Najwa Shihab Ungkap Tantangan Pemimpin Wanita: Jadi Korban Seksisme

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 28 Agu 2019 16:30 WIB
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra

Jakarta - Masalah dalam menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga masih menjadi tantangan banyak wanita. Merasa tidak bisa menjalani keduanya, tak sedikit dari mereka yang terpaksa memilih salah satunya. Jurnalis sekaligus pebisnis Najwa Shihab pun ingin meyakini wanita bisa melakukan keduanya. Dalam 'keynote speech' yang disampaikannya, Najwa pun mengungkap perjalanan dan pesannya sebagai pengusaha wanita.

Najwa Shihab menjadi pembicara dalam 'Global Conference on Women and Entrepreneurship' yang diadakan Alibaba Group dan Lazada Indonesia. Bertema 'The World She Made', ia pun menyampaikan pandangannya mengenai peran wanita dalam kepemimpinan dan wirausaha.

Sebagai pendiri Narasi TV, pembawa acara 'Mata Najwa' tersebut mengaku mendapat sejumlah merasakan sulitnya menjadi pebisnis. Ia pun melihat jika wanita masih menemukan banyak halangan dalam menjadi pengusaha atau untuk naik sebagai pimpinan.


Menurut ibu satu anak tersebut, salah satu masalah wanita sebagai wirausaha adalah sulitnya mendapat dukungan dana. Ia pun merasa beruntung dengan semakin banyaknya investor wanita, seperti Melinda Gates. Karenanya, wanita yang akrab disapa Nana ini menyerukan kepada sesamanya untuk saling membantu.

Najwa Shihab Ungkap Tantangan Pemimpin Wanita: Jadi Korban SeksismeFoto: Rahmi Anjani/Wolipop
"Masih banyak pria yang tidak mau mengakui peran kepemimpinan seorang wanita. Wanita harus bekerja ekstra keras untuk dianggap serius. Banyak wanita jadi korban seksisme (kebencian terhadap seseorang bergantung jenis kelamin) dari kolega bahkan keluarga yang membuat mereka ragu dan insecure untuk mencapai kapabilitas tertinggi. Makanya penting untuk wanita saling membantu wanita lain," ungkapnya di kantor Lazada, Capital Place, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, (28/8/2019).

Dan itulah yang menjadikan seorang wanita kuat menurut Nana. "Wanita kuat adalah wanita yang bukan hanya bisa sukses tapi mendukung wanita lain," tambahnya.

Menjadi seorang pemimpin kadang tidak mudah bagi wanita karena kecenderungan mereka untuk takut gagal. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan wanita masih dipandang dengan stereotipe klise yang belum tentu benar. Hingga kini hasil kerja wanita pun masih sering dikesampingkan sedangkan kehidupan pribadi mereka justru dikedepankan. Satu-satunya solusi adalah dengan mengubah pandangan klise tersebut dengan menunjukkan diri.

"Dari pada melawannya, ubah pandangan-pandangan klise tersebut. Kerja keras wanita sering dipandang sebagai sesuatu yang egois dari pada punya visi, ambisi dinilai arogan, ketika menyatakan opini bahkan dijauhi sesama wanita," kata Nana.

"Kita harus maju dan membantu mereka yang masih kesulitan untuk mendorong mereka mencapai potensi terbaik," saran Nana.

Simak Video "Kunci Jadi Perempuan Sukses Menurut Najwa Shihab"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)