Cara Membuat Abstrak yang Perlu Diketahui Mahasiswa

Sudiarto Putra - wolipop Kamis, 21 Nov 2019 06:30 WIB
Cara Membuat Abstrak. Foto: ist. Cara Membuat Abstrak. Foto: ist.

Jakarta - Abstrak adalah penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga dapat menjelaskan secara singkat kepada pembaca. Lalu bagaimana cara membuat abstrak yang benar?

Membuat abstrak merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Cara membuat abstrak sendiri mempunyai kaidah dalam penulisannya.


Hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam menentukan isi dari karya tulis yang dibuat atau sebagai penggambaran terkait dengan keseluruhan penelitian pada skripsi yang akan dibuat. Abstrak merupakan salah satu unsur penting dalam struktur penulisan.


Pengertian Abstrak

Secara umum, Abstrak merupakan tulisan sederhana yang tidak terlalu panjang penyajian kembali secara cepat, singkat, padat, dan mudah dipahami oleh pembaca merupakan salah satu bagian penting dalam menyusun karya tulis ilmiah.

Abstrak merupakan sebuah intisari ringkas mengenai isi karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, disertasi, atau laporan/jurnal hasil penelitian. Karya tulis ini merupakan salah satu hal yang menonjol pada sebuah karya tulisan ilmiah. Penyajiannya diletakkan pada bagian pertama sebuah karya tulis. Penulisan abstrak akan sulit dilakukan jika dikerjakan di awal kegiatan penulisan karya ilmiah. Lebih baik penulis menulisnya jika sudah memahami secara keseluruhan isi karya tulis ilmiah.

Bagaimana langkah-langkah yang harus dikerjakan saat membuat abstrak. Berikut penjelasan yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Dalam pembuatan abstrak yang benar dan sesuai dengan kaidah terdapat kaidah umum yang harus dipenuhi oleh para peneliti dalam cara membuat abstrak. Hal ini diharapkan oleh orang yang menjadikan penelitian kamu sebagai rujukan dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Berikut tips untuk menulis abstrak yang harus kalian tahu:

1. Latar Belakang

Kaidah yang harus dipenuhi saat membuat abstrak adalah dengan memasukkan latar belakang dari permasalahan serta latar belakang yang dihadapi oleh peneliti. Adanya latar belakang membantu mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan penelitian yang dilakukan.

2. Metode

Menjabarkan secara ringkas dan padat jenis metode penelitian apa yang dilakukan dalam penelitian. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara dan langkah yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

3. Hasil Penelitian

Menjabarkan hasil penelitian yang dilakukan menjadi kaidah yang harus dijabarkan terkait dengan peneliti yang dilakukan. Jelaskan secara umum saja.

4. Kesimpulan

Kesimpulan menjadi penutup dalam kaidah cara membuat abstrak yang bak. Dengan melampirkan kesimpulan dapat diketahui bahwa penelitian yang telah dilakukan apakah dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

5. Berikan Kata Kunci di Akhir Paragraf

Kata kunci pada penelitian berguna untuk memudahkan pencarian secara online, kata kunci dapat dipilih dari kata-kata yang ada pada judul penelitian.

Berikut adalah cara membuat abstrak yang baik dan benar. Sehingga, orang yang membaca abstrak yang telah kamu buat dapat dengan mudah dipahami. Beberapa hal yang perlu dipahami dalam membuat abstrak.

1. Jumlah Kata

Cara penulisan abstrak pertama dalam penulisan kata maksimal adalah 150 kata. Jumlah ini merupakan aturan umum yang perlu dipahami oleh setiap peneliti. 150 bukan jumlah yang mutlak terpenuhi. Namun, aturan yang berlaku di Indonesia saat ini jumlah yang digunakan dalam penulisan abstrak adalah berkisar antara 100 sampai 150 kata.

2. Jarak Antar Baris

Selanjutnya kita harus mengetahui spasi penulisan antar baris dalam cara membuat abstrak adalah spasi 1 (single spacing). Hal ini bertujuan untuk memadatkan abstrak yang dibuat serta dapat mencakup abstrak bahasa Indonesia dan abstrak bahasa Inggris dalam satu halaman.

3. Penulisan Bahasa Asing

Penggunaan bahasa asing dalam abstrak harus dicetak miring dalam penulisannya. Tidak hanya mencakup bahasa Inggris saja tetapi juga bahasa ilmiah yang akan ditulis dengan penulisan abstrak.

4. Jumlah Paragraf

Setiap membuat abstrak terdiri dari tiga paragraf.

Pertama memuat: judul penelitian, rumusan masalah, latar belakang dan tujuan penelitian.

Kedua memuat: metode penelitian, teknik analisa data, landasan teori.

Ketiga memuat: hasil atau kesimpulan yang diperoleh dari penelitian.

5. Bahasa

Dalam penulisan Abstrak Bahasa yang digunakan adalah bahasa induk dan bahasa global.

6. Kata Kunci

Abstrak diberikan kata kunci yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Jumlah kata kunci yang diberikan sekitar 3 sampai 5 kata yang dipisahkan dengan tanda koma (,).

7. Penulisan Singkat, Padat, dan Jelas

Penulisan abstrak yang akan dibuat perlu menulis abstrak dengan singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar jumlah kata yang digunakan tidak boros. Serta, poin yang ingin dibahas pada setiap paragraf tidak keluar dari penulisan abstrak yang baik dan benar.

Berikut beberapa contoh abstrak yang bisa dijadikan referensi dalam membuat abstrak yang baik dan benar.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
LOKASI CONTOH DAN TITIK PENGAMATAN GEOLOGI
STUDI KELAS GEOLOGI LEMBAR NANGAPINOH,
KALIMANTAN BARAT
Oleh
IRSAN WIDYAWAN (01103002)

Sistem Informasi Geografis Lokasi Contoh dan Titik Pengamatan Geologi Studi Kasus Geologi Lembar Nangapinoh, Kalimantan Barat merupakan suatu sistem yang bersifat keruangan dan membantu memberikan serta menyajikan informasi mengenai hasil survey penelitian geologi yang dilakukan di kawasan Nangapinoh. SIG ini disertai data pendukung yang berguna untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan dari kawasan Nangapinoh. Selain itu, SIG ini membantu staf telmik yang ada di Pusat Survei Geologi (PSG) untuk mengelola informasi geologi.

Pembuatan SIG ini menggunakan cara pengumpulan data dengan mengambil data di PSG, mewawancara pembimbing lapangan, studi literature yang mendukung penyelesaian masalah serta Unified Modelling Language (UML) untuk perancang perangkat lunaknya disertai juga pengujian perangkat lunaknya. Software yang digunakan untuk membangun SIG ini yaitu menggunakan Visual Basic 6.0, ArcView .3.3, Microsoft Access 2003 sena Map Objects 2.4

Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis (SIG) , keruangan, penelitian, Pusat Survei Geologi, Unified Modelling Language.








Simak Video "Mantap! Limbah Paralon Disulap Jadi Miniatur Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)