Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pola Pikir yang Harus Diubah Agar Tak Boros Pakai Kartu Kredit

Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 07 Mar 2017 15:11 WIB
...
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kini kartu kredit umum dimiliki masyarakat urban untuk bertransaksi di keseharian. Meski memudahkan pembelian, bukan rahasia lagi jika fasilitas ini sering mendorong orang untuk lebih boros dalam keuangan. Apalagi untuk para wanita yang hobi berbelanja. Jika tak bisa kendalikan godaan untuk selalu tampil dengan baju atau makeup baru, tagihan bisa membludak di akhir bulan.

Pembelanjaan dengan kartu kredit memang bisa lebih boros karena Anda tidak merasakan sakitnya mengeluarkan uang secara fisik. Anda pun akan berpikir jika uang tidak perlu dibayar sekarang tapi nanti saat gajian bulan depan. Terlebih pada dasarnya kebanyakan orang Indonesia positif menanggapi perekomian.

"Data Nielsen di 2016 menunjukkan bahwa confident index orang Indonesia mencapai angka 101. Artinya Indonesia positif menanggapi perekonomian. Negatifnya orang Indonesia jadi terjebak shopaholic," kata Bung Aldila selaku Head of Consumer Leading PermataBank dalam talkshow yang diadakan di Mall Taman Anggrek beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anda mungkin sudah sering membaca berbagai tips dan trik memanfaatkan kartu kredit agar tak boros. Jika cara-cara itu belum juga berhasil menahan Anda menggesek kartu tampaknya Anda perlu mengubah pola pikir.

Pola Pikir yang Harus Diubah Agar Tak Boros Pakai Kartu KreditFoto: iStock


Psikolog klinis Kasandra Putranto menyarankan agar pemakai kartu kredit melihat fasilitas tersebut sebagai keuntungan bukan uang tambahan. Untuk itu, gunakan kartu lebih banyak untuk mencicil barang atau mendapatkan promo atau diskon tertentu.

"Kalau mau berubah harus perbaiki kinerja otak, caranya dengan ubah pikiran untuk mengubah perilaku atau ubah perilaku untuk ubah pikiran," kata Kasandara.

Pola Pikir yang Harus Diubah Agar Tak Boros Pakai Kartu KreditFoto: Rachman Haryanto


"Jadi, perbaiki cara berpikir, liat kartu kredit bukan sebagai uang tambahan. Harus cerdas apalagi kalu punya lebih dari satu. Ketahui tanggal jatuh tempo. Kalau bisa, pembelanjaan ditunda setelah tanggal jatuh tempo. Pada tanggal-tanggal tertentu bisa di-lock," tambahnya. (dtg/dtg)
...
Hide Ads