Biden Vs Trump, Ini Beda Gaya Jas 2 Capres AS di Pilpres 2020

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 05 Nov 2020 05:45 WIB
FILE - This combination of Sept. 29, 2020,  file photos shows President Donald Trump, left, and former Vice President Joe Biden during the first presidential debate at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. Amid the tumult of the 2020 presidential campaign, one dynamic has remained constant: The Nov. 3 election offers voters a choice between substantially different policy paths. (AP Photo/Patrick Semansky, File) Donald Trump vs Joe Biden di pilpres AS 2020. Untuk urusan setelan dan jas, siapa pemenangnya? Foto: AP Photo/Patrick Semansky
Washington D.C. -

Bagi banyak orang, busana Donald Trump dan Joe Biden mungkin tampak sama: setelan formal lengkap dengan jas dan dasi. Namun, bila diamati lebih dekat, terdapat perbedaan mencolok di antara keduanya. Untuk urusan setelan jas, siapa pemenangnya?

Mari melihat busana milik sang petahana terlebih dulu. Menurut Hope Hicks, juru bicara kampanye Trump, bosnya selama ini memakai setelan yang dibuat khusus oleh Brioni, sebuah label eksklusif asal Italia yang khusus membuat setelan formal.

Donald Trump juga diketahui memesan jas dari Martin Greenfield Clothiers. Nama yang satu ini memang telah menjadi andalan beberapa orang nomor satu di AS, sebut saja Presiden Barack Obama dan Bill Clinton.

President Donald Trump arrives to speak at a rally at Xtreme Manufacturing, Sunday, Sept. 13, 2020, in Henderson, Nev. (AP Photo/Andrew Harnik)Presiden AS Donald Trump (Foto: AP Photo/Andrew Harnik)

Meski ditangani oleh ahlinya, setelan jas yang membungkus tubuh bongsor Donald Trump malah meninggalkan kesan sebaliknya. Di media sosial, muncul komentar seperti: "Pakaian Trump terlihat hanya cocok untuk orang miskin" dan "Untuk seorang yang kaya seperti Trump, seharusnya dia memakai jas yang dijahit khusus."

Dari mata profesional pun sepakat bahwa setelan Donald Trump ill-fit alias kebesaran. Pilihan tersebut juga mencerminkan karakter sang pemakai yang selalu ingin menjadi pusat perhatian.

"Melihat kepribadiannya, Trump seolah ingin semua penampilannya serba mengesankan. Semakin besar jasnya, semakin kecil kemugkinan Anda mengabaikannya," kata Jatin Vengurlekar, desainer Montagio, sebuah merek pembuat eksklusif di Sydney, kepada Fairfax Media seperti dikutip Sydney Morning Herald.

Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden ]is seen on a video screen as he participates in a CNN town hall moderated by Anderson Cooper in Moosic, Pa., Thursday, Sept. 17, 2020. (AP Photo/Carolyn Kaster)Joe Biden (AP Photo/Carolyn Kaster)

Disebutkan pula bahwa simpul dasi Trump terlalu kecil dengan panjang yang berlebihan (melewati sabuk celana).

Analisa senada diungkapkan oleh Fresh, seorang penjahit sekaligus desainer yang berbasis di Los Angeles. Selain terlalu besar, jas Donald Trump memiliki bahu yang terlalu mengotak. "Potongan ini menciptakan lebih banyak ruang di dada, sehingga membuatnya lebih mudah kusut," kata dia kepada The Huffington Post.

Lain halnya dengan Joe Biden yang dianggap memakai jas dengan potongan yang pas di tubuhnya. "Jas yang dikenakan Biden fokus pada bagian bahu, sehingga potongan bagian dada dan lengan jatuh lebih pas," ungkap Fresh.

Untuk urusan celana, tampaknya Trump harus menerima kekalahan lagi. "Celana Trump terlihat besar di bagian paha, lutut, dan betis," kata Fresh. Hal itu membuat potongan celana bagian kanan dan kiri terlihat menyatu saat Trump berdiri. "Padahal, celana yang baik bukan yang terlihat menyatu seperti itu."

Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden points toward President Donald Trump during the second and final presidential debate Thursday, Oct. 22, 2020, at Belmont University in Nashville, Tenn. (AP Photo/Morry Gash, Pool)Joe Biden vs Donald Trump di debat pertama capres AS 2020. Foto: AP/Morry Gash

Adapun celana Biden terlihat lebih ramping, dengan ujung celana yang tidak menutupi sebagian sepatu. Saat Biden bergerak, Biden tetap memperlihatkan sepatunya secara utuh tanpa berlebihan.

Tak hanya celana yang terlihat lebar, panjang celana Donald Trump juga sampai menutupi sebagian sepatunya. Efeknya, celana pria 74 tahun itu terlihat tak sesuai dengan ukurannya.

Poin plus bagi Joe Biden dalam hal styling. Fresh memuji detail saku pada kantong jas mantan Wakil Presiden AS itu. Menurutnya, sentuhan tersebut membuat Biden yang saat ini berusia 77 tahun tampak lebih segar dan punya selera gaya yang berkelas.

Pemilihan Presiden Amerika: Trump dan Biden mengelak dari pertanyaan di forum tanya-jawabFoto: BBC World
(dtg/dtg)