Sering Belanja Bayar Pakai Pay Later, Wanita Ini Berakhir Nggak Punya Rumah

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 03 Okt 2020 08:01 WIB
Ilustrasi keuangan atau utang Foto: iStock/ sam thomas
Jakarta -

Punya hobi belanja membuat wanita ini jadi memiliki banyak utang. Wanita asal Inggris ini tak sadar punya banyak utang karena selalu membayar barang belanjaannya dengan pay later atau cara pembayaran yang ditunda.

Wanita 24 tahun itu sering membeli baju di ASOS dengan cara pembayaran dengan pay later menggunakan aplikasi yang disebut Klarna. Wanita bernama Tabby itu meninggalkan utang sebanyak 1.500 poundsterling atau Rp 28 juta.

"Itulah awal dari jalan berbahaya yang membuatku meninggalkan utang sebanyak 1.500 poundsterling, yang memaksaku untuk kembali ke rumah ibuku dan terkena serangan panik," ujar Tabby, seperti dikutip The Sun.

Tabby mengaku sampai pindah dari rumah sewanya karena tidak mampu membayar rumah tinggalnya tersebut. Dengan malu, dia pun pulang ke rumah orangtuanya.

Sudah tidak punya tempat tinggal sendiri, Tabby pun harus menunggak utang yang cukup besar. Tabby yang bekerja menjadi administrasi di sebuah perusahaan itu jadi harus mencari pekerjaan lain.

Ia pun rela menjadi cleaning service hingga babysitter untuk bisa melunasi utangnya. Tapi nyatanya tetap tidak mencukupi. Tabby pun meminjam uang di bank dan ibunya.

Hal tersebut membuat Tabby jadi sangat stres hingga sering mendapatkan serangan panik. Dia pun merasa bersalah dan malu ke orangtuanya.

"Aku merasa sangat bersalah," ucapnya.

Menurut sebuah penelitian di Inggris, sistem pembayaran pay later kini semakin diminati millennial. Namun, ada risiko yang menghantui. Jika tidak bijaksana menggunakannya karena terbuai tidak membayar secara langsung, maka bisa bernasib sama dengan Tabby.



Simak Video "Viral Amplop Nikahan Pelunas Utang, Netizen Ingin Meniru"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)