Cerita Pria Cikarang di Balik Penyedia Jasa Pelukan Berbayar
Dalam unggahan yang viral di Twitter itu, tertulis nama Indocuddle sebagai badan usaha yang sedang membuka lowongan pekerjaan cuddler profesional. Setelah ditelusuri, keberadaan Indocuddle memang benar adanya.
Pendiri Indocuddle adalah Akbar Syaban, lulusan Politeknik Meta Industri Cikarang jurusan Industrial Engineering. "Saya pengin orang-orang Indonesia mempunyai wadah untuk curhat bercerita dan memeluk seseorang," kata Akbar kepada Wolipop detikcom, Sabtu (22/2/2020), tentang alasannya mendirikan Indocuddle.
Foto: iStock |
Lebih dari itu, Indocuddle juga berangkat dari pengalaman pribadi Akbar. Berasal dari keluarga broken home, Akbar pernah merasakan rindunya pelukan hangat seorang ayah.
"Ayah saya ada di Kalimantan dan sejak SD nggak pernah ketemu lagi sampai sekarang saya berumur 23 tahun. Terus ngerasa pengin memeluk seorang ayah tapi bingung mau ke siapa," ungkap pria asal Pati, Jawa Tengah, itu.
Menurut Akbar, pelukan hangat bukan cuma 'obat' untuk mereka yang memiliki masalah broken home. Korban bullying, karyawan dengan tekanan kerja yang tinggi, sampai anak-anak penyandang autisme saat mengalami tantrum juga butuh dipeluk.
Boleh dibilang, jasa seperti ini masih terbilang baru di Indonesia. Sementara di beberapa negara seperti Jepang dan Amerika Serikat, cuddler sudah menjadi sebuah profesi yang lumrah. Tak heran bila lowongan tersebut ramai dibahas netizen Indonesia.
Pelukan hangat untuk keluarga korban penembakan di Selandia Baru. (Foto: Reuters) |
"Indocuddle soft opening di bulan April 2020. Untuk sekarang masih sedang kami kembangkan sistem dan standard operating procedure (SOP) agar klien merasa nyaman," kata Akbar.
Di tengah kesibukannya mengurusi Indocuddle bersama timnya yang terdiri dari tiga orang, Akbar masih bekerja sebagai staf pemasaran di pusat pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus President Special Needs Center Jababeka. Dari situ, kepekaannya terhadap kesehatan mental dan manajemen emosi manusia semakin terasah. "Saya mau hidup ini lebih bearti untuk orang lain dengan membantu orangtua dan anak-anak berkebutuhan khusus," katanya.
Soal lowongan, Akbar mengungkapkan, Indocuddle memang sedang mencari karyawan baru yang memegang gelar S1 psikologi untuk memperkuat tim professional cuddler. Mereka nanti bertugas mendengarkan curhatan klien dan memberi pelukan.
"Bukan konseling ya, lebih seperti menjadi pendengar yang baik dan ada sesi berpelukannya juga. Kalau konseling harus ada izin praktek dan bergelar S2 Psikolog," tambah Akbar yang saat ini timnya terdiri dari tiga orang.
Klien dapat melakukan sesi tersebut di rumahnya atau di kantor Indocuddle yang berlokasi di kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Biayanya Rp 700 ribu per jam untuk sebuah sesi curhat dan berpelukan.
(dtg/dtg)
Kesehatan
Sering Pegal & Kaku Saat Kerja? Lenovo Massage Gun 8 Kepala Ini Jadi Andalan Kaum Jompo
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
Meghan Trainor Tanggapi Sindiran Ashley Tisdale soal Geng Ibu-ibu Toxic
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak













































