Menyamar, Pewaris Disney Temukan Sisi Gelap Disneyland

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 18 Jul 2019 10:51 WIB
Abigail Disney (Foto: Michael Kovac/Getty Images) Abigail Disney (Foto: Michael Kovac/Getty Images)

Hollywood - Disneyland menjadi tempat liburan impian banyak orang. Tak hanya anak kecil, banyak orang dewasa yang mengimpikan bermain di 'rumah' Mickey Mouse tersebut. Namun yang sering dikatakan sebagai tempat paling bahagia di dunia itu ternyata menyimpan sisi gelap. Tak diketahui banyak orang jika para pekerjanya tidak digaji dengan pantas hingga mencari makanan dari tempat sampah.

Hal tersebut terungkap setelah pewaris Disney Abigail Disney menyamar dan melihat kondisi kerja Disneyland yang sebenarnya. Dalam sebuah wawancara dengan Yahoo, Abigail mengaku mendapat pesan dari Facebook dari seorang pekerja lalu memutuskan untuk mengecek kebenarannya.

Setelah 'turun ke lapangan' baru lah Abigail melihat bagaimana sejumlah pekerja tidak bisa menahan tekanan karena bekerja dengan upah sedikit padahal harus selalu menunjukkan wajah bahagia.

"Setiap orang yang aku ajak bicara mengatakan, 'Aku tidak tahu bagaimana mempertahankan wajah senang dan hangat ketika aku harus pulang ke rumah dan mencari makanan dari tempat sampah orang lain," kata Abigal yang merupakan cucu dari Roy 0. Disney, salah satu pendiri The Walt Disney Company.

"Aku sangat marah ketika aku datang ke sana karena karena kakekku mengajarkanku untuk menghormati orang-orang ini yang mengambil tiketmu, menuangkanmu soda. Orang-orang ini juga bagian dari kesuksesan," tuturnya.

Masalah yang ditemukan Abigal adalah pekerja-pekerja tersebut tidak digaji dengan baik. Ia pun mengritik CEO Walt Disney Bob Iger yang dianggap tidak bisa memberi penghasilan pantas. Padahal Bob sendiri menghasilkan $66 juta (Rp 992 miliaran) per tahun dan gajinya di 2018 adalah seribu kali dari upah rata-rata pekerja Disney.

Abigail pun telah mulai bergerak sendiri untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Disneyland. Ia dan beberapa orang terkaya Amerika dikatakan telah menandatangani surat untuk meminta kenaikan pajak yang dananya akan digunakan untuk mendanai energi bersih, perawatan anak universal, dan infrastruktur.

"Aku punya lebih dari cukup. Dan jika kamu dapat $1 miliar (Rp 13,9 triliunan), tidak ada satu hal di dunia yang kamu tidak bisa beli," ungkap Abigail.



Simak Video "Wah! Kerennya Pameran ‘Coco’ di Mexico City"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)