Kaesang Kritik Cara S1 Kirim Lamaran, Ini Tips Menulis CV dari Pakar

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 18 Feb 2020 17:18 WIB
Supervisor scolding a subordinate Foto: Thinkstock
Jakarta -

Cuitan Kaesang mengenai email dari seorang pelamar kerja jadi viral. Dalam postingan tersebut, Kaesang mengritik lulusan S1 yang dianggapnya kurang baik dalam mengirim lamaran. Etika dalam mengirim email di lingkup profesional, terlebih untuk CV, pun jadi perbincangan. Meski tidak secara khusus dipelajari, memang ada beberapa aturan tak tertulis dalam menulis CV yang perlu diketahui.

Seorang pelamar yang sedang meminta permohonan kerja memang diharapkan bisa bersikap profesional. Hal ini akan menjadi perhatian para perekrut atau calon manajer bahkan dalam hal mengirim email CV. Hanya langsung mengirim dokumen tanpa ada informasi atau pengenalan diri dalam subyek dan badan email seperti yang dikritik Kaesang pun memang tidak disarankan.

Ramai diperbincangkan di Twitter, sejumlah netizen membagi tips menulis CV. Salah satunya dari wanita bernama Lynda Ibrahim yang menuliskan beberapa pelajaran standar dalam membuat CV yang diambilnya dari sekolah bisnis di AS dan pengalaman sebagai konsultan headhunter. Ia pun menyarankan agar CV dibuat dengan singkat dan efektif.

"Beberapa tahun lalu saya jadi konsultan di salah satu headhunter asing terbesar di Indonesia. Kecuali beberapa yang pernah sekolah bisnis asing, kandidat Indonesia rata-rata tidak bisa buat CV efektif dan ringkes. Saya sering beri contoh CV saya, mungkin karena serius berkarir mereka nggak marah-marah dikasih tahu," tulisnya.

Lynda pun mengurutkan sejumlah tips menulis CV yang patut diperhatikan berikut ini:

1. Sertakan covering letter sebagai salam pembuka sekaligus pengenalan. Baik berupa hardcopy atau softcopy, buatlah surat pengantar pendek untuk mengenalkan diri Anda ke HRD/headhunter.
2. CV cukup satu halaman saja kecuali memang Anda punya sejarah panjang dalam karier dan pendidikan, contohnya seorang CEO.
3. Ambil pendidikan formal tertinggi untuk ditampilkan dalam sejarah akademis, misalnya SMA dan universitas.
4. Tuliskan prestasi dan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan yang dilamarkan.
5. Tuliskan kecakapan bahasa beserta tingkat kefasihannya. Misal: Indonesian: Native, English: Fluent, French: Passive, dll
6. Jelaskan identitas diri dalam dunia profesional di bawah nama di bagian atas. Lynda mencontohkan, 'I'm a business graduate majoring in International Marketing seeking to grow a rewarding brand management career in a multinational FMCG company'.

Selain tips menulis CV dari Lynda, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengirim dan membuat sebuah permohonan lamaran kerja dari sejumlah pakar di berbagai sumber.

Subjek Email yang Tepat
Cara membuat CV online yang perlu diperhatikan adalah memasukkan subjek email. Ketika mengirim lamaran via email, pastikan jika Anda tidak lupa mencantumkan judul pada bagian tersebut. Umumnya judul itu dipergunakan untuk menjelaskan posisi apa yang ingin dilamar. Agar lebih menarik mata perekrut dan mudah diingat serta dicari, Anda bisa menaruh nama jabatan yang dilamar saja dan nama lengkap.

Menunjukkan Kemampuan
Dalam CV atau lamaran, perhatikan pula apakah Anda sudah tergambar sebagai orang yang bisa memberikan kontribusi pada perusahaan. Pastikan jika pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi, serta kepribadian yang dimiliki membuat Anda terlihat sebagai orang yang bisa memecahkan masalah. Hindari hanya mendeskripsikan diri dengan kata-kata klise seperti pekerja keras atau bertanggung jawab namun tidak mencantumkan pengalaman terkait sifat tersebut.

Mengikuti Instruksi
Cara membuat CV lamaran kerja memang tidak terpaku pada aturan-aturan baku. Namun salah satu hal yang perlu dihindari adalah tidak mengikuti persyaratan yang sudah diinformasikan. Misalnya jika dalam iklan lowongan kerja pelamar diminta mencantumkan foto terbaru tapi diabaikan. Perekrut pun bisa menganggap jika si pelamar sudah sulit mengikuti aturan kecil sejak awal, apalagi nanti jika diberi aturan berat.

CV dan Lamaran yang Stand Out

Ketika memilih calon karyawan, para perekrut menilai dari berbagai aspek tak cuma dari sisi akademis. Meski Anda tidak terlalu pintar atau berpengalaman, Anda bisa saja menarik perhatian dan membuat perekrut 'jatuh cinta' dengan format CV dan lamaran yang meyakinkan.
Karena itu, jika bisa ambil hati perusahaan dengan mengirim CV dan lamaran yang unik dan stand out. Salah satu tips membuat CV menarik misalnya dengan format gambar atau lamaran dengan penyampaian seperti puisi. Sesuaikan pula format CV atau surat lamaran berdasarkan minat atau bidang yang ingin dilamar.


Simak Video "Antusiasme 12 Asdos Bareng Maudy Ayunda di d'Youthizen"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)