Ini Sosok Wanita di Balik Gambar Pertama Black Hole

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 11 Apr 2019 19:10 WIB
Foto: Facebook Katie Bouman Foto: Facebook Katie Bouman

Jakarta -

Kebenaran akan adanya 'black hole' telah diperjelas dengan sebuah gambar. Untuk pertama kalinya, sebuah foto menunjukkan wujud lubang hitam yang dikatakan memiliki gravitasi terkuat di alam semesta itu. Foto yang mencetak sejarah tersebut pun tercipta salah satunya berkat peran seorang ilmuwan komputer bernama Katie Bouman. Hal ini tentu merupakan prestasi untuk wanita 29 tahun ini.

Foto pertama black hole dirilis beberapa waktu lalu mungkin terlihat samar. Namun gambar bulatan berisi debu dan gas yang terletak 500 juta triliun km dari bumi itu adalah sebuah kemajuan besar. Gambar tersebut didapatkan dengan algoritma yang dibantu dikembangkan oleh Katie Bouman. Tentu Katie sangat bangga dengan pencapaiannya yang juga dipamerkan di media sosial ini.

"Melihat dengan ketidakpercayaan saat foto black hole pertama yang pernah dibuat dalam proses direkonstruksi," tulisnya di Facebook.

Katie Bouman mulai membuat algoritma untuk menciptakan foto pertama black hole tersebut tiga tahun lalu. Ketika itu, ia masih menjadi mahasiswa S2 Massachusetts Institute of Technology (MIT). Katie pun memimpin proyek yang juga didampingi oleh tim dari MIT's Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, the Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, dan the MIT Haystack Observatory ini.

Foto pertama black hole ditangkap dengan Event Horizon Telescope (EHT). EHT sendiri adalah sebuah jaringan dari delapan teleskop yang saling terkait karena algoritma ciptaan Katie.

Beberapa jam setelah gambar black hole terungkap, Katie Bouman langsung jadi sensasi. Namanya pun menjadi trending topic di Twitter dengan sejumlah netizen memberi selamat kepada Katie atas kontribusinya.

Ini Sosok Wanita di Balik Gambar Pertama Black Hole Foto: Facebook Katie Bouman
"Selamat dan terima kasih atas kontribusimu yang besar terhadap kemajuan sains dan manusia. Ini untuk #WomenInSTEM (Wanita dalam sains, teknologi, teknik, dan matematika)," tulis wakil Partai Demokrat New York, Alexandria Ocasio-Cortez.

Meski dipuji banyak orang, Katie tentu tidak sombong dan mengakui semuanya sendirian. Usaha untuk mengambil foto tersebut pun dibantu dengan sejumlah teleskop di sejumlah lokasi dari Amerika hingga Chile dengan lebih dari 200 peneliti. "Tidak ada dari kami yang bisa melakukannya sendiri. Ini berhasil karena banyak orang dari latar belakang yang berbeda," ungkap asisten profesor sains komputer dan matematika di California Institute of Technology tersebutkepadaCNN.

(ami/ami)