Berencana Menikah? Perhatikan 5 Cara Atur Keuangan agar Bebas Drama

Hanifah Widyas - wolipop Rabu, 25 Mei 2022 19:40 WIB
DANA Foto: Shutterstock
Jakarta -

Jenjang pernikahan adalah salah satu goals yang kerap dicita-citakan oleh setiap pasangan. Tidak jarang, pasangan yang sudah berada di tahap berpacaran kerap kali membayangkan rasanya melangkah ke jenjang yang lebih serius tersebut.

Sayangnya, untuk mencapai jenjang tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan persiapan khusus. Salah satu hal mendasar yang perlu dipersiapkan untuk melangkah ke jenjang pernikahan, yakni manajemen keuangan. Keuangan dapat menjadi bahasan yang tidak nyaman bahkan cenderung sulit untuk pasangan.

Manajemen keuangan menjadi hal krusial dan perlu dipersiapkan oleh setiap pasangan. Hal tersebut perlu dipersiapkan secara matang sebab dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk melangkah ke jenjang tersebut. Bagi kamu yang memiliki rencana melangkah ke jenjang pernikahan, berikut adalah cara mengatur keuangan agar bebas dari kecemasan.

Jangan Malu Berdiskusi soal Finansial dengan Pasangan

Berdiskusi dengan pasangan dapat menjadi salah satu cara untuk menentukan manajemen keuangan terbaik bagi satu sama lain. Setiap orang memiliki cara masing-masing dan sering kali berbeda dalam mengatur keuangan. Selain itu, tidak menutup kemungkinan cara-cara tersebut akan berubah karena perlu menyesuaikan dengan peran dan keadaan.

Mulailah berdiskusi mengenai bagaimana cara menggunakan penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari, dana darurat, serta tabungan jangka panjang. Selain itu, disarankan untuk memisahkan akun keuangan pribadi, pasangan, serta akun keuangan untuk berdua. Hal ini dilakukan untuk tetap melatih kemandirian finansial sehingga menghasilkan manajemen keuangan yang cukup sehat bagi kedua pasangan.

Tetapkan Tujuan Jangka Pendek dan Panjang

Menetapkan tujuan keuangan, baik untuk jangka panjang maupun pendek, dapat membantu memetakan tujuan pasangan di masa depan serta menjaga tanggung jawab satu sama lain. Rencana jangka pendek dapat meliputi peralatan rumah tangga, perbaikan minor rumah, atau pun mengisi dana darurat. Tujuan jangka panjang meliputi tabungan masa pensiun, membeli rumah, atau pun keluarga berencana (memiliki anak).

Cara ini dapat dimulai dengan menuliskan satu per satu tujuan yang diinginkan oleh pasangan. Kemudian tujuan tersebut diurutkan dari skala paling penting hingga tidak terlalu penting. Tujuan yang menempati skala paling penting akan lebih baik jika dijadikan fokus utama oleh pasangan.

Jangan Habiskan Seluruh Uang untuk Pesta Pernikahan

Pernikahan merupakan salah satu sumber terbesar pengeluaran uang bagi pasangan. Hal tersebut dapat membuat individu merasa stress karena harus memikirkan dan mengelola begitu banyak rencana. Pernikahan dapat menghabiskan dana hingga ratusan bahkan miliaran rupiah.

Untuk menjaga manajemen keuangan agar tetap sehat dan stabil, pilihlah pesta pernikahan yang sederhana. Di samping itu, membicarakan anggaran maksimum untuk mengadakan acara pernikahan merupakan hal yang sangat penting. Sisa anggaran dapat digunakan untuk bulan madu, menyicil rumah, atau menabung.

Buat Alokasi Dana Bulan Madu

Selain mengalokasikan dana untuk acara pernikahan, membicarakan alokasi dana untuk berbulan madu tidak kalah penting bagi pasangan. Diskusikan estimasi anggaran maksimal untuk bulan madu dengan mempertimbangkan lokasi, waktu, biaya perjalanan, hingga biaya makan. Jangan sampai anggaran bulan madu membuat keuangan boncos hingga tidak bisa diprioritaskan ke hal lain yang lebih penting.

Meminimalisir Risiko yang Merugikan Finansial

Cara terakhir untuk manajemen keuangan agar bebas dari drama kecemasan adalah meminimalisir risiko yang merugikan finansial. Kerugian finansial dapat ditimbulkan dari kesalahan pengambilan keputusan atau kejadian yang tidak terduga. Beberapa contoh hal yang menyebabkan kerugian finansial, antara lain investasi bodong, kerusakan asset, penipuan, dan inflasi.

Oleh sebab itu, ada baiknya membicarakan secara matang dengan pasangan mengenai keputusan yang akan diambil terkait finansial. Fokuskan pencapaian finansial terhadap prioritas tertinggi yang telah dibuat. Jika ingin menabung dan berinvestasi, lakukanlah di tempat yang sudah terdaftar secara umum supaya terhindar dari stress dan was-was.

Selain itu, pastikan kamu memanfaatkan layanan keuangan digital yang mampu memberikan perlindungan di setiap transaksi. Karena ketika hari pernikahan semakin dekat maka intensitas transaksi keuangan kamu lebih meningkat.

DANADANA Foto: DANA

Agar setiap transaksi makin aman dan nyaman, kamu bisa memanfaatkan dompet digital DANA. Sebab dompet digital tersebut memiliki fitur DANA Protection yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman saat bertransaksi. Tak hanya itu, fitur tersebut pun memiliki sistem keamanan yang canggih dan dinamis.

Selain itu, dompet digital DANA turut menyuguhkan sistem keamanan berlapis yang dilengkapi dengan PIN DANA, Kode OTP dan DANA Viz (untuk verifikasi wajah) yang akan selalu menjaga setiap transaksimu.

Jika terjadi kendala saat bertransaksi pun, DANA sigap membantu. Kamu bisa memanfaatkan fitur Pusat Resolusi 24/7 di aplikasi DANA. Di sini kamu bisa melaporkan kendala yang kamu alami sekaligus melihat progress penyelesaian kendala tersebut. Gak cuma itu aja, kamu juga bisa langsung menghubungi DANA Customer Care 24 Jam lewat fitur ini.

Yang lebih bikin tenang lagi, setiap transaksi kamu di DANA ada Garansi 100% Uang Kembali, tentunya sesuai syarat & ketentuan yang berlaku. Dengan kata lain, DANA Protection bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat kamu memakai dompet digital. Transaksimu makin aman, kamu jadi bisa terhindar dari kecemasan yang tidak berarti dan fokus dengan merencanakan pernikahan.

Gimana, transaksi pakai DANA bikin Bebas Cemas & #BebasDrama banget kan? Yuk download & pakai DANA sekarang!

(ads/ads)