Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Terbongkar! Modus Pegawai Pakai Foto Wajah Padahal Bolos Kerja

Vina Oktiani - wolipop
Kamis, 11 Des 2025 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Trik Pegawai Bolos Kerja
Foto: via SCMP
Jakarta -

Sistem absensi yang dianggap sederhana ternyata bisa menjadi sumber masalah besar. Hal ini terlihat dari kasus di China, saat seorang staf komite lingkungan ketahuan menggunakan foto wajah cetak untuk menggantikan absensi beberapa orang sekaligus.

Melansir SCMP, menurut laporan Wenzhou City Daily, tindakan curang ini terungkap setelah seorang warga bermarga Li melaporkan aksi tersebut kepada pihak berwenang. Ia menyebut bahwa sekretaris komite, yang juga bermarga Li, diduga memimpin sekelompok staf untuk memanipulasi sistem. Mereka mencetak wajah rekan kerja di atas kertas, memotongnya, lalu menjadikannya masker sederhana agar dapat melakukan absensi untuk orang lain.

Kejadian tersebut menambah daftar panjang penyalahgunaan teknologi absensi di tingkat komite lingkungan. Organisasi tersebut sendiri merupakan struktur administratif terendah di wilayah perkotaan China. Meskipun menjalankan tugas publik, para pegawainya bukan pegawai negeri dan hanya menerima tunjangan, bukan gaji resmi pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah praktik tersebut terbongkar, reaksi publik di media sosial sangat keras. Banyak yang menilai tindakan itu sebagai bentuk kecurangan yang merugikan masyarakat dan tidak boleh dianggap sepele. Beberapa netizen menyebut bahwa pelaku seharusnya diberhentikan dan diproses secara hukum, mengingat banyak orang yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan.

Tak sedikit pula yang membandingkan kejadian ini dengan budaya kerja 996, bekerja 12 jam per hari selama enam hari seminggu, yang dirasakan pekerja swasta. Mereka menilai bahwa ketidakadilan antara jam kerja keras dan kecurangan absen seperti ini membuat masyarakat semakin frustrasi. Di sisi lain, ada pendapat yang menyebut bahwa sistem absen ketat kurang sesuai untuk staf komite yang sering bekerja di luar kantor.

ADVERTISEMENT

Setelah kasus ini viral, banyak yang mempertanyakan tentang bagaimana mungkin sistem pengenal wajah bisa ditipu hanya dengan masker kertas. Menurut laporan pada 2022, foto cetak murah seharga 10-40 yuan (sekitar Rp 24 ribu - Rp 93 ribu) memang bisa menipu beberapa mesin pengenal wajah beresolusi rendah. Ada pula warganet yang mengatakan bahwa masker bergambar wajah dapat melewati sistem serupa jika perangkatnya tidak menggunakan teknologi canggih. Kasus ini telah dilaporkan ke tingkat pemerintah yang lebih tinggi pada Oktober.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads