Viral Cerita Haru Juara Olimpiade Gagal Lolos SNMPTN, Endingnya Keren

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 03 Sep 2020 14:50 WIB
rayhan Foto Rayhan. Foto: Dok. pribadi Rayhan Danendra Wiracalosa.
Jakarta -

Bisa menjalani kuliah di perguruan tinggi negeri merupakan dambaan bagi setiap pelajar tanah air. Apalagi jika pelajar tersebut pernah menjadi juara Olimpiade tingkat dunia. Dalam anggapan banyak orang, juara Olimpiade pasti bisa dengan mudahnya lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Hal itulah yang dirasakan Rayhan Danendra Wiracalosa. Membagikan kisahnya di Twitter, Rayhan mengungkapkan bagaimana perjalanannya sebagai seorang pemegang gelar juara Olimpiade dua kali gagal lolos tes masuk perguruan tinggi negeri.

"Nama gue Rayhan Danendra Wiracalosa. Biasa dipanggil Ocha. Memegang predikat sebagai "Anak Olimpiade" menjadi beban tersendiri untuk mengejar PTN. Apalagi ketika gue gagal dapet Undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dan ini kisah perjalanan gue," tulisnya di akun Twitter @wiracalosa pada 28 Agustus 2020.

Rayhan memulai kisahnya dengan menceritakan bahwa dirinya merupakan peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada 2019. Dia berhasil meraih medali perak OSN fisika. Dia juga mendapatkan kesempatan mengikuti olimpiade internasional di Rusia dan sukses mendapatkan medali perunggu.

Pada saat dia berhasil meraih medali olimpiade sains itu, teman-teman dan guru-gurunya pun berpikir, Ocha bisa dengan mudahnya diterima perguruan tinggi negeri. "Pemikiran itu mungkin nggak salah, tapi nggak sepenuhnya benar," tulis Ocha.

Ocha menulis demikian karena ujian hidup datang menghampirinya. Pada 8 April 2020, saat pengumuman SNMPTN, dia dinyatakan tidak lolos. "Butuh 3 - 4 hari buat move on sampe akhirnya gue bisa nerima kenyataan pahit ini. Seolah-olah seluruh capaian yang udah gue raih itu sia-sia gak ada artinya....Baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah," tulisnya.

Saat berusaha bangkit dari keterpurukan akibat gagal lolos SNMPTN, cobaan hidup kedua datang lagi untuk Ocha. Pada 17 Mei 2020, ayah yang amat sangat dicintainya meninggal dunia.

"Kehilangan PTN? Ok nggak papa karena PTN bisa dicari dengan banyak pintu. Tapi kehilangan papa? Apakah bisa dicari? Nggak," tulisnya.

Ocha pun menjalani hari-harinya dengan pemikiran yang tidak fokus untuk kembali menjalani tes masuk perguruan tinggi negeri Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) . Dan benar saja, pada 14 Agustus 2020, pengumuman SBMPTN dia kembali dinyatakan tidak lulus.

"Kehilangan seorang ayah menjadi tekanan batin terbesar buat gue. Pertama gagal SNMPTN, kehilangan seorang papa, dan gagal SBMPTN. Three times strikes out," tulisnya.

Ocha bersyukur pada akhirnya dia merasakan buah dari kerja kerasnya belajar semasa sekolah. Tidak lama setelah dinyatakan tak lolos SBMPTN, dia mendapatkan undangan jalur prestasi untuk masuk Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Dia juga kemudian mengikuti seleksi SIMAK UI dan dinyatakan lulus untuk masuk jurusan Teknik Mesin UI.

rayhanFoto Ryhan. Foto: Dok. pribadi Rayhan Danendra Wiracalosa.

"Pada akhirnya Tuhan memang adil. Semoga perjalanan gue dapat memotivasi kalian, khususnya yang masih jadi pejuang PTN. Semangat! Tetep inget kalimat terakhir gua," tulis Ocha di akhir kisahnya di Twitter.

Hingga Kamis siang (3/9/2020) tweet dari akun @wiracalosa itu sudah mendapatkan 51.700 Likes, 12.300 Retweets dan 1.080 komentar. Warganet ada yang ikut terharu dan salut pada perjalanan hidup Ocha.

"I feel u but in another way, alhamdulillah endingnya keterima.. lo keren banget. semoga dilancarkan selalu segala urusannya!" kata akun @matylda__b.

"Kamu harus tanggung jawab aku nangis bacanyaaaa. KAMU HEBAT, KAMU KEREN KAMU PANTES DAPETIN ITU. Semoga semua amal ibadah alm Ayah kamu diterima oleh-Nya," ujar akun @woenisss.

"Lo hebat. Lo hebat banget. Malu gue nangis berminggu-minggu cm karena ga dapet prodi yg gue impikan. Lo keren bgt bisa kayak gitu. Makasih udh ngajarin gue banyak hal lewat thread ini. Sehat2 ya sekeluarga," ucap @maulidaaull.

"Ochaa, lo keren, lo hebat, malu gua liat diri sendiri yg ketolak langsung ga punya semangatt idup, langsung ngeluh bangettt sambil nangis nangis, malu gua ga bisa jd seseorg yg pantes ditiru buat adik adik, Wah loo beneran keren jd seorang pemimpin!" timpal akun @enjoying__me.

rayhanFoto Rayhan. Foto: Dok. pribadi Rayhan Danendra Wiracalosa.

Ketika dihubungi Wolipop, Rayhan yang biasa dipanggil Ocha ini mengungkapkan dia sebenarnya baru membuat akun Twitter. Teman-temannya lah yang menyarankan membagikan kisah inspiratifnya ini.

"Saya nggak nyangka, Sejujurnya saya awalnya hanya ingin ngepost di Instagram saya pribadi.Tapi temen-temen saya menyarankan untuk posting di Twitter juga. Bahkan itu jadi first tweet saya. Karena sebelumnya saya nggak pernah main Twitter," ungkapnya kepada Wolipop, Kamis (3/9/2020).

Ia pun baru sadar postingannya viral pada pagi hari setelah mengunggahnya ke Twitter. "Kan saya ngepost itu malem ya (28/8/2020). Besok paginya saya baca tiba-tiba sudah 1000 Likes."

Ocha berharap dengan tweet mengenai perjalanannya masuk perguruan tinggi negeri setelah sebelumnya dua kali mengalami kegagalan ini bisa memotivasi orang yang membacanya. "Karena berjuang di saat kondisi berduka itu benar-benar berat banget," tutupnya.

(gaf/eny)