dunia. Ketika tumbuh desa, tidak ada contoh sesuatu yang seperti ini," ujar wanita dari Partai Demokrat itu dilansir Buzzfeed.

[Gambas:Instagram]




4. Magang di Gedung Putih

Sebelum menjadi senator, Sarah McBride pernah mengabdi sebagai staf magang di Gedung Putih semasa kepresidenan Barack Obama pada 2013. Ia juga pernah dipilih sebagai salah satu orang yang berpidato di Democratic National Convention 2016. Sarah pun menjadi transgender pertama yang mendapatkan kesempatan tersebut.

5. Ukir Sejarah

Alphonso David, presiden Human Rights Campaign, mengatakan bahwa McBride "tak hanya mengukir sejarah untuk dirinya tapi juga komunitasnya secara keseluruhan."

"Dia memberi suara bagi kaum yang termarjinalkan sebagai wakil dan penasihat. Kemenangan ini, sesuatu yang sudah saya harapkan dari awal, menunjukkan bawah semua orang bisa menggapai impiannya, tak peduli itu apa identitas gender atau orientasi seksualnya," kata David.

(dtg/dtg)