Lulusan SD Pura-pura Jadi Dokter, Sempat Bekerja di 16 Rumah Sakit

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 15 Sep 2020 13:30 WIB
Unknown red-bearded doctor and patient woman discussing current health examination while sitting and using tablet computer in clinic, close-up. Medicine concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/andrei_r
Jakarta -

Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, pria bernama Dr. Veeragandham Teja sudah bekerja di 16 rumah sakit swasta. Tak hanya itu, ia juga pernah membuka perkemahan medis dan melakukan banyak voluntir selama pandemi Corona. Punya pengalaman kerja yang luar biasa, ada satu kekurangan dari Teja. Ternyata pria asal India tersebut adalah seorang penipu yang berpura-pura menjadi dokter.

Veeragandham Teja bekerja sebagai dokter selama empat tahun sebelum kedok aslinya terungkap. Sebelum tertangkap memalsukan lisensi untuk menjadi pelayanan kesehatan, istrinya sempat melaporkan pria itu dengan tuduhan kekerasan mental dan fisik. Setelah mendapatkan laporan kasus-kasus lain, polisi menemukan bahwa ia telah membuat berbagai macam kebohongan selama bertahun-tahun.

"Orang ini sangat pintar. Jika dia bertemu seseorang, dia akan mencari tahu apa yang disukai dan tidak disukainya lalu bersikap berdasarkan itu. Bahkan ketika ditangkap di Bengaluru karena berbohong dan berpura-pura jadi petugas kepolisian, dia berhasil mengamankan identitasnya sebagai seorang dokter," kata polisi dilansir Indian Express.

Sebelumnya Teja pernah ketahuan berpura-pura jadi polisi dan menggunakan kendaraan kepolisian karena mengaku anak dari polisi senior. Entah bagaimana ia bisa keluar dari kasus tersebut. Tidak kapok, setelah itu Teja malah berpura-pura jadi dokter hingga bisa bekerja di sejumlah rumah sakit terkenal. Pria tersebut dikatakan memang punya kemampuan medis dasar yang dipelajarinya ketika magang sehingga tidak ada yang mencurigai.

Namun ketika tertangkap setelah dilaporkan terungkap bahwa semua prestasi Veeragandham Teja adalah palsu. Kenyataannya hanya lulusan kelas 5 SD yang pernah melarikan diri dari rumah di 2015 lalu berpindah-pindah tempat tinggal sejak itu.

Pria yang pernah bekerja menjual air dan makanan kecil di kereta tersebut mulai menjadi penipu setelah bekerja untuk seorang dokter yang menolongnya hingga memberikan SIM dan menyiapkan dokumen-dokumen penting lain. Sayangnya setelah itu, Teja berubah menjadi licik dan mulai meminjam nama dokter tersebut untuk membuat sertifikat-sertifikat palsu.

Kebohongan lain yang terungkap dari pria ini adalah usianya. Mengaku masih 23 tahun, kenyataannya pria tersebut sudah berusia lebih tua. Teja juga soal pernah menyembuhkan pasien COVID-19. Kalau bukan dilaporkan oleh istrinya, entaha kebohongan apa lagi yang dibuatnya.

(ami/ami)