Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Panggilan Sayang Jadi Petaka, Istri Gugat Cerai, Disebut 'Chubby' di Kontak HP

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 24 Okt 2025 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Friends group having addicted fun using mobile smart phone - Close up of people hands sharing content on social media network with smartphone - Technology concept with millenials online with cellphone
Foto: Getty Images/iStockphoto/Calvin Chan Wai Meng
Jakarta -

Setiap pasangan mungkin punya panggilan sayang masing-masing - ada yang menyimpan nama pasangan di kontak ponsel dengan sebutan romantis atau jenaka. Namun, ternyata pilihan nama yang kurang tepat bisa berujung serius.

Seperti yang terjadi pada pasangan suami-istri asal Turki ini, yang rumah tangganya berakhir di meja hijau hanya karena satu kata.

Seperti dilaporkan Oddity Central, seorang wanita di Turki menggugat cerai setelah mengetahui bahwa sang suami menyimpan nomornya di ponsel dengan nama 'Tombek'. Dalam bahasa bahasa Turki, tombek berarti 'tembem' atau 'chubby'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini sempat menjadi perbincangan nasional hingga akhirnya pengadilan memutuskan sang suami bersalah. Ia pun diwajibkan membayar kompensasi kepada mantan istrinya atas kerugian materiil dan moral.

Menurut laporan media lokal Haberler, persidangan di kota Uşak mengungkap bahwa sebutan 'Tombek' dianggap merendahkan martabat sang istri dan menciptakan ketegangan dalam hubungan rumah tangga mereka. Dalam gugatan cerai, sang istri menyatakan bahwa julukan tersebut membuatnya merasa dihina dan tidak dihargai sebagai pasangan.

ADVERTISEMENT

Pengadilan akhirnya sepakat bahwa tindakan suami tersebut bisa dikategorikan sebagai bentuk perlakuan merendahkan, bukan sekadar candaan atau panggilan sayang. Keputusan ini pun menjadi preseden hukum baru di Turki, yang membuat banyak orang kini berpikir dua kali sebelum memberi julukan pada pasangannya di kontak ponsel.

Keputusan ini memicu perdebatan panas di media sosial. Ada yang mendukung langkah pengadilan, tapi tak sedikit pula yang menganggap kasus ini terlalu sepele.

"Menjadi chubby bukan hal buruk, dan dipanggil chubby juga tidak selalu menghina. Bisa saja terdengar lucu atau manis," tulis salah satu warganet.

Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa konteks dan rasa hormat dalam hubungan tetap penting.

"Mungkin suaminya tidak bermaksud jahat. Tapi kalau istri merasa tersinggung, ya wajar saja. Hal-hal kecil seperti ini bisa melukai perasaan pasangan," tulis komentar lain.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads