Kenalan dengan Hillary Yip, Bocah 13 Tahun yang Sudah Jadi CEO

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 23 Jan 2019 11:26 WIB
Foto: Instagram @minormynas Foto: Instagram @minormynas

Jakarta -

Tampaknya tak ada kata terlalu dini untuk berbisnis. Tengok saja bocah 13 tahun yang sudah mulai buka usaha di usia sangat muda ini. Anak perempuan bernama Hillary Yip tersebut bahkan telah menjadi CEO. Selain sudah bisa berbisnis sejak kecil, Hillary juga inspiratif karena misinya untuk merevolusi cara anak-anak belajar bahasa.

Hillary Yip Ying-hei menemukan sebuah aplikasi bernama MinorMynas di usia 10 tahun. Aplikasi iOS tersebut kini telah diunduh sebanyak 40 ribu kali di 50 negara. MinorMynas berniat untuk membantu belajar bahasa yang bukan bahasa ibu mereka. Remaja asal Hong Kong tersebut terpikir untuk menciptakan aplikasi ini ketika menemukan kesulitan belajar bahasa Mandarin.

"Aku membuat MinorMynas di musim panas 2015 ketika aku belajar bahasa Mandarin di Taiwan. Bahasa China-ku sangat jelek ketika aku pertama kali datang tapi setelah program pertukaran aku melihat betapa aku berkembang dan pengalaman itu menempel padaku," kata Hillary dilansir SCMP.
MinorMynas adalah platform edukasi online yang bermaksud untuk membantu anak-anak belajar bahasa dari mengobrol sambil live video dengan anak semuran mereka. Dengan interaksi langsung tersebut diharapkan anak-anak bisa lebih cepat menangkap bahasa lain.

"Yang menurutku menarik mengenai aplikasi ini adalah koneksi antar anak-anak di luar sana cukup robotik dan tidak banyak yang bisa dilakukan. Sedangkan MinorMynas memberi mereka kesempatan untuk berhubungan dengan anak-anak seusia mereka dan memecah batas budaya,"

"Dunia tidak beroperasi dalam buku teks dan jika anak-anak punya kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan itu dan menggunakannya, makan itu akan lebih berguna lebih dari sesi tutor atau bab lain dalam buku teks," ungkapnya.
"Orang dewasa punya berbagai jenis media sosial dan tidak sulit untuk mereka berbicara dengan orang secara online. Tapi untuk anak, kami tidak punya apa-apa. Kami terjebak dengan sekolah, teman, atau video games. Jadi kita harus menghubungkan anak dalam lingkungan yang aman," tambah Hillary.

Ide cemerlang Hillary tersebut pun telah memenangkannya AIA Emerging Entrepreneur Challenge di tahun 2015. Setelahnya, barulah ide tersebut benar-benar dituangkan menjadi aplikasi setelah sebuah developer tertarik dengan pitch Hillary. Terciptanya aplikasi itu pun tak lepas dari dukungan sang ibu yang merupakan co-founder MinorMynas.
Sebagai seorang pengusaha cilik, Hillary Yip pun memilih Michelle Obama sebagai panutannya. "Aku pikir dia figur yang sangat inspiratif. Aku pikir
adalah sesuatu yang patut dikagumi bahwa dia dulu meninggalkan pekerjaan bergaji tinggi dan bekerja untuk komunitas dan membuat dampak di mana ia tinggal. Kalau bertemu dengannya, aku ingin berkata bahwa ini adalah saat yang menarik di mana wanita sepertiku dan yang lain bekerja untuk membuat dunia lebih baik," tuturnya.

Ia juga punya pesan untuk sesama pengusaha wanita yang ingin sukses berbisnis. "Tidak perlu terganggu dengan pengaruh-pengaruh lain karena pasti ada orang yang mengecilkanmu dan berkata kamu tidak bisa. Apa yang penting adalah bangkit dari kritik. Jika itu berguna jadikan pertimbangan. Jika tidak, hiraukan saja dan lakukan apa yang paling ingin kamu lakukan," kata Hillary. (ami/ami)